alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
RI di Dewan Keamanan PBB, Akankah Wakili Suara Negara Muslim
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1bab78dac13ecc0c8b4567/ri-di-dewan-keamanan-pbb-akankah-wakili-suara-negara-muslim

RI di Dewan Keamanan PBB, Akankah Wakili Suara Negara Muslim

RI di Dewan Keamanan PBB, Akankah Wakili Suara Negara Muslim

RI di Dewan Keamanan PBB, Akankah Wakili Suara Negara Muslim

Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020 oleh Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB di New York (08/06).

"Ini merupakan kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia dan hasil kerja keras seluruh komponen bangsa, khususnya para diplomat Indonesia," dikatakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seperti tertulis dalam sebuah pernyataan Kementerian Luar Negeri.

DK PBB adalah badan utama PBB yang memiliki peran dan tugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Untuk masuk menjadi anggota DK PBB Indonesia sudah melakukan kampanye sejak 2016, yang dinyatakan Kementerian Luar Negeri "sejalan dengan prioritas politik luar negeri Indonesia untuk meningkatkan peran Indonesia di tingkat kawasan dan global di bawah Pemerintahan Jokowi."
Apa pentingnya Indonesia masuk ke DK PBB?

Menurut Wirya Adiwena, Kepala divisi Hubungan Internasional The Habibie Center, dengan menjadi anggota tidak tetap DK PBB, menunjukkan bahwa diplomasi Indonesia sejauh ini berhasil.

"Di DK PBB ada negara-negara, 144 negara, yang percaya bahwa kita bisa (membangun jembatan perdamaian dan memajukan perdamaian dunia melalui cara-cara yang diplomatis)", terang Wirya kepada wartawan BBC News Indonesia Mehulika Sitepu.

Pendapat serupa diutarakan Pengamat Hubungan Internaisonal dari Universitas Bina Nusantara, Tirta Mursitama. Menurutnya, terpilihnya Indonesia dapat dilihat sebagai bentuk kepercayaan negara anggota PBB terhadap Indonesia sebagai wakil Asia Pasifik.

"Hal ini berdampak kepada meningkatnya kepercayaan diri dan kebanggaan Indonesia di dunia internasional," kata Tirta.

Wirya Adiwena juga menambahkan bahwa dengan berada di forum startegis itu Indonesia bisa melakukan diplomasi dengan lebih praktis, lebih efektif.

"Karena kita ikut memutuskan."
Isu-isu apa yang akan diusung Indonesia?

Indonesia akan mengusung isu terorisme, radikalisme dan eksterimisme dalam pertemuan-pertemuan DK PBB mendatang.
"Isu terorisme yang menjadi perhatian penting, tidak hanya untuk dunia tapi juga negara kita sendiri," ucap Wirya.

Selain itu, Indonesia juga akan memanfaatkan keanggotaannya untuk mendorong isu pembangunan.

" yang kuat dalam menciptakan perdamaian, keamanan dan stabilitas akan berkontribusi pencapaian agenda pembangunan PBB 2030," kata Menlu Retno.

Caranya, menurut Wirya adalah dengan "berusaha memajukan perspektif-perspektif negara berkembang, tidak hanya negara-negara maju."

Apakah Indonesia akan mewakili suara negara-negara Muslim?

Politik luar negeri Indonesia selama ini sudah aktif berdiplomasi membela etnis Islam Rohingya di Myanmar, menolak pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem sebagai solidaritas ke negara mayoritas Islam, Palestina.

Namun bagi Wirya Adiwena, keanggotaan Indonesia "bukan mewakili suara negara Muslim, tapi dipercaya oleh negara-negara Muslim bahwa Indonesia mampu membawa yang terbaik ke forum global."

"Indonesia tidak memiliki keberpihakan khusus kepada negara-negara tertentu. Yang kita miliki keberpihakannya adalah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan global, sebisa mungkin memperbaiki sistem PBB, memajukan perdamaian dunia. Hal-hal itulah yang dibawa Indonesia," papar Wirya.

Dia memberi contoh, "di OKI (Organisasi Kerjasama Islama) ada kontestasi antara Saudi Arabia dan Iran. Yang Indonesia berusaha selalu lakukan adalah membangun jembatan, (bahwa) kontestasi geopolitik tidak akan menghalangi diplomasinya dalam usaha membangun perdamaian."

Sedang menurut Tirta Mursitama posisi Indonesia di DK PBB akan merepresentasikan dunia Islam moderat dan negara-negara Asia Tenggara.

"Saya yakin negara-negara Islam banyak menaruh harapan kepada Indonesia. Bagi Indonesia bila mampu memperjuangkan isu-isu terkait dunia Islam khususnya yang noderat maka akan jadi keuntungan luar biasa bagi Indonesia secara domestik, regional dan global," ujar Tirta.

