alexa-tracking

(#CerpenReligi) Gigit Dengan Gigi Geraham

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1f8834d89b090d238b4568/cerpenreligi-gigit-dengan-gigi-geraham
(#CerpenReligi) Gigit Dengan Gigi Geraham
(#CerpenReligi) Gigit Dengan Gigi Geraham



Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehati para sahabat radhiyallahu ‘anhum,

فَعَلَيْكُمْ بِسُنتِى وَسُنةِ الْخُلَفَاءِ الراشِدِينَ الْمَهْدِيينَ عَضوا عَلَيْهَا بِالنوَاجِذِ

“Berpegang teguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ur rosyidin yang mendapatkan petunjuk (dalam ilmu dan amal). Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian.”


(#CerpenReligi) Gigit Dengan Gigi Geraham



Sesungguhnya di awal aku menjalankan Sunnah Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam rasanya sungguh berat, ejekan dan cercaan, serta hinaan sering kuterima. Bahkan ketika aku mulai memanjangkan janggut mereka mulai menghinaku dengan hinaan kambing, mbek, bandot dan masih banyak hinaan lainnya, hingga di awal aku mengamalkan Sunnah ingin rasanya aku melepaskan Sunnah ini.

Mereka juga menghina celana ku yang tingginya di atas mata kaki atau kita biasa menyebutnya cingkrang, teman-teman kampusku mengejekku dengan hinaan kebanjiran, kurang bahan, dan hinaan lainnya. Sesungguhnya hinaan itu di awal aku mengamalkan Sunnah sungguh berat dan begitu menyakitkan.

Hingga di suatu waktu di mana aku sedang berjalan sendirian untuk ke Masjid lalu, ada salah satu tetanggaku berteriak ke arahku dengan perkataan yang sungguh menyakitkan hati.

"Mas, gabung organisasi Radikal apa?" Ucapnya

Naudzhubillah mindzalik, Allahu Yahdik. Semoga Allah memberikannya hidayah dan semoga Allah memaafkannya. Aku membalas ucapannya dengan ucapan bercanda walaupun di hatiku itu begitu menyakitkan dan juga sesungguhnya tidak merubah pandangan mereka terhadapku.

(#CerpenReligi) Gigit Dengan Gigi Geraham


Sampai aku bertemu seseorang pria di kampusku yang ternyata dia mengamalkan Sunnah aku bisa tau dia mengamalkan Sunnah di awal aku melihatnya dari penampilannya, aku mencoba mengajaknya mengobrol ketika dia sedang berada di Masjid Kampus, dia sedang duduk memandang Hp androidnya di depan Masjid setelah kami selesai sholat dzuhur berjamaah.

"Assalamualaikum, Mas ngaji dimana?" gua bertanya membuka pertanyaan

"Waalaikumsalam, maaf mas siapa ya?" tanyanya balik

"Aku Fauzan."

"Oh saya ngaji di Masjid Al-Hayah, di daerah gedong meneng." Ucapnya

Kami berbincang panjang lebar dan akhirnya aku mengetahui ternyata dia mengamalkan metode para sahabat dalam beragama. Pertemuan yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku, lalu kami bertukar nomor handphone dan aku sering bertanya perihal agama denganya, dia juga sering mengajak ku pergi ke kajian bersama, di awal aku merasa canggung dan malu tapi lama-lama aku mulai beradaptasi dan terbiasa.

Kami berdua sering datang ke kajian rutin yang di laksakan di hari jum'at malam sabtu, dari situ aku mendalami Sunnah dan agama Islam dengan cara beragama mengikuti metode para sahabat-sahabat dari Rasulallah. Aku mulai banyak mempelajari Sirah Nabawiyah, cerita para salafush sholeh atau orang-orang sholeh terdahulu, Sirah Ulama-Ulama Madzhab dan akhirnya aku tersadar bahwa apa yang aku rasakan selama ini tidak seburuk yang ku kira, aku selama ini baru di cibir dan di hina, tapi para sahabat ada yang bakar punggungnya, ada yang di tusuk tombak hingga syahid, ada yang di lempar batu, dan masih banyak jenis siksaan lainnya yang mereka rasakan, tapi mereka tetap menggegam erat agama ini dengan keras, mereka menggigit Sunnah Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan gigi geraham meraka, dan aku yang baru di hina dengan hinaan sederhana sudah sakit hati. Sesungguhnya aku merasa hina dan malu karena ternyata cobaan yang ku rasakan tidak seberat para sahabat.

Perjalanan untuk menjali lebih baik tidak akan pernah mudah, semua pasti dijalani dengan susah payah dan dengan keringat perjuangan, karena surga tidak murah dan untuk mencapai surganya kelak kita di perintahkan untuk mengikuti perintah Allah dan mencontoh Rasulallah shallallahu 'alaihi wassalam. Maka mari dari sekarang jangan lah menyerah untuk memperjuangkan agama ini, jika ada yang menghina kita biarkan saja meraka, doakan saja mereka agar mereka mendapatkan Hidayah, dan janganlah kita berkecil hati dan merasa takut, seharusnya mereka yang takut dengan Allah karena Hisab atau hari pembalasan telah menunggu mereka dan mereka akan di hadirkan di depan kita untuk mempertanggung jawabkan apa yang mereka lakukan.

Ada beberapa pesanku yang diharapkan dapat dibaca oleh saudaraku di luar sana.

Yang pertama, mari keluar dan tunjukan diri kalian. Balas dengan akhlak yang baik terhadap mereka yang menghina kalian, doakan mereka, jangan balas perbuatan buruk mereka, terus doakan mereka jika kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Yang kedua, mari kita sampaikan dakwah yang haq menurut pemahaman para sahabat yang ini kepada masyarakat awam agar mereka mau belajar dan mereka mau mencari tahu bagaimana cara hidup Rasulallah dulu.

Yang ketiga, jangan berhenti untuk mengamalkan sunnah terus gigit sunnah dengan gigi geraham kalian, tenang saja jika kalian tidak mendapatkan balasan dari Allah di dunia berarti Allah telah menjanjikan sesuatu yang lebih mulia untuk kalian, yaitu Surganya yang begitu kita harapkan kelak.

Mari kita bersama-sama bergandengan tangan menuju surga, mari kita bersama-sama terus mengingatkan dalam kebaikan, dan mari kita amalkan Sunnah dan gigit dengan gigi geraham.

Akhir kalam, jika ada sesuatu yang salah mohon maafkan saya dan kepada Allah saya mohon ampun.

Barakallah Fiikum, Allahu Yahdiikum.

يَا مُقَلبَ الْقُلُوبِ ثَبتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”



Aamiin, aamiin, aamiin. Allahumma aamiin.



Sumber :

Cerita Pribadi
Gambar Google
Video Youtube
image-url-apps
Ya akhi fillah, semoga allah melindungimu.
Quote:


Makasih, aamiin.
KASKUS Ads
image-url-apps
Bagus gan, keep istiqomah ya.
image-url-apps
Quote:


Aamiin
image-url-apps
Bagus ceritanya gan emoticon-Cendol Gan
image-url-apps
Moga menang gan
image-url-apps
Mantap ceritanya gan emoticon-Cendol Gan
image-url-apps
Quote:


Quote:


Quote:


Makasih gan
image-url-apps
Quote:


Masama gan
×