alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Asa Jesus Melampaui sang Fenomena
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b22539c1854f79b128b4572/asa-jesus-melampaui-sang-fenomena

Asa Jesus Melampaui sang Fenomena

Asa Jesus Melampaui sang Fenomena

JAKARTA, Indonesia—Tak banyak rumput hijau yang mengisi lapangan sepak bola yang berlokasi di kompleks sebuah penjara militer di penghujung utara Sao Paolo, Brasil itu. Tanah kering dan debu umumnya menjadi ‘alas' lapangan. Terik atau hujan, setiap petang, bocah-bocah tampak asyik menendang si kulit bundar di sana. 

Meskipun tampak seadanya, di lapangan itulah, bocah-bocah dari akademi sepak bola Pequeninos do Meio Ambiente berlatih setiap akhir pekan. Dulu, di antara tebalnya debu dan teriknya matahari, Gabriel Jesus kecil berlarian menggiring bola, menggocek para lawan dan menjebol gawang.  

“Bocah (Jesus) itu seorang superstar. Bola seolah-olah selalu mencari dia ketika berada di area kotak penalti. Dia selalu berada di tempat dan saat yang tepat. Dan, selalu begitu,” kenang José Francisco Mamede, salah satu pendiri Pequeninos do Meio Ambiente, saat mengisahkan pengalamannya melatih penyerang timnas Brasil Gabriel Jesus, seperti dilansir Guardian. 

Menurut Mamede, tak mudah untuk bermain di lapangan ‘busuk’ seperti itu. Para bocah yang ia latih harus terus mengasah ‘sentuhan pertama’ mereka dan berpikir cepat merespons setiap pergerakan bola. Tak terkecuali Jesus. 

“Sepak bola itu sederhana. Tak perlu diperumit. Saya melatih anak-anak sepeti ini: kontrol dan umpan, kontrol dan umpan. Lapangan tanah ini mengembangkan anak-anak menjadi mampu berpikir cepat dan memprediksi arah bola. Jadi, dia (Jesus) akan punya kontrol yang lebih baik ketika bermain di lapangan yang bagus,” ujarnya. 

Kini, Jesus tak lagi menendang si kulit bundar di lapangan tanah dan berlumpur. Lapangan rumput artifisial di Etihad Stadium menjadi medan tempurnya sekarang. Sejak Januari 2017, Jesus diboyong dari Palmeiras dengan banderol sebesar 27 juta poundsterling. 

Meskipun sempat dibekap cedera, tak butuh lama untuk Jesus untuk beradaptasi dan menjadi penggedor jala gawang utama the Citizen. Dengan kecepatan dan kreativitasnya yang mumpuni di luar dan di dalam kotak penalti, Jesus bahkan sempat ‘mengusir’ Sergio Agüero ke bangku cadangan. 

“Saya selalu tahu dia bakal menjadi pemain top. Ketika saya melatihnya, saya memprediksi dia akan menjadi pesepak bola profesional, bermain untuk Brasil dan ditransfer ke luar negeri dengan angka transfer yang besar,” ujar Mamede. 

Sejauh ini, semua prediksi Mamede tentang Jesus memang terbukti benar. Pada musim 2017/2018, Jesus turut berkontribusi besar membawa Manchester City menjadi juara Liga Premier Inggris. Dari 29 laga yang dilakoni, Jesus mencetak 13 gol dan membukukan 3 assist.

Jika dulu Jesus masih merayakan Piala Dunia 2014 dengan mengecat trotoar di jalanan rumahnya di Sao Paolo dengan warna kuning-hijau Selecao, kini pesepakbola berusia 21 tahun itu telah masuk dalam skuat inti tim Samba di Piala Dunia 2018. Bahkan, nomor punggung 9 disiapkan sang pelatih untuknya.

Asa Jesus Melampaui sang Fenomena

Melampaui sang idola
Di Rusia nanti, Jesus punya asa untuk melampaui pencapaian idolanya, si tonggos Ronaldo Nazario da Lima. Di Piala Dunia 2002, Ronaldo yang kerap dijuluki Il Penomeno (sang Fenomena) itu membawa Brasil meraih trofi juara dengan mencetak dua gol di laga final melawan Jerman. Kala itu, Ronaldo dianugerahi sepatu emas sebagai pencetak gol terbanyak. 

Setidaknya perbandingan semacam itulah yang dirasakan rekan-rekan Jesus di timnas. Salah satunya Dani Alves, yang kini bermain di Paris Saint-Germain. “Dia (Jesus) adalah Ronaldo baru. Mereka punya kualitas yang sama, cara bermain yang mirip. Dia akan menjadi salah satu yang terbaik,” ujar Alves seperti dikutip Goal.com. 

Prediksi serupa juga dilontarkan winger Chelsea asal Brasil, Willian. Menurut dia, Jesus bakal terus berkembang dan punya masa depan yang gemillang, baik di level klub maupun di level tim nasional. 

“Tentu saja dia harus belajar banyak dari pemain-pemain di sekeliling dia, tapi saya yakin dia bisa mencapai level itu (Ronaldo). Ronaldo memang fenomenal. Gabriel baru memulai, tapi dia punya masa depan yang cerah jika dia terus mengasah diri,” tuturnya. 

Sebagaimana di Manchester City, di Rusia, Jesus juga bakal jadi pilihan utama Tite, pelatih tim Samba. Terlebih, sejak memulai debut bersama timnas di 2016, Jesus berulangkali menyelamatkan muka Tite. Dalam delapan laga terakhir bersama tim Samba, Jesus sukses lima kali merobek jala lawan. 

Jesus sendiri belum berkomentar banyak soal peluang dan harapannya di Rusia nanti. Namun demikian, sebagaimana diungkapkan saat memulai karier di Manchester City dahulu, Jesus suka dengan tantangan. 

“Hidup saya selalu penuh dengan tantangan. Tapi, itu tak masalah. Pertempuran-pertempuran terberat selalu selalu diberikan kepada pejuang-pejuang terbaik,” ujarnya kala itu. 

—Rappler.com


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Asa Jesus Melampaui sang Fenomena Seberapa Jauh Jarak yang Ditempuh Tim Favoritmu di Piala Dunia 2018? 

- Asa Jesus Melampaui sang Fenomena Ronaldo dan Rahasia Tak Terungkapnya Tetap Moncer di Usia Kepala 3 

- Asa Jesus Melampaui sang Fenomena [INFOGRAFIS] Bola-bola Piala Dunia: Sejarah, Efek dan Kontroversi  

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di