alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1f772cc1cb17122a8b4571/dimas-kanjeng-taat-pribadi-kembali-bikin-heboh-pamer-dolar-singapura-10-miliar

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Kembali Bikin Heboh, Pamer Dolar Singapura 10 Miliar

12 June 2018 02:33:00 1,250
profile-picture
Loading...
0 stars - based on 0 vote 5 stars 0 stars

Post Reply

Silakan dikomen gan videonya ...

Replies (1)

profile-picture
Loading...
https://s.kaskus.id/user/avatar/2009/05/10/avatar855257_1.gif

Masih ingat Dimas Kanjeng Taat Pribadi? Dua tahun yang lalu pria ini sempat menghebohkan Indonesia karena praktik penggandaan uang yang dijalankannya.

Pria asal Probolinggo ini dituding melakukan penipuan penggandaan uang dan pembunihan terhadap anak buahnya sendiri.

Setelah ditangkap dan diadili atas aksinya yang menewaskan Abdul Gani dan Ismail Hidayah, Dimas Kanjeng akhirnya divonis 18 tahun penjara.

Namun, baru setahun kasusnya berlalu, tiba-tiba muncul sebuah video tentang pemilik Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ini. Video tersebut awalnya diunggah di Facebook. Akun Facebook Kanjeng Hamid mengunggah video tersebut pada Kamis (7/6/2018) lalu.

Ia menantang pengguna Facebook untuk membandingkan jumlah kekayaan. “Ayoo siapa yang boleh lawan sama kanjeng taat pribadi gudangnya uang probolinggo hadir,” tulis Kanjeng Hamid, dikutip dari tribunnews.com, Senin (11/6/2018).

Namun, tak dijelaskan kapan video tersebut direkam serta lokasi pengambilan video.

Hanya saja, video ini memperlihatkan Kanjeng Dimas yang berada di antara tumpukan uang. Ia terlihat mengenakan pakaian dan kopiah hitam, di tangannya ia menggenggam uang yang menurutnya merupakan dolar Singapura.

“Segini ini 2 miliar. Saya punya uang ini 2 juta (grup). Ini uang Singapura. Jadi jangan mengatakan Dimas Kanjeng Taat Pribadi tidak punya uang. Potong Leher saya, potong leher mahaguru saya,” tuturnya.

Sementara itu, seorang pria yang diakuinya sebagai mahagurunya hanya manggut-manggung mendengar ucapan Dimas Kanjeng. Ia lalu mengungkit soal kasus yang menimpanya.

“Dimas kanjeng bukan lah seorang penipu, pengganda uang. Demi Allah demi Rosulallah. Selama ini saya dikriminalisasi, diinjak-injak nama saya, bahwa saya seorang penipu, seorang pembunuh,” katanya.

Ia juga mengatakan akan mencairkan dana para pengikut yang sebelumnya telah menyetor sejumlah dana padanya. Ia juga membantah bahwa uang tersebut didapatnya dari bantuan jin.

Bahkan, ia menegaskan bahwa suatu saat Indonesia bakal membutuhkan dirinya. “Walaupun saya dikriminalisasi, tapi Indonesia akan butuh saya. Suatu saat itu akan terjadi.” tegasnya.