alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Pilkada /
Pasangan Djarot-Sihar Milik Semua Golongan untuk Keberagaman
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b22568c54c07a39238b4567/pasangan-djarot-sihar-milik-semua-golongan-untuk-keberagaman

Pasangan Djarot-Sihar Milik Semua Golongan untuk Keberagaman

Pasangan Djarot-Sihar Milik Semua Golongan untuk Keberagaman


Kedatangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat - Sihar Sitorus pada saat melakukan kunjungan ke Kota Sibolaga disambut antusias para warga.
Bahkan pasangan nomor urut 2 tersebut menyempatkan diri untuk singgah di Kedai Kopi Bahagia Jl. Imam Bonjol. Kehadiran keduanya sontak menjadi perhatian warga yang tengah beraktivitas disekitar lokasi.
Momen tersebut dimanfaatkan warga untuk bersalaman maupun mengajak pasangan DJOSS ini untuk berfoto bersama. Dengan sabar mereka melayani warga dengan sesekali menyapa dan menanyakan situasi terkini.
Kegiatan Djarot-Sihar tidak hanya berhenti distu saja, usai ngopi, mereka naik becak bermotor keliling Sibolga. Mereka juga berjalan kaki menelusuri lorong-lorong sempit menyapa warga di kota yang berada di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara, Teluk Tapian Nauli tersebut.
“Kami mau sampaikan bahwa Djarot-Sihar milik semua golongan, sahabat semua suku, agama dan ras. Jadi tidak ada istilah di kami, anak tiri dan anak kandung,’’ tegas Djarot
Djarot menyampaikan bahwa selain fokus bidang pendidikan dan kesehatan, infrastruktur menjadi perhatian pasangan Djarot-Sihar. “Infastruktur di Sumut memang menjadi fokus utama dan penanganannya ada tanggung jawab pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Tapi mana jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi kami sudah sepakat harus tuntas dalam tiga tahun,” ujarnya.
Sementara itu Sihar pun ikut menyampaikan bahwa pasangan DJOSS tidak istilah anak tiri dan anak kandung. Dia menceritakan, kemarin dia telah berkunjung ke Barus, Tapanuli Tengah. Ternyata di sana ada tugu Raja Uti, kemudian ada tugu Syekh yang datang ke Sumut pada tahun 600 masehi.
“Inilah tekad kami membangun Sumut dalam keberagaman, tanpa membeda-bedakan. Karena itu mari kita rawat kebersamaan ini dalam keberagaman untuk Sumut lebih baik,” tutur Sihar.
Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di