alexa-tracking

Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1b74ddd9d77001738b456a/misi-indonesia-di-dewan-keamanan-pbb
Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB
Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB
Reaksi gembira Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi (kanan), dan anggota delegasi lainnya ketika Indonesia terpilih sebagai anggota non-permanen Dewan Keamanan PBB usai pemungutan suara di sidang Majelis Umum PBB di New York, Jumat (8/6/2018).
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, dan anggota delegasi lainnya tidak menyembunyikan kegembiraan mereka ketika nama Indonesia disebut sebagai satu dari lima anggota tidak tetap (non-permanen) Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB), Jumat (8/6/2018).

Dalam Sidang Majelis Umum PBB yang berlangsung di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Indonesia berhasil merebut 144 suara dan mengalahkan pesaing dari kawasan Asia Pasifik lainnya, Maladewa (46 suara). Total 190 dari 193 anggota PBB yang hadir dalam sidang tersebut.

Bersama empat negara lain--Afrika Selatan, Belgia, Jerman, dan Republik Dominika--Indonesia akan mengemban tugas sebagai anggota non-permanen DK-PBB selama dua tahun, mulai 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2020. Mereka menggantikan Bolivia, Belanda, Ethiopia, Kazakhstan, dan Swedia yang habis masa baktinya akhir tahun ini.

Rekam jejak kontribusi Indonesia pada berbagai masalah internasional dan semakin matangnya demokrasi di Tanah Air, menurut Menlu Retno, menjadi pertimbangan utama negara-negara yang memberikan suara mereka.

"Dari berbagai pertemuan di PBB, jelas sekali bahwa masyarakat internasional sangat menghargai rekam jejak Indonesia dan melihat demokrasi dan toleransi di Indonesia sebagai aset untuk Indonesia dapat berperan aktif di DK-PBB,” tutur Menlu Retno dalam situs resmi Kemlu RI.

Kemenangan Indonesia tersebut juga bisa disebut sebagai langkah maju pemerintahan Presiden Joko "Jokowi" Widodo yang telah mencanangkan politik luar negeri yang lebih aktif sebagai salah satu sasaran mereka.

Pada awal masa pemerintahannya, Jokowi diperkirakan takkan terlalu terlibat aktif dalam masalah internasional dan fokus pada perbaikan kondisi di dalam negeri.

Namun, menurut Direktur Utama LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat dan Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal, aktivitas politik luar negeri Indonesia meningkat sejak tahun ketiga pemerintahan Joko Widodo.

Rupanya, dituturkan Retno, mereka sudah mengawali pencalonan dan kampanye untuk bisa dipilih sebagai anggota non-permanen DK-PBB sejak tahun 2016.

Kini setelah terpilih, dalam wawancara dengan media di New York, termasuk Associated Press (h/t Washington Post), Menlu Retno menyampaikan ada empat fokus utama Indonesia dalam mengemban tugas baru di DK-PBB.

Pertama, tentu saja, mempromosikan upaya menjaga dan membangun perdamaian dunia. Caranya adalah dengan terus mendorong budaya dialog dalam penyelesaian konflik secara damai.

Indonesia juga akan meningkatkan sinergi antara organisasi kawasan dengan DK-PBB, serta memerangi terorisme, ekstremisme, dan radikalisme dengan menyasar pada akar dari masalah tersebut.

Kemudian, mendorong kemitraan global agar tercapai sinergi antara penciptaan perdamaian dan kegiatan pembangunan berkelanjutan.

"Global partnership yang kuat dalam menciptakan perdamaian, keamanan dan stabilitas akan berkontribusi pencapaian agenda pembangunan PBB 2030," papar Retno mengenai apa yang bakal Indonesia perjuangkan selama dua tahun nanti.
Keuntungan anggota DK PBB
DK-PBB diisi oleh 15 anggota, termasuk lima anggota tetap, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia, dan Tiongkok. Lima anggota non-permanen lainnya, yang akan menduduki kursi mereka hingga akhir 2019 adalah Guinea Ekuatorial, Kuwait, Pantai Gading, Peru, dan Polandia.

Sesuai namanya, DK-PBB adalah badan yang bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan perdamaian internasional.

Bagi Indonesia, ini adalah kali keempat menjadi anggota tidak tetap DK-PBB setelah pada 1973-74, 1995-96, dan 2007-08.

Selain bekerja untuk mewujudkan misi mulia tersebut, menjadi anggota DK-PBB, walau tidak tetap, tentunya memberi keuntungan lain bagi Indonesia, juga negara-negara anggota lainnya.

Sebuah kursi di DK-PBB, mengutip Deutsche Welle, selalu dipandang sebagai puncak pencapaian diplomasi. Pasalnya, kursi itu memberi negara anggota suara yang kuat dalam berbagai masalah terkait perdamaian dan keamanan internasional.

DK-PBB juga satu-satunya badan PBB yang bisa menerapkan sanksi dan memerintahkan penggunaan kekuatan militer untuk menyelesaikan masalah.

Keuntungan lain, menurut pengamat intelijen Susaningtyas NH Kertopati, negara anggota bisa memproyeksikan kepentingan negara dalam kancah regional dan global untuk mencegah intervensi dari negara lain yang mencoba mengganggu kedaulatan.

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, juga bisa membantu menentukan keputusan-keputusan krusial DK-PBB agar bisa menguntungkan secara global, bukan hanya demi kepentingan sebagian kecil negara.

Hak suara yang dimiliki juga akan membuat posisi tawar Indonesia semakin kuat dalam berbagai bidang dan kepentingan.

Walau demikian, hal penting yang patut diingat adalah anggota non-permanen tak memiliki hak veto seperti lima anggota tetap. Hak tersebut bisa membuat kesepakatan mayoritas menjadi mental dan mentah kembali.

Kritik terhadap keberadaan hak veto telah banyak diutarakan karena dianggap membuat PBB menjadi tidak demokratis.

Pada tahun 2016, mengutip Merdeka.com, Indonesia pernah mengusulkan penghapusan hak veto tersebut. Belum diketahui apakah setelah menjadi anggota tak tetap DK-PBB Indonesia akan menyuarakan penghapusan hak tersebut lagi.
Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...n-keamanan-pbb

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB Maskapai murah tambah puluhan ribu kursi untuk Lebaran 2018

- Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB Urusan THR untuk PNS akhirnya tuntas

- Misi Indonesia di Dewan Keamanan PBB TNI dan Polri terus bangun kekompakan personel hingga desa

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-Sundulemoticon-I Love Indonesia
semoga bermanfaat