Yang pasti, Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa isu Palestina akan menjadi perhatian Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Ini adalah keempat kalinya Indonesia berada di kursi DK PBB. Sebelumnya Indonesia menjadi anggota Tidak Tetap DK PBB pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

Dalam proses pemilihan tertutup, Indonesia memperoleh 144 suara dari jumlah keseluruhan 190 anggota PBB yang hadir. Indonesia mengalahkan Maladewa yang memperoleh 46 suara, untuk mewakili kawasan Asia dan Pasifik di DK-PBB, menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya berakhir pada Desember 2018.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga terpilih menjadi anggota DK PBB periode 2019-2020 adalah: Jerman dan Belgia (mewakili kelompok Eropa Barat); Republik Dominika (Amerika Latin dan Karibia); dan Afrika Selatan (Afrika).

Kelimanya akan bergabung dengan 5 negara anggota tetap DK PBB (Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Cina dan Rusia) serta 5 negara anggota tidak tetap lainnya (Pantai Gading, Guinea Ekuatorial, Kuwait, Peru dan Polandia).

_______

Wakili suara Yaman yang dihajar arab saudi
Dan juga dukung Iran soal embargo emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh andika.1stravel
Halaman 1 dari 2
:goyang
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
idup umat ....idup rijik ... emoticon-Ultah
indonesia dipilih oleh semua negara dunia bukan cuma negara muslim.
sudah saatnya indonesia bisa bebas dari kekangan dogma primitif dan lebih bersikap objektif.

menempatkan indonesia dgn kepentingan kelompok tertentu bukan secara universal hanya akan menjadikan indonesia bahan olok olok negara lain
jpnn.comJAKARTA - Anggota Komisi I DPR Roy Suryo mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa atau DK PBB.


Indonesia mendapatkan 144 suara, mengalahkan Maladewa yang hanya memperoleh 46 suara di pertemuan Majelis Umum, Jumat (8/6).

"Alhamdulillah Indonesia kembali menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, setelah mengalahkan Maladewa dengan (perolehan) 144 dari 190 suara‎," kata Roy Suryo.

Namun, wakil ketua umum Partai Demokrat itu mengingatkan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Keamanan PBB ini bukanlah yang pertama.

Roy mengatakan bahwa Indonesia di zaman Presiden RI Kedua Soeharto dan Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. "Indonesia dulu pernah di zaman Pak Harto 1973-1974 dan 1995-1996, juga Pak SBY 2007-2008," ujarnya.

Artinya, kali ini merupakan yang keempat kalinya Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. "Selaku anggota Komisi I DPR saya mengapresiasi upaya pemerintah. Namun ini bukan pertama kalinya Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB, karena dulu sempat juga menjadi anggota. Ini sudah yang keempat kalinya," katanya dalam akun Twitter @KRMTRoySuryo2.

Sebelumnya Indonesia menjadi anggota tidak tetap pada 1973-1974 bersama Kenya, Peru, Australia, dan Austria. Kemudian, periode 1995-1996 bersama Botswana, Honduras, Jerman, Italia. Lalu periode 2007-2008 bersama Afrika Selatan, Panama, Belgia, dan Italia. (boy/jpnn)

https://www.jpnn.com/news/ini-bukan-...anggota-dk-pbb
indonesia bisa apa? negara similikitik.emoticon-Bingung
Suara Yaman yang dihajar Arab akan bisa didukung Indonesia kalo tahun depan 2019 presidennya gabener Jakarta Anies, mau nyapres kan? kalo Iran, hmm gimana ya... emoticon-Wkwkwk
Mendingan ga usah masuk PBB kalo hanya ngewakilin negara muslim..
Negara Indonesia diurus aja ga kelar-kelar..
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Rakutnya nanti Keliatan banget indonesia korban pallywood
ngurus diri sendiri dulu napa? kek udah beres aja disini
Berarti saya gak ada urusan karena tidak mewakili suara saya tetapi mewakili ahmed warga negara yaman.
lebih baik diarahkan tanpa memandang emoticon-Ngacir
ga bisa lah, bahasa arab aja ga ngerti artinya masa mewakili umat islamemoticon-Leh Uga
Sudah jelas mewakil suara negara muslim karena kita adalah negara muslim terbesar di dunia
wont do sh*t though emoticon-Ngakak
indonesia sebagai negara muslim non arab,,corong yang dibutuhkan libtard untuk kepentingan mereka di negara2 islam
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Sudah jelas mewakil suara negara muslim karena kita adalah negara muslim terbesar di dunia
akankah punya kehormatan stelah membela palestin yg seagama Tp bukan nya kemanusiaan?
isu terorisme dan radikal yg diusung

Berarti kalo berani ajukan keluar, dalam harus bersih?

Mimpi buruk nasbung di mulai
emoticon-Leh Uga
Siap siap bung..
Dozer mana... Dozer
emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di