alexa-tracking

Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1dc0b4e052275c7f8b4575/puncak-mudik-kondusif-nyaris-sejuta-orang-keluar-jakarta
Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta
Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta
Kendaraan pemudik melintasi jalan tol Cipali, Cirebon, Jawa Barat, Minggu (10/6/2018).
Puncak arus mudik yang dimulai sejak dua hari lalu berjalan cukup kondusif. Kemacetan parah seperti yang pernah terjadi di pintu keluar Tol Brebes Timur (Brexit), dua tahun silam, tak terjadi.

Kepadatan hanya sempat terjadi di beberapa ruas Tol Jakarta menuju Cikampek, seperti misalnya di KM 33 sampai Cikarang Timur KM 38, selain itu juga di titik Karawang Barat KM 49 sampai Karawang Timur KM 55.

Petugas National Traffic Management Center (NTMC) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kepada detikcom melaporkan, kemacetan yang terjadi di ruas-ruas tersebut lantaran peningkatan volume kendaraan dan penyempitan jalur akibat pembangunan LRT Jabodetabek.

"Selepasnya, kondisi lalu lintas terpantau lancar," sambung petugas.

Beberapa ruas jalan tol fungsional juga dilaporkan bisa dilalui tanpa hambatan berarti, kecuali pada satu ruas, yakni di Tol (fungsional) Salatiga menuju Solo, Jawa Tengah.

Sejumlah kendaraan, khususnya dengan kapasitas mesin kecil, disarankan tidak melalui ruas jalan tol ini. Hal ini disebabkan kondisi jalan yang cukup mengerikan, dengan tanjakan tinggi dengan sudut kemiringan mencapai 57 derajat.

Situasi kemiringan jalan sempat viral di media sosial melalui sebuah video yang menunjukkan sebuah mobil sedan kecil yang mengalami kesulitan menanjak jalan tersebut. Bahkan, mobil itu nyaris mundur lagi dan membahayakan penumpangnya.

Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, pemudik disarankan untuk melintasi jalur lain, yakni dengan keluar melalui Tol Salatiga dan masuk kembali di pintu tol selanjutnya.
[INFO] Himbauan mobil cc kecil untuk tidak melewati tol fungsional salatiga ke arah solo, karna sulitnya medan yang menanjak hingga 57 derajatTetap utamakan keselamatan????@provjateng @perhubunganjtg @dpubmckjateng#JatengSiapMudik2018 #JatengGayeng #kemalajateng pic.twitter.com/GGIONTcdKW
— Dinas Kominfo Jateng (@kominfo_jtg) June 9, 2018
Sistem buka tutup juga diberlakukan di sejumlah tempat peristirahatan (rest area) di tol Cipali dan Palikanci. Padatnya rest area dikarenakan banyak pemudik yang ingin beristirahat maupun yang ingin mengisi bahan bakar.

Mengutip tempo.co, petugas Polres Cirebon Kota akan memberikan papan pengumuman elektronik yang menandakan jika rest area tersebut ditutup sementara.

Sepanjang Sabtu, sebanyak 109.165 kendaraan dilaporkan telah keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama. Jumlah tersebut meningkat 55,4 persen dari volume lalu lintas normal (pada hari yang sama) yang hanya mencapai 70.239 kendaraan.

Jumlah yang tidak berbeda jauh juga terjadi pada puncak arus mudik hari Minggu (10/6/2018).

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memprediksi 109.115 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Volume tersebut naik 85 persen dibanding kondisi pada Minggu biasa yang hanya mencapai 58.851 kendaraan.

Peningkatan kendaraan yang keluar Jakarta melalui Tol Jakarta-Merak juga terjadi sejak Sabtu (9/6/2018) malam. Bahkan, pada Minggu (10/6/2018) malam, antrean kendaraan pemudik di gerbang Tol Merak mencapai 2,5 kilometer.

Manajer Pengumpul Tol (Pultol) PT Marga Mandala Sakti (MMS), selaku operator Tol Tangerang-Merak, Emon Sukarya mengatakan, sejak dua hari lalu, sebanyak 29.400 kendaraan tercatat keluar dari Tol Merak.

"Kendaraan berangkat di malam hari. Kita gunakan empat gardu utama dan dua tandem," ucap Emon dalam Liputan6.com, Minggu (10/6/2018).

Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan menduga akan ada sekitar 1,4 juta kendaraan yang akan keluar pada musim mudik Lebaran 2018. Volume arus kendaraan akan terpecah dari H-8 hingga H-1 Lebaran.

Pintu tol yang akan dilalui pemudik untuk keluar dari Jakarta juga beragam, sekitar 700 ribu kendaraan diprediksi keluar melalui Tol Jakarta-Cikampek, sekitar 250 ribu melalui Tol Jagorawi, dan sisanya melalui Tol Jakarta-Tangerang (Merak).

Selama musim mudik berlangsung, Jasa Marga telah menghentikan sementara proyek-proyek pengerjaan yang dilakukan di jalan tol. Proyek berhenti sejak H-1- hingga H+10 Lebaran. Kendaraan besar seperti truk juga dilarang melintas di jalan tol.

Jasa Marga juga memberi potongan atau diskon tarif tol sebesar 10 persen. Yang penting disiapkan para pemudik yang melalui tol adalah kecukupan saldo uang elektronik atau e-money.

Gambaran tak jauh berbeda juga terjadi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Sampai Minggu (10/6/2018), sudah ada 20.122 pemudik yang meninggalkan Jakarta melalui Gambir.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menambahkan 13 kereta tambahan dari 32 kereta yang berangkat secara reguler. Artinya, sepanjang musim mudik ini akan ada 45 kereta yang akan berangkat setiap harinya.

Pada keberangkatan dengan moda transportasi udara, terjadi juga peningkatan penumpang hingga nyaris 13 persen dibandingkan tahun lalu.

Pada H-6, atau Sabtu (9/6/2018), tercatat jumlah penumpang pesawat mencapai 303.023 jiwa. Jumlah itu dilayani oleh 2.282 pesawat.

Sementara pada Minggu pagi, jumlah penumpang tercatat mencapai 40.731 orang. Jumlah ini akan terus bertambah dan baru bisa diakumulasi pada keesokan harinya.

Meski puncak arus mudik terbilang lancar, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono memprediksi lonjakan akan kembali terjadi pada Rabu atau Kamis, 13 atau 14 Juni 2018.

"Mungkin ada lagi juga puncak dalam pengertian lonjakan dalam barangkali hari Rabu atau Kamis," kata Djoko di Jakarta. Sayangnya, Djoko enggan memberitahu prediksi volume kendaraan dalam puncak lonjakan mendatang.

Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko tetap mengimbau untuk para pemudik yang belum berangkat untuk tetap waspada, khususnya pada tiga titik kritis.

Tiga titik kritis yang dimaksud adalah titik perpindahan jalur tol operasional ke fungsional, persimpangan jalur fungsional dan jalan nasional di titik Kali Kutho, dan jalan darurat di Kali Kenteng. Semua titik kritis ini berada di wilayah Jawa Tengah.
Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...keluar-jakarta

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta Libur Lebaran Jakarta-Tangerang bebas ganjil genap

- Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta Ratu Elizabeth dan kacamata hitamnya

- Puncak mudik kondusif, nyaris sejuta orang keluar Jakarta Opini WTP tak jamin bebas korupsi

Yang mudik selamat mudik ria...
emoticon-Ngacir2____emoticon-Ngacir____emoticon-Om Telolet Om!__
Bagus, Jakarta jadi sepi. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin