alexa-tracking

BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1b7795d9d7702c038b457b/bpip-dianggap-jadi-alat-gebuk
BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’
BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’
June 6, 2018

  
BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’


TahuBerita.com, Jakarta – Berdasarkan pengalaman pada masa orde lama hingga orde baru, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, menegaskan bahwa hadirnya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengkhawatirkan. “Pengalaman sejarah kita mengatakan, Jika itu (BPIP) dikerjakan oleh negara, maka kemudian dia menjadi alat penggebuk,” tegasnya pada acara diskusi Indonesia Lawyers Club, Selasa (05/06/2018).

Refly mengaku bukan kali ini saja ia mengritisi BPIP. “Saya termasuk orang yang mengatakan ketika pancasila ini ingin dilembagakan institusinya, di Kompas saya sudah mengatakan, saya tidak setuju,” ungkapnya.

Sosialisasi pancasila, menurut Refly, dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan. “Kalau kita ingin melembagakan pancasila, melakukan sosialisasi terhadap pancasila, preferensi saya mungkin jangan membentuk sebuah lembaga khusus,” pintanya.


Meski beranggotakan kalangan akademisi, Refly menyerapahi kinerja BPIP. “Saya tadi mendengar, (anggota BPIP) Profesor Widodo sama Prof Mahfud. Luar biasa. Saya yakin seyakin-yakinnya tidak akan mampu BPIP mengerjakan itu,” tegasnya.


Bukan tanpa alasan, Refly menganggap, nantinya BPIP akan menggantikan fungsi Mahkamah Konstitusi. “Satu titik saja. Bagaimana melakukan kajian terhadap produk perundang-undangan yang dianggap anti pancasila, dianggap bertentangan dengan pancasila? Apakah BPIP kemudian ingin menggantikan fungsi MK misalnya, melakukan judicial review terhadap produk perundang-undangan yang dianggap anti pancasila misalnya?” tandasnya.


Untuk membuktikan kinerja BPIP, Refly menantang siapapun untuk membuktikan hasil kerja BPIP. “Ini lembaga input-nya jelas, tapi output-nya sama outcome-nya not measureable. Coba tunjukkan pada saya, kira-kira setahun ini outcome sama output-nya apa yang measureable?” tanyanya.

http://tahuberita.com/pemerintahan/bpip-dianggap-jadi-alat-gebuk/

REFLY HARUN: 
NEGARA AKAN RUNTUH JIKA KITA TAK BOLEH BERBEDA PENDAPAT




-----------------------

Tinggal setahun ... mbok ya sabar dikit, kenapa?
(Moeldoko, 2018)

emoticon-Wakaka


ILC 5 JUNI 2018 PROF SALIM SAID MENCECAR BPIP
yg kek gini bukan bray ?
BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’
KASKUS Ads
Quote:
image-url-apps
BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’

image-url-apps
yaahhh politikk
image-url-apps
sudahlah, budi memang harus di balas
nasbung ga usah iri
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
BPIP Dianggap Jadi Alat ‘Gebuk’
image-url-apps
kalo udah gini pasti dongokwi ngumpet ga berani ngomong emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:


Kagak milih ANU berarti anti NKRI, anti pancasila, pemecah belah bangsa...
image-url-apps
Penak Jamanku to le...
image-url-apps
makin dibahas makin ga perlu kerja tau2 udh abis aja masa jabatan jokowiemoticon-Leh Uga
image-url-apps
Itu prof salim said sih mantap bgt komentarnya.. coba pd denger smua, pasti banyak yg deg2ser dengermya.
image-url-apps
Quote:


rumah gw pbb cuma bayar Rp.6500 setor ke bank DKI emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


kapan bayarnya?
image-url-apps
kl menurut ane refly lupa bahwa dunia pendidikan skrg ini malah sudah terinfeksi oleh paham2 radikal anti pancasila....

kasus pilkada dki dan bom terorisme membuka mata bahwa radikalisme sudah berkembang dalam tarag yg bisa membahayakan nkri dan pancasila....
jadi kl mengharapkan pihak pendidikan yg belakangan justru berorientasi profit...sangat kecil kemungkinan nya.....

sementara bpip pun mungkin juga bakal kewalahan....visi bpip masih sangat visioner...terlalu jauh ke depan..a..dan sangat ideologis....apakah bisa atau tidak hanya waktu yg akan berbicara...
image-url-apps
Quote:


Mo tanya.. mereka yang si BPIP dah punya sertifikasi di bidang kePancasilaan..? atau gelar minimal insinyur Pancasila..
image-url-apps
Quote:


di negeri ini tdk ada sertifikasi insinyur pancasila.....sekalipun pak harto juga tdk punya....tapi penguasa negara yg harus menentukan...berdasar tap2 mpr dan uud45...
dalam hal ini

dulu ada p4.....skrg di bentuk bpip..

kl bukan tokoh2 negara yg merumuskan terus siapa lagi,? ente? hti?atau tdk usah di rumuskan aja?
biar radikalisme terus berkembang....bahkan kl perlu tingkat tk udah di cekok i jihad dan khilafah?

kan itu tujuan organisasi2 radikal....yg sudah masuk bahkan sampai tingkat mahasiswa...terbukti mahasiswa universitas riau udah jadi teroris...
semua terorisme dan radikalisme yg terlihat hanyalah puncak gunung es...
kl data intel lengkap di buka ke umum bisa geger...
ente pikir partai macam pks tdk terlibat dalam aksi2 radikalisme dan bahkan mungkin kalaundi urutkan sampai beberapa link ..bisa jadi ikut menyokong terorisme.......

jadi tdk mungkin di lawan kalau tanpa di bentuk suatu badan yg terarah dan terorganize utk melawan arus radikalisme...

kalau yg tdk pegang data inteligent mungkin pikir bpip buang duit...
tp kalau yg ngerti mungkin berpikir kl bpip masih kurang banget....
saya aja masih berpikir kl belum tentu bpip mampu..
×