alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b22665c162ec2e00e8b4575/geliat-remitansi-pekerja-migran-jelang-lebaran

Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran

Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran
Petugas menata pecahan dolar Amerika di salah satu gerai penukaran mata uang di Kwitang, Jakarta, Jumat (18/5/2018).
Arus mudik dan perayaan Idulfitri 2018 akan menjadi daya dongkrak yang kuat bagi perekonomian daerah.

Pasalnya, pada momen ini, pengiriman uang dari para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke daerah biasanya akan lebih banyak dibandingkan bulan normal.

Perbankan mencatat, rata-rata remitansi pada momen Ramadan dan Lebaran mampu tumbuh dua digit. Kepala BNP2TKI Nusron Wahid mengatakan biasanya ada peningkatan transaksi hingga 30 persen jika dibandingkan dengan bulan biasanya.

Di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk semisal, biasanya kenaikan transaksi remitansi mencapai 20 persen hingga 25 persen saat Ramadan hingga menjelang Lebaran. Hingga saat ini, total dana yang mengendap khusus dari bisnis remitansi mencapai Rp6 triliun. Mayoritas merupakan tabungan milik Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Dalam siklus tahunan, geliat transaksi remitansi biasanya meningkat dua minggu menjelang Lebaran,” ujar General Manager Internasional BNI Hendri Panjaitan kepada Beritagar, Kamis (6/14).

Namun menurut data Bank Dunia April 2018, transfer uang dari negara lain ke Indonesia sepanjang tahun lalu mencapai 9 miliar dolar AS (Rp125,5 triliun) atau hanya tumbuh 1,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Kendati demikian, kondisi ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun 2016 yang mencatatkan penurunan.

Berdasarkan data, remitansi secara global tumbuh 7 persen menjadi 613 miliar dolar AS. Kenaikan tersebut terutama didorong remitansi ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah yang mencapai 8,5 persen menjadi 429 miliar dolar AS.

Bank Dunia mencatat remitansi ke negara-negara Asia Timur dan Pasifik, yang juga mencakup Indonesia tumbuh 5,8 persen menjadi 130 miliar dolar AS, membaik dibanding tahun sebelumnya yang turun 2,6 persen. Tahun ini, remitansi ke negara-negara kawasan tersebut pun diperkirakan tumbuh 3,8 persen menjadi 135 miliar dolar AS.

Pada tahun 2017 nilai remitansi terbesar dikirim oleh PMI yang bekerja di Arab Saudi 2,76 miliar US dolar atau 31,4 persen dari total remitansi. Kemudian dari Malaysia mencapai 2,72 miliar US dolar atau 30,9 persen.

Remitansi tertinggi pada tahun 2016 sebesar 772 juta US dolar, yaitu pada bulan Maret, naik 1,37 persen dari bulan sebelumnya. Sementara, momen puasa (Juni) remitansi turun 0,3 persen dan pada momen lebaran (Juli) turun 0,9 persen.

Menurut Kepala Bagian Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti penurunan volume remitansi ini terjadi antara lain dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan penempatan PMI formal.

Selain itu, hal ini juga merupakan dampak nyata dari kebijakan penutupan penempatan TKI informal ke kawasan Timur Tengah, maupun faktor terbatasnya peluang kerja bagi tenaga kerja asing di beberapa negara penempatan PMI karena keadaan ekonomi global yang fluktuatif.

Servulus juga mengungkapkan sebagian besar PMI bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) atau pengasuh anak, pekerja pertanian, pekerja konstruksi, dan pekerja pabrik. Kemudian, ada yang bekerja menjadi perawat lansia, pekerja toko, restoran, dan hotel, menjadi supir, serta bekerja di kapal pesiar.

Tahun ini, pengiriman PMI juga mengalami penurunan. Secara bulanan, jumlah PMI yang mengadu nasib di negeri orang hanya sebanyak 19.694 orang per Maret 2018. Angka ini berkurang 2.539, jika dibandingkan dengan pengiriman PMI pada Maret 2017 yang mencapai 22.233 orang.

Laporan Bank Dunia juga menyebutkan, remitansi juga berkontribusi terhadap peningkatan kehidupan jangka panjang bagi pekerja migran dan keluarga mereka. Ini karena, pekerja migran memperoleh penghasilan enam kali lebih tinggi ketika bekerja di luar negeri.

Sekitar 40 persen rumah tangga pekerja migran memanfaatkan penghasilan mereka dari remitansi untuk pendidikan, 15 persen untuk investasi modal usaha, dan lebih dari 20 persen untuk simpanan di rekening tabungan.
Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...jelang-lebaran

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran H-1, volume lalu lintas cenderung menurun

- Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran KTT Donald Trump-Kim Jong Un dan agenda terselubung

- Geliat remitansi pekerja migran jelang Lebaran Terduga teroris Blitar berencana serang polsek dan bank

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di