alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Jual Koran Sambil Minta Zakat, Hanya Untuk Beli Baju?
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b191de55c7798486d8b4579/jual-koran-sambil-minta-zakat-hanya-untuk-beli-baju

Jual Koran Sambil Minta Zakat, Hanya Untuk Beli Baju?

Jual Koran Sambil Minta Zakat, Hanya Untuk Beli Baju?

Beberapa waktu lalu, ketika berada di Lampu Merah pertigaan Jalan A.Yani - Antasari Banjarmasin, terlihat beberapa pedagang koran menghampiri setiap pengendara yang berhenti, untuk menawarkan berita dan informasi yang dijualnya.

Ada hal yang menggelitik hati Ane. Di atas tumpukan koran yang mereka bawa, ada tulisan dengan huruf kapital dengan jelas dapat terbaca, dan semua bunyinya sama: “MOHON ZAKATNYA UNTUK BELI BAJU BUAT ANAK ISTRI”.

Aku tersenyum dan dalam hati bertanya, “Apakah semua uang zakat yang diterima (jika ada yang memberi), hanya digunakan untuk beli baju?”

Tiba-tiba aku teringat pada masa kecilku dulu. Rasanya tiada hari yang lebih membahagiakan selain memakai baju baru di hari raya. Walaupun pakaian yang mampu dibelikan orangtua hanyalah kain kasar dan murah, namun tetap tidak mengurangi keceriaan di hari lebaran.

Jual Koran Sambil Minta Zakat, Hanya Untuk Beli Baju?

Biasanya seminggu atau minimal 3 hari sebelum hari H, orangtua sudah membelikannya. Sejak itu pula, mata rasanya sulit terpejam karena selalu terbayang kemeriahan hari raya. Yah, pada intinya, kebahagiaan hari raya bagi anak-anak adalah ketika mempunyai baju baru.

Kaitannya dengan tulisan di atas, tampaknya para pedagang koran itu ingin memanfaatkan aspek Psikologi untuk meraih simpati. Sebagai orangtua yang pernah merasakan betapa sedihnya jika tak punya baju baru ketika hari raya, tentu tak ingin pula hal itu dirasakan oleh anak-anaknya, sehingga tergerak pula hatinya untuk membantu mereka.

Artinya, kalimat “UNTUK BELI BAJU BUAT ANAK ISTRI” itu sebagai “Kata Sakti” yang paling ampuh untuk menarik simpati. Andai ditulis “UNTUK BELI HP”, mungkin takkan ada orang yang mau peduli. Tapi dengan menyebut hal yang sangat sensetif, yaitu “baju baru buat anak di Hari Raya”, akan mudah membuat orang tergugah hati untuk memberikan infak, zakat atau sedekah kepada mereka.

Persoalannya sekarang, apakah nantinya uang pemberian itu semuanya akan digunakan hanya untuk beli baju? Ane pikir tentu saja tidak. Anak-anak sekarang lebih senang diberi uang ketimbang dibelikan pakaian. Lebih bersemangat dibelikan kuota ketimbang baju baru. Lebih PD dengan kantung tebal ketimbang pakaian baru tapi kere.

Lalu, salahkah pedagang koran yang menyebutkan bahwa uang zakat itu nantinya untuk beli baju? Secara bahasa sih ga salah. Ini namanya majaz Pars Pro Toto, yaitu menyebut sebagian objek tapi yang dimaksud adalah keseluruhan. Sebagian objek yang disebut itu adalah “BAJU”, dan objek ini dipilih karena adanya unsur Psikologis seperti yang Ane jelaskan di atas. Padahal boleh jadi nantinya uang itu hanya sebagian kecil yang digunakan untuk beli pakaian, dan selebihnya untuk keperluan hidup sehari-hari.

Dengan kata lain, pedagang ini cukup cerdas dalam strategi marketing, dengan memanfaatkan aspek psikologis untuk menarik simpati, sebagaimana halnya pengemis misalnya memakai baju compang-camping untuk membuat orang merasa iba.(*)
Spoiler for Referensi:

Quote:
Diubah oleh: Aboeyy
Halaman 1 dari 12
sebuah permainan belaka 😐
Segala cara mungkin mereka lakukan demi membahagiakan anak istri kayaknya emoticon-Big Grin

Andai setiap manusia menyadari lebih baik memberi daripada menerima harta
Quote:


setuju bre. kalau alasannya bener buat anak istri 👍
Lalu kenapa gak meminta ke BAZIS (Badan Amil Zakat Infak & Sadaqah), kalau memang fakir dan miskin?
jadi.... apakah ente memberi? emoticon-Embarrassment
zakat itu diantar bukan diminta emoticon-Cool
sy tidak merayakan lebaran,tp kata2 ts masalah baju baru buat hari raya itu benar2 sama persis..

mungkin semua hari raya agama lain jg sama ya..

setidaknya 30 tahun lalu waktu kita masih SD
Quote:


Agan 30 lebih, kirain 20an.

Jual Koran Sambil Minta Zakat, Hanya Untuk Beli Baju?
apalagi kalo tulisnya "untuk merakit bom"
kalo ada yg minta sumbangan model begitu mending bacok ditempat aja mayatnya potong kecil2 jadiin makanan anjing
ane juga tersenyum bray emoticon-Sorry
Begitulh kalau jualan rasa iba seseorg.
Jadilah mereka salah gunakan kepercayaan, kite juga ga tau tuh duit dipake buat apeemoticon-Frown
ane udh males ngasih kepada tukang minta2
kalo yg keliatan beneran ga berdaya, tp masih semangat berjuang dan ga mau meminta2 malah bikin ane tergerak untuk ngasih
Kita mesti punya mental tega bila ingin memberantas mental pengemis

Kalo beramal sebaiknya jangan di jalanan[terkecuali darurat], gunakan jalur yang sudah di tetapkan
Spoiler for Bukan contoh nya:
Diubah oleh arbib
semoga ada rezeki gan 🙏
Zakat , sedekah , amal , sumbangsih, memberi, pelayanan, sejem 300rb
emoticon-Cool
Diubah oleh harmagedon77
strategi marketing coyy, mantapp
jual kemiskinan untuk dapat perhatian. ironi emoticon-Smilie
kan udah ada badannya yg ngatur ttg zakat
urusan baju-baru kok dibawa-bawa ke urusan fakir miskin
apa yg diterima mungkin msh terlalu sedikit
emoticon-Leh Uga
Bagus lah masih mau meminta, bahaya kalau merampok... emoticon-Leh Uga
itung2 amal dibulan ramadhan gan.
Halaman 1 dari 12


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di