alexa-tracking

Kronologi OTT KPK di Blitar dan Tulungagung

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b19fed256e6afc03d8b456b/kronologi-ott-kpk-di-blitar-dan-tulungagung
Kronologi OTT KPK di Blitar dan Tulungagung
Kronologi OTT KPK di Blitar dan Tulungagung

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan enam orang termasuk Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar (MSA) dan Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo (SM) sebagai tersangka dalam kasus suap yang di dua daerah.


Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan dalam kasus tersebut awalnya KPK melakukan operasi tangkap tangan  pada har Rabu, 6 Juni 2018 di dua lokasi yaitu Blitar dan Tulungagung.


Dalam operasi senyap tersebut KPK mengamankan lima orang yakni di antaranya Susilo Prabowo (SP) yang merupakan kontraktor swasta, Sutrisno (SUT) selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Temanggung, Bambang Pramono (BP) dan Agung Prayitno (AP) yang merupakan pihak swasta, serta Andriani (AND) pihak swasta yang merupakan istri SP.


Saut menjelaskan kronologi dari kegiatan tersebut. Pada hari Rabu sekitar pukul 17.00 WIB timj mendapatkan informasi akan adanya penyerahan uang dari SP kepada AP melalui AND di kediaman SP di Blitar. Setelah menerima uang sebesar Rp1 miliar AP meninggalkan kediaman SP. Tim kemudian langsung mengamankan AP di depan rumah SP bersama barang bukti Rp1 miliar yang dimasukkan ke dalam kardus. Tim juga mengamankan AND.


'Sebelumnya pada hari yang sama sekitar pukul 16.30 WIB diketahui SP meninggalkan rumah untuk mengambil uang sebesar Rp1,5 miliar dari Maybank untuk diberikan kepada BP (yang diduga sebagai perantara Wali Kota Blitar) di sebuah toko milik BP di Blitar,' kata Saut di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018.


Sekitar pukul 17.10 WIB SP kembali ke rumah yakni ketika tim KPK berada di kediaman SP. Pukul 18.00 WIB BP tiba di rumah SP membawa uang senilai Rp1,5  miliar dalam kardus yang diakui diterima dari SP. Tim kemudian membawa SP, BP, dan AND ke Polres Blitar untuk menjalani pemeriksanaan awal. 


'Kemudian AP dibawa tim menuju Pendopo Pemkab Tulungagung dan mengankan SUT, Kepala Dinas PUPR Kab Tulungagung pada pukul 17.39 WIB. Tim kemudian membawa AP dan SUT ke Polres Blitar untuk menjalani pemeriksaan,' tutur Saut.


Selanjutnya pada hari Kamis SP, AP, BP, dan SUT diterbankan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.


Dalam konstruksi perkara dugaan pemberian suap kepada Bupati Tulungagung SM dilakukan oleh SP melalui AP sekitar Rp1 miliar terkait fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung.


'Diduga pemberian ini adalah pemberian ketiga. Sebelumnya Bupati Tulungagung nonaktif (Syahri Mulyono) diduga telah menerima pemberian pertama sebesar Rp500 juta dan pemberian kedua sebesar Rp1 miliar,' ujar Saut.


SP merupakan salah satu kontraktor yang kerap memenangkan proyek-proyek di Pemkab Tulungagung sejak 2014-2018.


Sementara Wali Kota Blitar Muhammad (MSA) diduga menerima Rp1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp23 miliar.


'Fee itu diduga bagian dari delapan persen yang menjadi bagian Samanhudi dari total fee 10 persen yang disepakati. Sedangkan dua persen akan dibagikan ke kepala dinas,' tandas Saut.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/5b...an-tulungagung

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Kronologi OTT KPK di Blitar dan Tulungagung OTT di Blitar dan Tulungagung, Empat Terperiksa Dibawa ke Jakarta

- Kronologi OTT KPK di Blitar dan Tulungagung KPK Segel Ruang Kerja Wali Kota Blitar

- Kronologi OTT KPK di Blitar dan Tulungagung Wali Kota Blitar Masih Jalani Pemeriksaan

luar biasa, metronews, beritanya berbobot, mantap... maju terus lawan hoax, sukses ya
emoticon-Traveller
×