alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1e2ecede2cf2a5248b4575/cerita-rp-100-juta-duit-suap-bupati-purbalingga-dibuang-saat-ott

Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT

Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan salah satu tersangka korupsi proyek Purbalingga Islamic Center sempat membuang barang bukti duit uang Bupati Purbalingga sebanyak Rp 100 juta.

Tersangka itu adalah Kepala Bagian Unit Lelang Pengadaan (ULP) Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto. “Tersangka sempat melakukan pembuanagan uang untuk menyembunyikannya,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018, dalam kasus OTT suap Bupati Purbalingga.

Febri mengatakan uang Rp 100 juta yang dibuang Hadi diduga merupakan uang suap untuk Bupati Purbalingga Tasdi.

Uang tersebut diduga merupakan sebagian dari komitmen fee sebanyak Rp 500 juta untuk Tasdi dalam pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap 2 tahun 2018.

Febri menambahkan Hadi menerima uang tersebut dari seorang kontraktor bernama Ardirawinata Nababan di kawasan proyek Purbalingga Islamic Center pada Senin, 4 Juni 2018 sekitar pukul 17.00. Ardirawinata, kata Febri, memasukan uang itu ke mobil Avanza yang dikemudikan Hadi.

Tak lama setelah penyerahan itu, tim penyidik KPK menangkap Ardirawinata masih di sekitar kawasan proyek. Namun, tim gagal menangkap Hadi yang keburu memacu mobilnya menuju Kantor Pemerintahan Kabupaten Purbalingga.

Febri mengatakan tim penyidik sempat terlibat pengejaran untuk menangkap Hadi. Tim KPK, kata dia, baru bisa menyusul Hadi di sekitar kawasan kantor kabupaten. “Karena pengejaran itu ada bagian kendaraan Hadi yang rusak,” tutur Febri.

Saat berada di lingkungan kantor kabupaten itu, menurut Febri, Hadi masih berupaya membuang uang Rp 100 juta ke salah satu bagian kantor kabupaten. Hal itu diduga dilakukan untuk menyembunyikan barang bukti.

Meski begitu, menurut Febri tim penyidik akhirnya bisa menemukan uang Rp 100 juta yang dibuang Hadi. Uang tersebut terdiri dari pecahan Rp 100 ribu yang dikemas dalam amplop cokelat dan dibungkus plastik hitam. “Kami bisa menemukan uang itu berkat bantuan dari banyak pihak di lokasi,” kata dia.

Menurut Febri tindakan Hadi tersebut menunjukan sikap kurang kooperatif. Dia mengatakan tindakan itu akan menjadi pertimbangan KPK dalam proses hukum lebih lanjut. “Nanti kami pertimbangkan ini sifat kooperatif atau bukan,” kata Febri lagi.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Tasdi dan Hadi sebagai tersangka penerima suap. Sementara, Ardirawinata, dan dua kontraktor lainnya, yaitu Libra Nababan dan Hamdani Kosen sebagai tersangka pemberi suap.

KPK menyangka Bupati Purbalingga Tasdi meminta komitmen fee proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center sebanyak Rp 500 juta atau 2,5 persen dari total nilai proyek Rp 22 miliar. “Uang sebanyak Rp 100 juta yang disita KPK diduga bagian dari fee tersebut,” demikian Febri.
https://nasional.tempo.co/read/10958...buang-saat-ott

Mending duitnya untuk bayar tunggakan sewa satelit Indonesia.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT
Yang penting uangnya ada, tinggal korupsi atau diratakan dengan tanah

emoticon-Ultah
duit receh itu mah, ngga sebanding sama hasil korupsi2 partaik pdip anjing lainnya......
njir.. klo kejar2an ngikut dong, mayan ketiban 100 juta
receh segitu gan

duit pajak tuh dikorup, makanya pengusaha banyak yang muak, kalo buat pembangunan ok, lah ini buat korupsi.

emoticon-Blue Guy Bata (L)

kalo buang bilang bilang dulu lah entar gue pungut
Quote:


semua yg koruptor ya anjing,mau pdip,pks,demokrat,gerindra..setuju??
Quote:


setuju....
Tapi dari itu semua tentulah ada juaranya, pdip anjing lah sang juara....


Quote:


Ikutan gw jg dah..
Quote:


ke 2 pks anjing
ke 3 gerindra anjing
ke 4 demokrat anjing
setuju??
Quote:


bicara berdasarkan data...setuju?
Quote:


lah emang ente pake fakta..?
Quote:


ane kasih data
ada beberapa versi.....
Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT


sumur: https://nasional.tempo.co/read/609068/anas-dan-466-politikus-yang-dijerat-kasus-korupsi [/B]

disumur itu pdip juara, itu baru sampe 2014, kalo sampe 2018? Wah wah wah.....

Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT

sumur : detik...
golkar paling banyak kasus dr rentan tahun tsb.....,



pdip anjing lah sang jawara
Diubah oleh satriagujis
Ngaku paling pancasila tapi partai sarang penyamun
Quote:


lah emg dr td juga gw semua koruptor anjing..
berdasarkan sumber gambar diatas, partai terkorup:
1.golkar anjing
2.pdip anjing
3.demokrag anjing
4.pan anjing
5. ppp anjing
6. nasdem anjing
7.hanura anjing
8.gerindra anjing
9.pks anjing
10.pkb anjing
intinya semua koruptor itu anjing..ngerti ga lu tong??
setuju ga lu tong?
Quote:

setuju, golkar hanya unggul dr 2014-2017...
pdip lah anjing segala anjing, setuju?
Diubah oleh satriagujis
Quote:


anjing dr segala anjing jd anjing apa tuh?maha anjing gt?emoticon-Ngakak
Gw sih setuju sm fakta golkar sm pdip 11-12 bnyakan korupsi..termasuk pks,gerindra biarpun kecil..anjing ya tetep anjing
Quote:


betul anjing tetaplah anjing....
Ente mengakui pdip lah anjing dr segala anjing...
Case closed..



edit, kurang:
Cerita Rp 100 Juta Duit Suap Bupati Purbalingga Dibuang Saat OTT

bye
Diubah oleh satriagujis
Quote:


mana ada anjing dr segala anjing..mau korupsi gede kecil tetep anjing lah..kl perlu hukuman mati..
case opened
Quote:


Quote:


PDIP partai penipu tk korupsi paling banyak....emoticon-Big Grin
Pendukung PDIP manusia paling dongok dan sok suci merasa paling berssih....emoticon-Big Grin

REZIM PDIPenipu
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di