alexa-tracking

Service JNE di Website & Apa yg Di Katakam Customer Service Tidak Sesuai Kenyataan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1d569962088106348b4568/service-jne-di-website-amp-apa-yg-di-katakam-customer-service-tidak-sesuai-kenyataan
Service JNE di Website & Apa yg Di Katakam Customer Service Tidak Sesuai Kenyataan
Pada hari Sabtu, 19 Mei 2018; saya datang ke Tiki JNE cabang Tomang, Jakarta Barat yang buka selama 24 jam dan menerima pengiriman barang keluar negeri.

Sekitar jam 9 malam saya berada disana, hendak mengirimkan paket yang akan dikirimkan ke Taiwan, saya mengambil nomor antrian; tak berapa lama giliran nomor saya dipanggil untuk di proses. Petugas tersebut menanyakan apakah barang tersebut akan di asuransi selama perjalanan dan saya menyutujui agar paket yang saya kirim berupa jam tangan digital untuk diasuransikan. Kemudian petugas tersebut meminta saya untuk datang terlebih dahulu ke area penge-pack-an untuk di check kondisi barang walaupun barang tersebut sudah saya pack dengan rapi sebelum menuju Tiki JNE Tomang. Saya mengikuti proses yang di instruksikan oleh petugas Tiki JNE pada saat itu.

Saat akan hendak di pack kembali; salah satu petugas menanyakan paket apa yang saya kirim? Saya pun menjelaskan isi dari paket tersebut berupa satu buah jam tangan. Kemudian petugas tersebut menanyakan jenis jam tangan tersebut, apakah jam tangan tersebut merupakan jam tangan automatic (tanpa menggunakan baterei) atau sebaliknya. Saya pun memberitahu keadaan sebenarnya bahwa jam termasuk merupakan jam tangan digital dengan menggunakan baterei. Petugas tersebut mengatakan akan menanyakan terlebih dahulu kepada pihak operational untuk paket yang saya kirim bisa atau tidak dikirim ke Taiwan. Tak lama kemudian, petugas tersebut memberitahu bahwa pengiriman jam tangan dengan menggunakan baterei ke Taiwan tidak dapat dilakukan, pemberitahuan tersebut tidak dijelaskan dengan jelas mengapa tidak diperbolehkan. Kemudian secara tiba-tiba petugas tersebut memberitahukan bahwa Tiki JNE tidak memiliki pesawat sendiri seperti DHL untuk melalukan pengiriman barang keluar negeri. Sungguh benar-benar alasan yang tidak masuk akal dan mengapa tiba-tiba petugas tersebut mengatakan hal seperti itu.

Saya merasa jengkel dengan hal tersebut, sungguh tidak professional! Padahal sebelum mengunjungi Tiki JNE Pusat di hari tersebut, saya sudah menelpon customer service di 021 2927 8888 pada hari Selasa, 15 Mei 2018, untuk menanyakan apakah Tiki JNE bisa melakukan pengiriman ke Taiwan atau tidak. Pihak customer service JNE meng-ia-kan dan mengatakan bahwa pengiriman bisa dilakukan di Tiki JNE Tomang yang merupakan cabang pusat. Tak hanya itu, sebelumnya saya juga menge-check untuk harga dan ketersediaan pengiriman melalui website Tiki JNE di https://www.jne.co.id, dan jasa pengiriman ke Taiwan memang tersedia.

Mohon kepada pihak management Tiki JNE untuk menindak tegas peristiwa ini, bayangkan apabila hal ini terjadi pada customer lain. Dan apabila memang tidak menyediakan jasa pengiriman ke beberapa Negara tertentu, untuk tidak mencantumkan di website dan di edukasi secara benar kepada pihak customer service negara-negara tujuan mana saja yang tidak dapat dilakukan/ tidak menerima jasa pengiriman oleh pihak Tiki JNE. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Semoga peristiwa ini tidak terulang lagi!
Kemungkinan bisa ngirim ke Taiwan tapi gak bisa untuk barang yg ada unsur batere.
Bisa jadi karena alasan keamanan penerbangan.
Jne ngirim ke luar, nebeng ke ekspedisi lain kali, makanya gak bisa handle barang2 tertentu.
Sama juga dg gak bisa ngirim cairan via jne.
Pas nanya ke CS via telp, apa sudah dibahas juga terkait barang spesifik yg mau dikirim?
mw kirim ke LN pakai pos indonesa aja keles
Quote:


Ngirim ke taiwan bisa, cuma kalo yang ada unsur baterenya mungkin ga bisa

Sama aja kayak ngirim powerbank ke luar pulau jawa itu udah ga bisa
Om, saya kasih tau nih biar om ga salah paham ke TIKI-nya, saya bukan orang TIKI, tapi menurut saya yang pengalaman dalam hal kirim baterai, karena saya jualan baterai dulunya.

Baik TIKI dan JNE bisa kirim barang ke negara manapun (join kerjasama dgn maskapai dan join delivery lokal negara tujuan), nah sejak hampir 2 tahun lalu mereka memang sudah tidak menerima dan memperbolehkan kirim baterai dengan jenis apapun, baik itu besar dan kecil melalui pesawat (termasuk baterai HP, jam, powerbank atau baterai polosan), ini instruksi dari Kementrian Perhubungan, sudah ada aturan UU penerbangannya. Ini dikarenakan banyak kasus baterai meledak jika pada suhu dan ketinggian tertentu, terakhir kejadian di bandara Juanda Surabaya, paket baterai jenis 18650 meledak didalam kargo, sehingga Kemenhub memberikan denda sampai 2 miliar ke JNE. Makanya sebagai alternatif, om bisa pakai kargo darat jika masih bisa terhubung dengan darat, atau kargo laut jika sudah beda pulau atau negara, jangan dipaksakan seperti ini lalu buat surat pembaca, ini murni karena ketidaktahuan om mengenai peraturan Kemenhub. Pakai Pos Indonesia saja jika ingin lolos kirim baterai, dgn catatan mereka pakai kargo darat+laut, atau mungkin DHL atau UPS atau FEDEX yang memang punya pesawat khusus kargo, jangan samakan dengan JNE atau TIKI yang masih numpang kargo mereka di pesawat komersil.

Pesawat komersil lah yang dilindungi oleh aturan Kemenhub itu, coba bayangkan jika baterai meledak sewaktu di udara dan pada tekanan udara tertentu apa ledakan gak fatal akibatnya bagi penumpang? Untung yang kejadian baterai meledak di bandara Juanda itu masih di darat. Jadi hanya kerusakan materi saja dan JNE didenda 2 miliar karena hal ini.