alexa-tracking

MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b21c1d51a99759d398b4576/mui-imbau-khatib-hindari-tema-politis-pada-khotbah-idulfitri
MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri
MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri
Ilustrasi: Suasana salat Idulfitri di Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta (25/6/2017).
Idulfitri adalah saat kesalahan dimaafkan dan umat Islam kembali suci. Momentum tersebut sebaiknya dipakai untuk menjaga kohesi sosial, perdamaian, memperkuat dan memperkokoh kembali ikatan dan hubungan antarsesama saudara seagama, sebangsa, dan sesama manusia.

Oleh karena itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin, mengimbau agar para khatib yang akan memimpin salat Idulfitri tidak menggunakan kesempatan khotbah untuk menyampaikan pesan-pesan politik yang justru memicu perpecahan.

"Kami mengimbau para khatib salat Idul Fitri untuk menghindari isi khotbah yang bermuatan politik praktis yang bisa menimbulkan perpecahan pada umat Islam. Jangan dijadikan ajang untuk kampanye," kata Ma'ruf, seperti dikabarkan Tempo.co (12/6/2018).

Suasana politik Indonesia memang tengah panas sejak Pemilihan Presiden 2014, yang lalu diperburuk selama masa Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017, ketika isu perbedaan agama dan ras mengemuka.

Akibatnya, kubu-kubu dalam masyarakat semakin jelas dan semua pihak memanfaatkan setiap kesempatan untuk menarik simpati dengan menjelekkan kubu lain.

Suhu yang tinggi itu belum juga mereda, terutama karena tahun depan bakal berlangsung kembali pemilihan presiden, juga anggota legislatif. Proses pemilihan presiden dan wakilnya bahkan segera dimulai dengan pendaftaran calon pada 4 Agustus tahun ini.

Terdekat, pada 27 Juni 2018, ada 171 daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Mereka terbagi dalam 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

Ma'ruf mengingatkan kembali telah ada kesepakatan Pemilu dan Pilkada damai. Dan, ia berharap, kesepakatan tersebut tetap dipegang oleh semua pihak.

"Kita minta semua pihak menjaga suasana ini. Janganlah kiai ikut manas-manasin. Kiai harus tetap dingin, sehingga mendinginkan masyarakat," tegas ulama yang juga Rais 'Aam Nahdlatul Ulama tersebut.

Oleh karena itu, kepada para kontestan di arena politik tersebut, MUI berpesan agar berkampanye dengan cara yang santun, positif, dan menjauhi kampanye hitam.

Perbedaan politik, menurutnya, adalah sesuatu yang wajar dan tak perlu menjadi penyebab perpecahan dan permusuhan antar-anggota masyarakat.

MUI juga mengimbau para khatib menyampaikan pesan peningkatan keimanan dan ketakwaan, persaudaraan dan kedamaian kepada para jamaah. Juga mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai perbuatan jahat, termasuk terorisme.

"Serta memanjatkan doa untuk seluruh umat Islam di dalam negeri maupun luar negeri, khususnya umat Islam di Palestina, Rohingya, Kashmir dan Syiria yang mengalami berbagai penderitaan dan tragedi kemanusiaan," kata Ma'ruf.

Meski mengimbau agar khutbah Idul Fitri tak ada muatan politik, MUI tidak bisa melakukan pengawasan langsung, apalagi memberi sanksi bila ditemukan pelanggaran. "Yang berhak melakukan pemantauan, penindakan itu Bawaslu dan Kepolisian. Kita mengimbau, mengajak, dan mengingatkan saja," jelas Ma'ruf, dikutip Viva.co.id.

MUI juga meminta kepada pemerintah, khususnya kepolisian, untuk bisa menjamin keamanan dan kenyamanan umat Islam dalam merayakan Idulfitri, baik dalam perjalanan mudik, malam takbiran, hingga pelaksanaan salat Idulfitri.

Salat Idulfitri 1 Syawal 1439 Hijriah diperkirakan akan berlangsung pada Jumat (15/6/2018). Pemerintah akan menentukan dalam Sidang Isbat yang akan berlangsung di Kementerian Agama pada hari ini, Kamis (14/6).

Sidang isbat dilakukan setelah mendengarkan pemaparan dari tim pemantau hilal (bulan sabit muda) alias rukyatul hilal. Rukyatul Hilal akan dilaksanakan Kamis pada 97 titik pemantauan yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam besar di Indonesia, telah mengumumkan bahwa Idulfitri akan jatuh pada Jumat (15/6) berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal yang telah mereka lakukan.
MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...tbah-idulfitri

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri Meraup untung dari bunga deposito lewat APBD

- MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri Pemprov akui deposito ABPD Jabar mencapai Rp3,75 trilliun per bulan

- MUI imbau khatib hindari tema politis pada khotbah Idulfitri Polemik Yahya Staquf ke Israel

×