alexa-tracking

Gus Yasin Kongkow Bareng Kaum Muda di Alun-alun Kudus

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b22352056e6af3c558b4567/gus-yasin-kongkow-bareng-kaum-muda-di-alun-alun-kudus
Gus Yasin Kongkow Bareng Kaum Muda di Alun-alun Kudus
Gus Yasin Kongkow Bareng Kaum Muda di Alun-alun Kudus

Kudus, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyempatkan diri menyapa kaum muda dan sejumlah warga yang tengah kongkow di alun-alun Kudus, Kamis (7/6/2018) petang.
Tak lengkap tanpa kopi, dalam obrolan kali ini Gus Yasin, begitu dia akrab disapa, sesekali mencecap kopi dan makan jagung rebus yang dijual pedagang kaki lima di alun-alun.

Dalam kesempatan tersebut, dia hanya sekadar membincang persoalan ringan dengan warga yang ditemuinya.
"Ini sebanarnya tidak ada acara apa-apa, hanya sekadar ngopi, ngobrol bersama saja," kata Gus Yasin.
Saat disinggung perihal selama ini dia keliling Jawa Tengah demi menggaet suara, ada beberapa poin yang ditemukannya untuk membangun Jawa Tengah. Yang terpenting, kata Gus Yasin, dalam membangun Jawa Tengah yakni bisa memberi jawaban atas keluhan warganya.
"Misalnya ada yang menganggur, tapi bukan karena tidak ada pekerjaan. Sekarang banyak pekerjaan, yang dibutuhkan itu kecocokannya. Maka harus dijawab dengan sesuai apa yang dibutuhkan," kata putra ulama kharismatik KH Maemoen Zubaer.

Dia juga akan mengisi sisa-sisa waktu jelang Pilkada pada 27 Juni 2018 mendatang dengan menyambangi warga Jawa Tengah ke berbagai pelosok.
Meski hasil survei dari berbagai lembaga menggunggulkan pasangan Ganjar-Yasin, bukan berarti dia berdiam diri begitu saja sampai hari pencoblosan tiba.

"Untuk menjaring kebutuhan apa yang diinginkan oleh rakyat Jawa Tengah," katanya.
Selain itu, sebagai warga Nahdlatul Ulama (NU), Gus Yasin berharap agar NU tidak dibawa ke arus politik praktis. Dia tak ingin ada klaim NU dukung pasangan yang melenggang pada Pilkada serentak nanti.

"Kalau NU, iya memang momennya Pilkada pasti kompetisi berebut suara NU. Tapi jangan sampai ada klaim NU dukung ini, itu. Biarkan NU jadi orang tua yang membimbing kita semua. Kalau ada klaim NU dukung ini, pada kenyataannya nanti kalah malah NU terkesan kecil. Lagian NU kan sudah khittah," katanya.