alexa-tracking

Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1e811a14088d13378b456a/hijrah--membawa-kedamaian-dalam-hati
Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati
Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati

Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati


Bagiku populer itu adalah segalanya, cantik, penampilan yang moderen, punya pacar yang keren, serta memiliki follower yang banyak di social media. Bagiku hidup ku akan sempurna jika memiliki semua itu, sampai di suatu masa aku menyadari semua itu hanya bersifat fana di dunia yang ku tempati ini.

Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati

“Dan Tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS. Al-An’am: 32)
Maksudnya: kesenangan-kesenangan duniawi itu hanya sebentar dan tidak kekal. janganlah orang terperdaya dengan kesenangan-kesenangan dunia, serta lalai dari memperhatikan urusan akhirat.

Tidak ada yang abadi di dunia ini dan tak selamamya kita berada di atas, akan ada kalanya kita berada di bawah, seperti sebuah roda yang terus berputar.

Kisah hijrahku  bermulai saat aku mengetahui bahwa pacarku hanya memamfaatkan ku untuk kepentinganya, dalam kata lain ia berpacaran dengan ku selama ini hanya karna uang dan ingin populer di kampus. Ya memang keluarga ku cukup kaya dan aku cukup populer di kampus, namun tak hanya sampai di situ ternyata ia juga berselingkuh selama berpacaran dengan ku.

Hancur hatiku mengetahui hal itu di saat aku berpikir aku sudah mempunyai semua yang aku inginkan, namun semua itu lenyap begitu  saja dalam hitungan detik.

Rio bukan satu-satunya pacar yang menghianatiku, beberapa pacarku sebelumnya juga bersikap seperti rio, ada yang menyukaiku karna penampilanku saja, ada yang menyukaiku karna aku popular, dan sampai saat ini aku belum pernah menemukan seorang pacar yang bisa menerima ku apa adanya dan mencintaiku dengan tulus.

Setelah putus dari rio aku mulai merasa lelah bergonta ganti pacar, dan aku juga mulai lelah dengan kehidupan yang selalu aku banggakan ini, sampai di suatu sore aku melihat para wanita yang mengenakan kerudung sambil bercakap-cakap  berjalan menuju masjid.

Tidak seperti biasanya, entah kenapa aku melihat para wanita itu nampak cantik dengan kerudung yang menutupi rambut mereka padahal penampilan mereka sangat sederhana.

Sore itu ibuku tiba-tiba saja mengajaku untuk menemaninya ke pengajian, awalnya aku males untuk menemani ibuku karna aku tak terlalu suka ikut pengajian karna pasti isinya ibu-ibu semua, tapi karna ibuku tidak ada yang menemani aku pun pergi juga dengan ibuku ke pengajian itu.

Dalam pengajian itu membahas mengenai  jodoh terbaik untuk orang yang terbaik. pantas saja ibuku mengajak aku ke pengajian ini, pasti karna ibu ku ingin aku cepat segera menikah, yahh memang di usiaku yang 24 tahun ini memang sudah waktunya untuk memikirkan untuk hal itu namun sang jodoh untuk ku tak pernah datang di kehidupanku.

Karna sudah terlanjur datang aku mendengarkan isi ceramah ustat itu ada satu hal yang membuat ku berpikir dari ucapan ustad itu bahwa seorang muslimah atau muslimin yang berprilaku baik pasti akan mendapat jodoh yang baik begitu juga sebaliknya.

Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati

"Apa karna aku belum menjadi wanita muslimah yang baik maka aku tak pernah menemukan seseorang yang baik untuku." pikir ku dalam hati.

Aku berjalan dan melewati sebuah mesjid, aku kembali teringat oleh ceramah ustad tempo hari itu dan berpikir apa aku bisa menjadi wanita muslimah yang baik dan bisa menemuka pendaping yang baik pula seperti kata ustad itu.

“lian” ucap seseorang wanita memangil namaku dari arah belakang ku, ternyata ia adalah frida teman ku sewaktu SMA. namun ada yang berbeda denganya, frida dia memakai hijab atau kerudung panjang yang memutupi tubuhnya, namun meski begitu kecantikanya tetap terpancar seperti dulu bahkan ia nampak lebih cantik saat ini dengan hijab nya.

Frida adalah teman ku saat SMA, ia yang sangat populer dan sangat trendi itu kini menjelma menjadi wanita muslimah dengan baju gamis dan kerudung panjangnya, jujur aku sangat kaget melihatnya saat itu.

Frida nampak senang bertemu dengan ku. dan kami pun shalat bersama di mesjid itu sekaligus reuni. Kami banyak bercerita setelah sekian lama tak bertemu, dan frida pun menceritakan bagaimana ia bisa berhijrah menjadi wanita muslimah yang tak lain di karenakan oleh seorang lelaki muslim anak seorang ustad yang pandai mengaji.

Semenjak menyukai pria itu lambat laun frida mulai merubah dirinya dan menjadi wanita muslimah dan dengan menjadi menjadi seorang muslimah frida merasa lebih tenang dan selalu merasakan damai apalagi saat ia mendekatkan diri pada allah sehinga ia memustuskan berubah bukan karna lelaki yang ia sukai tapi iklas karna allah, dan tak hanya itu akhirnya ia pun bisa lebih dekat lelaki pujaanya dan kini ia sedang dalam masa taaruf dengan lelaki yang ia sukai itu.

