alexa-tracking

Jabar Seubeuh, Program Hasanah untuk Petani, Nelayan dan Peternak

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1cbe7032e2e6f5268b4567/jabar-seubeuh-program-hasanah-untuk-petani-nelayan-dan-peternak
Jabar Seubeuh, Program Hasanah untuk Petani, Nelayan dan Peternak
Jabar Seubeuh, Program Hasanah untuk Petani, Nelayan dan Peternak

Jawa Barat memiliki lahan pertanian luas, yang memungkinkan bisa mensuplai, bahkan mengekspor bahan pangan. Jawa Barat sejak dulu dikenal sebagai daerah lumbung padi Nasional.


Meski begitu, berbagai persoalan terus mengancam pertanian di Jawa Barat. Diantaranya tentang irigasi, penyusutan lahan pertanian akibat modernisasi dan alih fungsi lahan menjadi properti ataupun industri. Hal ini yang kemudian menjadi perhatian bagi calon Gubernur Jawa Barat, Tubagus (TB) Hasanuddin yang kerap disapa Kang Hasan.

Menurutnya, jumlah petani yang kian menyusut mengingat suramnya masa depan petani. Padahal keberadaan petani dan ketahanan pangan penting untuk ketahanan nasional. Menyikapi hal ini Kang Hasan bersama wakilnya Anton Charlian (HASANAH) memberikan perhatian khusus.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin- Anton Charliyan (Hasanah) memiliki program unggulan yang memberikan perhatian khusus terhadap petani dan ketahanan pangan di Jawa Barat. Program tersebut diberi nama Jabar Seubeuh.

"Jabar Seubeuh merupakan program yang diarahkan untuk memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh pangan yang layak dan cukup," kata Hasan, sapaan akrab TB Hasanudin.

Program tersebut dilatarbelakangi sebuah pandangan bahwa Jawa Barat sebenarnya memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Dengan kondisi seperti itu, seharusnya Jabar bisa menjadi penyuplai bahan pangan di Indonesia, bahkan juga global. Selama ini pun, Jawa Barat juga dikenal menjadi “Lumbung Padi Nasional.”

Akan tetapi, menurut Hasanah, berbagai persoalan terus mengancam pertanian di Jawa Barat. Di antaranya tentang irigasi, penyusutan lahan pertanian akibat modernisasi, dan alih fungsi lahan menjadi properti ataupun industri.
Belum lagi jumlah petani yang kian menyusut mengingat suramnya masa depan petani. Padahal keberadaan petani dan kedaulatan pangan penting untuk ketahanan nasional.

Untuk itu, program “Jabar Sabeuh” ini menemukan signifikansinya saat ini. Program Jabar Seubeuh merupakan usaha yang diarahkan untuk memberikan akses kepada masyarakat guna memperoleh pangan yang layak dan cukup.
Melalui program Jabar Sabeuh ini, Pemerintah Provinsi berusaha hadir di tengah-tengah permasalahan petani. Pemerintah berusaha memberikan insentif positif agar roda perekonomian pertanian dan kesejahteraan petani bisa meningkat.

Langkah-langkah yang akan dilakukan melalui program Jabar Seubeuh itu, kata Kang Hasan, di antaranya, perbaikan irigasi untuk mendukung pasokan air di daerah pertanian, memberikan subsidi pupuk, sarana pertanian, dan bibit untuk petani secara gratis.

Kemudian, pemerintah juga akan menyiapkan pinjaman modal untuk petani dan nelayan tanpa agunan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bumdes dan kelompok tani. Dengan adanya akses pinjaman lunak seperti itu, petani diharapkan bisa sejajar dengan para tengkulak, sehingga keadilan bisa lebih diciptakan dengan hilangnya para spekulator.

Selain itu, pasangan Hasanah juga akan meningkatkan pendapatan petani melalui pelatihan usaha kelompok tani dan nelayan yang bisa memproduksi produk turunan dari hasil taninya. Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan yang baik kepada petani dan nelayan yang berbasis ekspor.

Program-program di atas sangat positif bagi kemajuan pertanian di Jawa Barat. Semoga ke depan, program seperti itu bisa diwujudkan secara nyata di masyarakat. Karena masa depan petani, sama dengan hari esok bangsa dan negara Indonesia.
×