alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran
4.6 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1ffb455c7798722e8b4572/lanjutkan-reklamasi-kado-pahit-anies-sandi-jelang-lebaran

Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran

Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran
 SELASA, 12 JUNI 2018 , 21:11:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran

RMOL. Proyek reklamasi di Teluk Jakarta dilanjutkan. Hal ini ditandai dengan terbitnya Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 58 tahun 2018 tentang Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta.
Demikian disampaikan Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Marthin Hadiwinata melalui pesan elektronik yang diterima redaksi, Selasa (12/6).



"Ternyata Anies-Sandi lebih memutuskan melanjutkan proyek reklamasi. Ini jadi kado pahit lebaran buat nelayan Teluk Jakarta," katanya.



Pihaknya mengecam keras keluarnya peraturan tersebut. Seharusnya apa yang dilakukan oleh Anies bukan menyegel Pulau D tetapi melakukan pembongkaran bangunan.


"Dengan Pergub tersebut, Pemprov DKI Jakarta justru membuat badan khusus dalam rangka melanjutkan proyek," katanya.[dem]

http://nusantara.rmol.co/read/2018/0...elang-Lebaran-


Siaran Pers Bersama
Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta



Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta mengecam keras tindakan Gubernur Anies yang mengeluarkan Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 58 Tahun 2018 tentang Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Setelah tidak melakukan pembongkaran, tapi hanya penyegelan bangunan di Pulau D hasil reklamasi, Anies-Sandiaga ternyata memutuskan untuk melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta, ditandai dengan ditetapkannya Peraturan Gubernur tersebut oleh Gubernur Anies pada Senin pekan lalu (4/6). Nelayan Teluk Jakarta mendapatkan kado pahit Lebaran tahun ini: reklamasi berlanjut.
Berdasarkan catatan Koalisi, Pergub 58 Tahun 2018 yang ditandatangani oleh Gubernur Anies pada pokoknya membentuk Badan Pelaksanaan untuk mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan reklamasi (Pasal 4). Sedangkan fungsinya adalah mengkoordinasikan: teknis reklamasi (pemanfaatan tanah dan pembangunan di pulau reklamasi, pemeliharaan lingkungan, pengendalian pencemaran), penataan pesisir (penataan kampung, permukiman, hutan bakau, relokasi industri), peningkatan sistem pengendalian banjir, fasilitasi proses perizinan reklamasi, bahkan mencantumkan optimalisasi dan evaluasi atas pemanfaatan tanah Hak Guna Bangunan yang sudah ada oleh “Perusahaan Mitra” (baca: pengembang reklamasi).
Koalisi berketapan bahwa Pergub 58 Tahun 2018 tersebut cacat hukum, karena merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta yang sudah dinyatakan tidak berlaku oleh Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, Cianjur. Dalam Pasal 71 Perpres 54 Tahun 2008 tersebut secara jelas disebutkan bahwa Keppres 52 Tahun 1995 yang terkait dengan penataan ruang dinyatakan tidak berlaku lagi.
Selain itu juga proyek reklamasi Teluk Jakarta masih menyisakan berbagai permasalahan seperti tidak adanya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) kawasan maupun regional, tidak adanya rencana zonasi (RZWP-3-K) dan rencana kawasan strategis, ketidakjelasan tentang lokasi pengambilan material pasir, hingga pembangunan rumah dan ruko di atas pulau reklamasi tanpa didahului IMB, bahkan tanpa sertifikat tanah.
Meskipun menyebutkan tentang pemeliharaan lingkungan, hutan bakau, pengendalian banjir, dan lain-lain, hal tersebut tidak akan mengubah takdir proyek reklamasi Teluk Jakarta sebagai proyek yang akan merusak ekosistem pesisir, menyengsarakan nelayan, mengganggu obyek vital nasional (PLTU, pipa, dan kabel bawah laut), dan menghadirkan bencana di pesisir Jakarta.
Seperti diketahui khalayak ramai, Anies-Sandiaga menyatakan secara terbuka dan menggebu-gebu bahwa dirinya akan: “Menghentikan reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga Jakarta” ketika kampanye pemilihan kepala daerah Jakarta yang lalu. Janji penghentian reklamasi tersebut merupakan poin nomor 6 dari 23 janji politik Anies-Sandiaga. Suatu utang yang harus dibayar kepada pemilihnya yang percaya bahwa janji tersebut akan terwujud. Namun, janji sepertinya tinggal janji saja.