Mendengar cerita hijrah frida membuat aku takjub sekaligus membuktikan apa yang dikata ustad itu. Frida pun menayakan kapan aku akan segera menyusulnya untuk berhijrah aku hanya tersenyun menagapi pertanyaan frida. Pertanyaan yang entah kenapa selalu terngiang di kepalaku.

Sejak itu aku selalu mencari-mencari info mengenai berhijab dari gaya hadis dan lain-lain. Saat hendak memasukin bulan ramadan aku menemani ibuku untuk menghadiri sebuah pengajian, sebelum memulai ada seorang pemuda yang membaca alquran dengan suara yang entah kenapan membuat hatiku nyaman saat mendengarnya. tapi sayangnya aku tak bisa melihat pemuda itu dengan jelas siapa yang membaca alquran itu karna terhalang kepala ibu-ibu di depanku.

Temanya kali ini tentang kewajiban seorang muslimah dan salah satunya adalah berhijab atau berkerudung bagi parawanita muslim. bahwa kewajiban seorang muslim adalah memakaikerudung, jujur aku baru tau hal itu karna ku pikir setelah bersuami dan memiliki anak lah kita harus berkerudung.

Bulan puasa pun tiba hatiku mulai bergerak untuk mengenakan kerudung dan memulai memaksimalkan ibadah di bulan ini namun aku tidak langsung merubah penampilanku secara drastis sampai suatu hari aku bertemu dengan seorang pemuda dan mengatakan kepadaku " jika ingin berubah, berubahlah sepenuhnya dan berubahlah dengan niat yang tulus".

Sebuah ucapan yang seolah menampar diriku, dari perkataanya akupun merubah pemapilanku sedikit demi sedikit menjadi wanita muslimah yang baik. pemuda itu tak lain adalah fahri teman sewaktu aku kecil dia juga anak seorang ustad, kami jarang bertemu dikarenakan dia bersekolah di pesantren.

Perjalanku memakai hijab tak semudah yang aku pikirkan, beberapa teman ku di kampus sangat mendukung keputusan ku untuk berhijab dan sebagian yg lainya mengangabku hanya mencari sensasi dengan memakai hijab.Ada perasaan senang dalam diriku saat aku mulai berhijrah namun di sisilain ada perasaan cemas dan  takut bahwa aku tak bisa tetap menjaga apa yang telah aku putuskan.

Frida menceritakan adakalanya saat kita hendak berhijrah allah akan menguji kita, namun allah tidak akan memberi cobaan yang melampaui batas kemampuan kita dan jika kita tetap istiqomah dan selalu berada di jalanya makan allah akan menghadiahkan surga untuk kita.

Dan yaa ujian itu pun akhirnya datang padaku, aku mendapat telepon untuk tawaran menjadi foto model namun aku harus melepaskan hijap ku. Menjadi model dan artis adalah impianku sedari dulu dan saat seperti ini sudah ku tunggu dari dulu namun memakai hijap adalah keputusan yang sudah ku ambil dengan matang, aku sempat berpikir apa aku harus melepasnya untuk bisa mengapai impian ku atau aku harus melepas impian ku untuk janji yang telah kubuat.

Aku duduk termenun di depan mesjid setelah menunaikan ibadah sholat aku masih bingung dengan keputusanku dan tak tau harus bagaimana. lalu fahri datang menghampiriku dan bertanya kepada ku “ abis sholat kok kelihatanya murung ada masalah apa?”. akupun menceritakan  permasalahan yg sedang aku hadapi dan dengan suara lembutnya ia pun memberitahu bahwa wajib hukumnya untuk berhijab bagi wanita muslim dan wajib baginya untuk selalu melindungi kehormatanya.  

Hijrah Membawa Kedamaian Dalam Hati

Antara kewajibanku sebagai muslim dan impian yg selalu aku dambakan, aku seakan tak bisa memilih salah satu di antara kedua nya. ibuku pun menyuruhku untuk sholat istihkhara untuk mendapat jawaban atas keputusan yang harus aku ambil.

Setelah shalat aku bermimpin berada di tempat yg indah dengan disana aku memakai baju panjang berwarna putih cerah dengan kerudung panjang yang terurai oleh angin yang berhembus di sekitarku, aku terlihat cantik dengan wajah yang bersinar.

"Apa itu pertanda bahwa aku harus tetap istiqomah memakai hijab dan tetap mempertahankan hijabku sampai akhir hayat ku hidup di dunia ini." ucapku menerka-nerka arti dari mimpiku itu.

Aku memustuskan untuk tidak mengambil pekerjaan itu karna aku tidak bisa melepas kerudungku ini, mereka pun menerima dengan baik atas keputusanku ini. Aku yakin bahwa rejeki tidak akan tertukar dan masih banyak jalan menuju roma bukan. akupun tetap mencoba meraih mimpiku tapi kali ini dengan cara yang berbeda, aku mulai mengikuti kasting untuk peran atau model yang memperbolehkanku tetap memakai kerudungku ini.

Allhamdulillah setelah sekian lama kerja kerasku akupun bisa mengapai mimpiku tampa harus melepas kebanggaanku yaitu kerudungku. aku memdapa tawaran photo untuk model baju muslim, dan tawaran untuk syting iklan, lewat ini aku berharap aku bisa memotifasi banyak orang sehingga mereka bisa melakukan hijrah sama seperti ku.

satu hal lagi, doaku pun terkabul, akhirnya aku pun bertemu dengan jodoh yang dikirim tuhan untuk ku,dia pria yang baik, taat beribadah dan mempunyai hati yang tulus.




emoticon-Peluk emoticon-Peluk emoticon-Peluk
×