alexa-tracking

Politik Dinasti Sulsel Bisa Matikan Demokrasi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1fcb241a99752e208b4567/politik-dinasti-sulsel-bisa-matikan-demokrasi
Politik Dinasti Sulsel Bisa Matikan Demokrasi
Jakarta, Hakim Agung Artidjo Alkostar heran dan miris melihat para koruptor di Indonesia yang merasa tak bersalah saat disorot media, tak punya malu, sungguh prestasi yang buruk.
Beliau mengatakan saat berada di Media Center Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, koruptor seharusnya meminta maaf, bukan melambaikan tangan saat disorot media, lantas cengengesan seperti tak punya salah kepada rakyat, Ia sungguh prihatin melihatnya.
"Ini koruptor seperti apa ini menghina rakyat Indonesia. Pada cengengesan, pada lambaikan tangan. Itu kan seharusnya dia prihatin dan minta maaf kepada rakyat Indonesia begitu," katanya, Jumat (25/5/2018).
Mereka seperti tak berdosa seenak perutnya makan uang rakyat. Mungkin korupsi sudah menjadi budaya di Indonesia.
"Di Indonesia terbalik, cengegesan lambaikan anu, lalu seenaknya seperti orang nggak bersalah. Ini yang saya kira perlu diapakan mungkin dari budaya juga ya bangsa kita ini. Kalau orang disebut aja korupsi di Korea atau mana, banyak bunuh diri. Di kita nggak malah tambah cengengesan," sambungnya.
Artidjo menceritakan, selama menjadi hakim agung, dirinya kerap kali digoda dengan suap. Dia mengatakan, setiap kali dirinya disodorkan uang untuk melancarkan proses persidangan, Artidjo merasa terhina dan muak melihat semua ini.
"Saya marah betul. Ini apa saudara ini, saudara menghina saya. Lalu pernah saya dikirimi, dikirimi cek di foto kopi. 'Pak Artidjo nomor berapa rekeningnya Pak Artidjo'. Tidak saya baca berapa jumlahnya, pokoknya saya jawab kepada dia. Saya terhina dengan surat-surat Anda itu," tuturnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, dan untuk menjaga independensinya, selama menjadi hakim Artidjo dikenal sebagai orang yang sulit ditemui.
"Kalau pertemanan sulit ditemui, memang saya siap untuk tidak berkawan. Kalau dulu saya jadi advokat tentu cari banyak kawan. Tapi setelah jadi hakim saya siap tidak berkawan dengan siapa saja, orang paling dekat dengan saya pun tidak saya temui," katanya.
Hal itu sengaja Beliau dilakukan agar tidak berteman dan bertemu dengan orang yang berpotensi berperkara persidangannya.
"Jadi saya memang jarang bergaul dengan orang yang berpotensi orang yang berpekara termasuk pengacara. Dibatasi, meski habitat saya pengacara. Tentu saya diundang ke organisasi saya tolak," sambung Artidjo.

Politik Dinasti Sulsel Bisa Matikan DemokrasiPolitik Dinasti Sulsel Bisa Matikan Demokrasi


Spoiler for Berita:



Sumber Berita : https://indopos.co.id/read/2018/04/0...ikan-demokrasi

Spoiler for BONUS ::

Nganu gan, di Lam-Bar juga baru ada pergantian Bupati, Bupati sebelumnya dipegang sama kakak, Bupati sekarang sama si ade emoticon-Hammer2
Quote:


emang parah orang sulsel...

perlu sekolah kayaknya
Hasil repotnasi desentralisasi. Yg milih juga oon. Mereka salah? Yg milih juga salah
Quote:


Maksud ane Lampung Barat gan, Lam-Bar juga bisa dijadiin persamaan seperti Sul-Sel, dinasti politik di Indonesia itu emang udah lumrah..., masyarakat didaerah-daerah itu kebanyakan asal nyoblos aja, ga mau peduli sama visi misi si calon pemimpin mereka, ga peduli rekam jejak mereka kaya gimana, karena kebanyakan dari mereka cuma tau : SIAPAPUN YG JADI PEMIMPINNYA, TETEP AJA GA ADA PENGARUHNYA KE PEREKONOMIAN KELUARGA, TETEP KUDU NGAIS REJEKI MAKE USAHA SENDIRI emoticon-Cendol Gan
ketum pssi dong gubnya emoticon-Recommended Seller