alexa-tracking

Dengan Anggaran Kecil, Prof Andalan Terbukti Dapat Membangun Bantaeng

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1b997b162ec223738b4573/dengan-anggaran-kecil-prof-andalan-terbukti-dapat-membangun-bantaeng
Dengan Anggaran Kecil, Prof Andalan Terbukti Dapat Membangun Bantaeng
Dengan Anggaran Kecil, Prof Andalan Terbukti Dapat Membangun Bantaeng

Keberhasilan seorang Prof Nurdin Abdullah pada saat membangun Kabupaten Bantaeng sudah tidak diragukan lagi. Dengan beberapa terobosan baru Calon Gubernur Sulawesi Selatan itu meraih beberapa penghargaan tingkat nasional.
Dengan prestasi tersebut puluhan tokoh masyarakat di Kompleks Villa Mutiara, Bulurokeng, Kota Makasar sepakat untuk memenangkan pasangan Prof Andalan.

Menurut penilaian masyarakat setempat, Prof HM Nurdin Abdullah telah terbukti mampu membangun Bantaeng meski dengan anggaran yang kecil.

Salah satu Masyarakat, Muhammad Amin memberikan apresiasi yang sangat besar atas hasil olahan tangan dingin sang Professor dalam mengembangkan Bantaeng.

"Bantaeng itu kecil. Tentu APBD nya juga kecil. Tetapi Prof (Nurdin Abdullah) mampu berbuat banyak mampu membangun Bantaeng secara nyata artinya Prof Nurdin adalah pemimpin yang diberkahi, tidak seperti daerah lain mengelola APBD besar tetapi tidak ada pembangunan yang dilihat secara nyata," jelas Muhammad Amin.

Menurut tokoh masyarakat di Bulurokeng, jika dipercaya kelola uang besar di wilayah yang lebih luas, Sulsel, Prof Nurdin Abdullah diyakini bisa membangun Sulsel dalam waktu singkat.

Menanggapi hal itu, Prof HM Nurdin Abdullah dalam sambutannya saat menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan Tim 17 Prof Andalan itu menjelaskan, bahwa tiap pergantian pemimpin harus disertai dengan perubahan ke arah yang lebih baik, harus ada hasil pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita harus keluar dari kesulitan ekonomi, kita harus membuka lapangan kerja yang luas. Kalau mau berubah pilih nomor 3. Saya sudah buktikan kerja nyata dengan hasil sekarang di Bantaeng masyaralat menikmati pembangunan, masyarakat bangga dengan kampungnya," jelasnya yang disambut pekik "Hidup nomor 3!".
×