Hormat kami,
Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta


[size={defaultattr}]
Narahubung:
Iwan – KNT (0812-8692-3840)
Nelson – LBH Jakarta (0813-9682-0400)
Tigor – KIARA (0812-8729-6684)
Marthin – KNTI (0812-8603-0453)
Difa – BEM FHUI (0858-1477-6109)
Arieska – (0812-8056-4651)
Ohiyong – ICEL (0857-7707-0735)
Ronald – Walhi (0877-7560-7994)[/size]

12/06/2018

Civil War antar nasbung!!

Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran


ga tau tuh gimana perasaan nasbung..

Ahok dah dihina hina karena reklamasi, eh anies juga begitu.

Tinggal dilihat, berapa % dana yg didapat di era anies. ingat ya, ahok minimal 15%. itu diluar fasos dan fasum. plus DKI juga dapat 10% lahan reklamasi(diluar area fasos dan fasum). ini yang mau dibuat area buat rakyat miskin/pekerja.

bandingkan aja nanti.
Diubah oleh boxter
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5

Mungkin saja anies dalan posisi terjepit di satu sisi anies ingin sekali berpihak pada nelayan dengan menghentikan reklamasi tapi disisi lain ada invisible man yang memaksa anies untuk melanjutkan reklamsi
Quote:


hahahaha.... yah biarlah nanti anies nyontek alasan ente bro!
tidak bisa menghadapi invisible man! sipppp!!
Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran

A-SU memang tiada duanya emoticon-Wkwkwk
badan itu di bentuk untuk apa?
Untuk mengatur reklamasi
Hmm
Saya mencium bau uang

ya udah lah

Dari dulu juga uda di bilang
Reklamasi gak mungkin di batalkan.
Intervensi iya.

Gimana cara nya mereka cari uang ajalah gan

Kita to cuman bisa nonton
Lanjutkan Reklamasi, Kado Pahit Anies-Sandi Jelang Lebaran

emoticon-Ngakak
Kalo mengikuti keinginan Ormas atau LSM maka pembangunan Jakarta akan mandek....
Quote:


Nice info emoticon-Jempol
Udah dibilangin dari dulu manabisa Reklamasi itu dihentikan gubernur
Lah Reklamasi itu Dasar hukumnya perpres
Anis anis
Jilat udah kan lu
Pahit nggak?

emoticon-Ngakak
Quote:


jadi tetep bukan anies yg goblog ya gan... tapi invisible man.... emoticon-Leh Uga warbyasah ente...
Kan emang susah dibatalin. Paling ditunda untuk melengkapi syarat lainnya.
ga tau tuh gimana perasaan nasbung..

Ahok dah dihina hina karena reklamasi, eh anies juga begitu.

Tinggal dilihat, berapa % dana yg didapat di era anies. ingat ya, ahok minimal 15%. itu diluar fasos dan fasum. plus DKI juga dapat 10% lahan reklamasi(diluar area fasos dan fasum). ini yang mau dibuat area buat rakyat miskin/pekerja.

bandingkan aja nanti.
sudah kuduga dari jaman kampanye cuma pengen ganti pengurus aja, emang dki kuat bayar pengembang kalo nuntut di pengadilan dan dimenangkan gr2 dstop
emoticon-Ngakak
Diubah oleh god.of.calamity
Nasbung memang kontoI emoticon-Ngakak hahahah
apaan nih!


emoticon-Traveller
Quote:


Intinya jangan bacot gede dulu, kalo belum tau situasi dan kondisi nya. Niat pingin tapi sanggup apa kaga
Quote:


Hiburan nonstop bagi jkt 58 dari duo lawak
banyak mana gan? yang di segel atau yang lanjut? serius nanya
akhirnya jadi gabener pengembang juga rupanyaemoticon-Ngakak
Quote:


Rasa goblok aja koar-koar di kampanye dengan yakin mau menghentikan reklamasi demi mencari simpati, tapi sekarang malah melanjutkan reklamasi, dimana harga dirimu anies..? Kok jadi melempem? Apakah ada deal2 dengan taipan cina? Semoga gak keciduk kayak adiknya taufik, suap menyuap ttg reklamasi.. Wakakaka.... emoticon-Wkwkwk

Ewh, btw ente siapanya A-SU? emoticon-Wkwkwk
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di