alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Budaya /
Sejarah, Makna, Filosofi Mudik Lebaran
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1f4472dc06bdfa708b456f/sejarah-makna-filosofi-mudik-lebaran

Sejarah, Makna, Filosofi Mudik Lebaran

Sejarah, Makna, Filosofi Mudik Lebaran

Mudik. Merupakan istilah bagi masyarakat pada umumnya menjelang lebaran. Bagi orang yang merantau menjadikan momen ini sebagai hal penting untuk menemui orang tua, sanak saudara, teman.
Hal ini udah menjadi tradisi bukan di Indonesia saja namun juga dikenal negara lain.
Hal ini dikenal sejak jaman majapahit. Jaman dahulu pihak kerajaan Majapahit menempatkan pejabatnya ke berbagai wilayah untuk menjaga daerah kekuasaannya.
Suatu ketika, pejabat itu akan balik ke pusat kerajaan untuk menghadap Raja dan mengunjungi kampung halamannya.
Hal ini kemudian dikaitkan dengan fenomena mudik.
"Selain berawal dari Majapahit, mudik juga dilakukan oleh pejabat dari Mataram Islam yang berjaga di daerah kekuasaan. Terutama mereka balik menghadap Raja pada Idul Fitri," kata dia.
Istilah mudik sendiri baru tren pada tahun 1970-an.

Makna mudik dalam istilah jawa juga dikenal kata-kata yaitu "Eling Sangkan Paran Dumadi".

Manusia sering diajari filosofi Sangkan Paraning Dumadi itu ketika merayakan Hari Raya Idul Fitri. Biasanya masyarakat Indonesia lebih suka menghabiskan waktu hari raya Idul Fitri dengan mudik.
Nah, mudik itulah yang menjadi pemahaman filosofi Sangkan Paraning Dumadi. Ketika mudik, kita dituntut untuk memahami dari mana dulu kita berasal, dan akan kemanakah hidup kita ini nantinya.

Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak tembang dhandanggula warisan para leluhur jaman dahulu yang sampai detik ini masih terus dikumandangkan.

urip ana jroning alam donya / (hidup di dalam alam dunia)
bebasane mampir ngombe / (ibarat perumpamaan mampir minum)
umpama manuk mabur/ (ibarat burung terbang)
lunga saka kurungan neki / (pergi dari kurungannya)
pundi pencokan benjang / (dimana hinggapnya besok)
awja kongsi kaleru / (jangan sampai keliru)
umpama lunga sesanja / (umpama orang pergi bertandang)
njan-sinanjan ora wurung bakal mulih / (saling bertandang, yang pasti bakal pulang)
mulih mula mulanya/ (pulang ke asal mulanya)
Kemanakah kita bakal 'pulang'?
Kemanakah setelah kita 'mampir ngombe' (mampir minum) di dunia ini?
Dimana tempat hinggap kita andai melesat terbang dari 'kurungan' (badan jasmani) dunia ini?
Kita harus tahu kemanakah diri ini hendak pulang setelah diri ini pergi bertandang.
Bagi rekan-rekan yang mudik semoga selamat sampai tujuan emoticon-shakehand

Sumber: dari berbagai sumber yg ada.


Urutan Terlama
Menarik juga, ditarik sampe ke jaman majapahit ya gan. emoticon-thumbsup:


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di