alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DPR: Pengelolaan SDA di Era Jokowi Menguatkan Peran Nasional
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1f5e4b582b2e860a8b456a/dpr-pengelolaan-sda-di-era-jokowi-menguatkan-peran-nasional

DPR: Pengelolaan SDA di Era Jokowi Menguatkan Peran Nasional

DPR: Pengelolaan SDA di Era Jokowi Menguatkan Peran Nasional
Dito Ganinduto menilai pengelolaan SDA di era Jokowi kokohkan peran nasional(Foto: Istimewa)

Jakarta – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla mulai mendekati tahun terakhirnya. Sejumlah kalangan sudah bisa menilai kinerja pemerintahan di berbagai aspek. Termasuk soal pengelolaan SDA yang memegang peran penting sebuah negara.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto menilai pengelolaan SDA di era Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla makin mengokohkan peran nasional.


“Peran nasional makin meningkat sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo,” katanya di Jakarta, Senin (11/6).


Pernyataannya menanggapi kritik Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang kembali menyatakan pemerintahan sekarang masih mementingkan pemodal asing dan pasar ekspor dalam pengelolaan SDA.


Menurut Dito, kritik mantan Ketua MPR yang berulang kali dilontarkan itu justru sama sekali tidak beralasan. Di era Presiden Jokowi, lanjutnya, terdapat banyak kemajuan dalam pengelolaan SDA, khususnya energi dan tambang.


Politisi Partai Golkar itu mencatat bukti keperpihakan Presiden Jokowi dalam pengelolaan SDA bagi kepentingan nasional.


Pertama, Pemerintahan Joko Widodo telah memberikan pengelolaan ladang gas raksasa, Blok Mahakam, kepada BUMN PT Pertamina (Persero) mulai 2018. Itu menggantikan kontraktor asing, Total Indonesie dan Inpex Corporation.


“Produksi gas dan minyak Pertamina langsung meningkat pascapengalihan Blok Mahakam. Selain Mahakam, pemerintah juga memberikan sejumlah blok migas strategis lainnya ke Pertamina,” kata Dito.


Bukti kedua, lanjutnya, penggunaan gas bumi di dalam negeri kini makin meningkat. Sebaliknya ekspor gas alam cair (LNG) makin menurun untuk selanjutnya diproritaskan ke dalam negeri.


Produksi LNG dari Kilang Bontang, Kaltim dan Tangguh, Papua yang sebelumnya diekspor, contohnya, kini diprioritaskan ke dalam negeri.

“Demikian pula dalam era pemerintahan Presiden Jokowi, produksi ladang gas Masela diarahkan ke dalam negeri. Termasuk untuk pengembangan Maluku dan NTT,” ujarnya.

Di sektor tambang, Pemerintahan Jokowi memaksa raksasa tambang asal AS, PT Freeport Indonesia memberikan bagian lebih besar ke negara.

“Presiden Joko Widodo memberikan instruksi sendiri untuk mengambil alih mayoritas saham Freeport,” kata Dito.

Belum cukup sampai di situ, sejumlah smelter logam mineral khususnya nikel dan bauksit untuk meningkatkan nilai tambah bahan tambang, yang sebelumnya diekspor dalam bentuk bahan mentah, juga telah terbangun.

Menurut dia, pemerintah sekarang berupaya keras untuk menegakkan Undang-Undang Minerba yang telah dibuat oleh pemerintahan sebelumnya.

Sumber

Urutan Terlama

Kata gerombolan Wowo, ini sekedar pencitraan... emoticon-Leh Uga
Quote:
ditinggal plesiran sama cucu oleh JKW


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di