alexa-tracking

Bawaslu: Momen Suci Idulfitri Jangan Dinodai Kampanye Pilkada Terselubung

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1e3091902cfe6f0c8b4567/bawaslu-momen-suci-idulfitri-jangan-dinodai-kampanye-pilkada-terselubung
Bawaslu: Momen Suci Idulfitri Jangan Dinodai Kampanye Pilkada Terselubung
Bawaslu: Momen Suci Idulfitri Jangan Dinodai Kampanye Pilkada Terselubung

Jakarta – Momentum bulan Ramadan dan Idulfitri yang penuh kesucian bagi umat muslim hendaklah tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik atau kampanye pilkada terselubung bagi peserta Pilkada Serentak 2018.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan di gedung Bawaslu, Jakarta, Minggu (10/6/2018). Selain itu Ia juga menegaskan, pihaknya sudah mengirimkan surat edaran kepada seluruh peserta agar tak menyalahgunakan momen-momen tersebut. “Bukan memantau lagi, kami sudah memberikan surat edaran semacam imbauan, bahwa pada kegiatan keagamaan di Idulfitri atau di bulan Ramadhan ini agar tidak terjadi kegiatan yang disusupi, atau kegiatan yang substansinya kampanye,” jelas Abhan.


Abhan mengungkapkan bahwa sebelumnya Bawaslu juga telah melarang penyalahgunaan sedekah, zakat dan infaq selama bulan Ramadhan untuk kepentingan kampanye. Menurutnya hal itu untuk menjaga kesucian ibadah puasa dan perayaan Idulfitri nanti. “Prinsipnya kami tidak bisa melarang orang untuk ibadah dan melakukan kegiatan Idulfitri, tapi jangan sampai kegiatan itu dicederai dengan kegiatan kampanye,” tuturnya.

Namun Abhan menyatakan pihaknya tidak melarang calon kepala daerah untuk menggelar open house pada hari Lebaran. Namun ia mengingatkan agar calon kepala daerah tak memberikan uang atau pengaruh kepada masyarakat yang datang untuk mendukung yang bersangkutan.


Awasi Kampanye Pilkada Terselubung

Untuk itu, lanjut Abhan, pihaknya akan mengawasi kegiatan tersebut dari kepentingan kampanye pilkada calon yang bersangkutan. “Itu sudah bagian melekat teman-teman di daerah melakukan pengawasan. Bukan kemudian mencurigai, tapi sudah tugas kami melakukan pengawasan,” terangnya.

“Orang mau datang tidak bisa dihalangi. Datang, ya biar datang saja, jangan kemudian datang dikasih uang untuk suruh coblos, itu salah. Prinsipnya sah saja, orang mau silaturahim jangan dihalangi, nanti Bawaslu disalahi,” lanjut Abhan menambahkan.

Seperti diketahui, sebelumnya anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin juga pernah menyampaikan terkait larangan kampanye pilkada di luar bulan Ramadhan tetap akan berlaku pada bulan suci umat Islam tersebut. “Ramadhan datang di masa Pilkada dan pra kampanye Pemilu 2019. Untuk pilkada sudah berjalan, bahkan setelah dua minggu Lebaran akan ada pemungutan suara,” kata dia di Bawaslu, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Saat itu Afifuddin menegaskan, larangan politik uang dan ujaran kebencian berbasis suku, agama, ras dan antar-golongan juga harus dihindari pada bulan Ramadhan. Ia mengingatkan, jika tim kampanye, relawan, partai maupun paslon yang melakukan pelanggaran, akan dikenakan sanksi yang tegas.

Sumber

image-url-apps
one
emoticon-Big Grin
image-url-apps
kentut 3x kalo anda melewati spanduk ini emoticon-Wkwkwk
KASKUS Ads
image-url-apps
Selamat idul Fitri emoticon-Bedug

Quote:


Hehehe emoticon-Ngakak
image-url-apps
ngalahin perindo emang , kalo yakin menang buat apa kampanye
image-url-apps
Bawaslu taek. Udah jelas berpihak dan tebang pilih tp sok agamis. Cuih.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan matane picek
Quote:


susah amat si syarat nya
mau kentut sekali aja susah gmn 3x bre
image-url-apps
Alah..percuma klo cuma himbauan doang mah
image-url-apps
Quote:


Kencingin aja spanduknya itu emoticon-Wakaka
Quote:


bagus tangkepin tuh bani klakson 3 kali ganti presiden
dia yang mulai
emoticon-Leh Uga
spanduk bani klakson sebelum puasa
spanduk jalan tol akhir ramadhan

ada aksi ada reaksi, bawaslu diam aja neh emoticon-Marah
×