alexa-tracking

Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1e545412e257ab5d8b4571/surat-dari-jatibaru-lebaran-dalam-angka
Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka
Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka
Ilustrasi puasa dan lebaran
Pembaca yang budiman.

Momen puasa sebulan penuh yang ditutup dengan lebaran dijalankan setiap tahun oleh umat Islam di dunia. Keriuhan rutinitas itu di Indonesia turut mengubah wajah perekonomian. Mulai dari buka puasa bersama, mudik lebaran, hingga arus baliknya.

Beragam kegiatan sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri, bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Kami memilih untuk mengupasnya secara khusus dalam artikel berbasis data. Menyambut Idul Fitri 1439 Hijriah tahun ini, kami sajikan data serba-serbi lebaran—termasuk masa sebelum dan setelahnya.

Di dunia maya misalnya, mesin pencari Google mencatat lema pencarian tentang awal Ramadan mulai populer sejak seminggu menjelang Ramadan. Ahad, 13 Mei 2018 lalu, frasa "Kapan puasa 2018" menduduki peringkat ke-16 dengan 50 ribu lebih jumlah pencarian dari 20 kata kunci yang dicatat Google Trends pada hari itu.

Memasuki bulan puasa, buah kurma akan naik daun. Kurma, lebih dari sekadar buah bagi umat Islam. Menikmati kurma saat berbuka puasa adalah sunah. Bahkan dalam sebuah riwayat, Nabi Muhammad pernah mengatakan, "Rumah yang tidak ada kurmanya seperti rumah yang tidak ada makanan".

Dari mana Indonesia mendapatkan kurma yang permintaannya meningkat sepanjang Ramadan? Tentu saja pasokannya ditopang oleh impor. Tetapi jangan salah sangka, mendatangkan kurma tak harus dari Arab Saudi. Negara seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, adalah penghasil kurma. Bahkan Israel.

Serial tulisan data seputar Ramadan dan Idul Fitri, juga akan membahas peristiwa penting yang terekam dalam angka-angka statistik, sepanjang bulan puasa, saat lebaran, maupun setelahnya. Misalnya dampak ekonomi yang Indonesia rasakan setiap tahun.

Peredaran uang kartal selalu meningkat. Setiap tahun dalam lima tahun terakhir, peningkatan rata-rata mencapat 14 persen. Tahun ini, persediaan uang kartal yang disiapkan Bank Indonesia bahkan naik menjadi 15 persen lebih.

Uang beredar makin bertambah, lazimnya dibelanjakan oleh rumah tangga. Seperti diketahui, kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi kita cukup signifikan, mencapai kurang lebih 50 persen. Artinya bila konsumsi rumah tangga bertumbuh, pertumbuhan ekonomi kemungkinan juga akan "meroket".

Namun, seringkali pula kenaikan belanja rumah tangga saat bulan puasa dan lebaran, diiringi oleh inflasi. Inflasi menunjukkan kenaikan harga yang dipicu oleh tingginya permintaan secara tiba-tiba. Di Indonesia, inflasi terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan pangan tertentu. Bila harganya melonjak, kemungkinan inflasi naik.

Apakah tahun ini akan berlaku hal serupa? Saat ini kita belum tahu. Kita hanya bisa memprediksi berdasarkan riwayat perekonomian kita selama menghadapi Ramadan dan Idul Fitri. Badan Pusat Statistik (BPS), memprediksi inflasi kali ini akan lebih stabil.

Pasalnya, pola puasa dan lebaran tahun ini jatuh pada pertengahan bulan sehingga membantu perhitungan dari sisi inflasi. Perhitungan inflasi yang terutama akan dipengaruhi kenaikan harga komoditas, terbagi dua pada Mei dan Juni.

Selain itu, meski uang kartal yang beredar tambah banyak, pola konsumsi terhadap bahan makanan kemungkinan tidak naik signifikan. Masyarakat tampaknya akan membelanjakan uangnya untuk keperluan lain. Datanya, akan kami sajikan dalam ulasan tentang peredaran uang kartal, inflasi, dan harga pangan.

Saat mudik atau balik, transportasi senantiasa menjadi sorotan. Kemacetan adalah sebuah keniscayaan. Demikian pula kenaikan jumlah penumpang berbagai moda. Kami akan ulas data-data tentang penumpang kereta api, serta bagaimana dampak tingginya jumlah penerbangan terhadap ketepatan jadwal di bandara.

Idul Fitri juga waktunya membayar zakat. Zakat Fitrah adalah zakat yang harus dikeluarkan oleh setiap umat muslim menjelang lebaran. Seberapa besar potensi keuangan yang dikumpulkan melalui zakat, akan kami telisik lebih lanjut.

Tak lupa, dari dunia hiburan, lebaran pun jadi momen tersendiri. Setiap libur lebaran, sineas Indonesia memproduksi film-film bertema religiositas. Kita bisa melihat benang merah film-film yang selama ini tayang saat atau menjelang lebaran.

Nantikan ulasan khusus puasa dan lebaran dalam angka ini mulai 12 Juni hingga 24 Juni 2018 yang akan datang. Seperti biasa, Anda bisa mengaksesnya lewat tagar Lokadata. Ada logo khusus bertuliskan "Lebaran 2018" di sudut kiri atas visualisasi sebagai tanda.

Tabik.
Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka


Sumber : https://beritagar.id/artikel/editori...an-dalam-angka

---

Baca juga dari kategori EDITORIAL :

- Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka Jangan beri tempat bagi pelecehan seksual

- Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka Jangan berkelit, bayarlah THR dan gaji ke-13

- Surat dari Jatibaru: Lebaran dalam angka Dahulukan pemerataan kualitas sebelum zonasi sekolah