alexa-tracking

Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b18f39c1a9975477f8b456f/kinerja-cemerlang-bumn-karya-pada-kuartal-pertama-2018
Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018
Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018
Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Palembang melewati stasiun Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (27/5/2018).
Enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya atau yang bergerak di bidang infrastruktur menorehkan kinerja cemerlang sepanjang kuartal I tahun 2018. Keenam BUMN dimaksud adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Pertumbuhan aset keenam BUMN tersebut berada pada angka 55,98 persen dengan rata-rata pertumbuhan liabilitas mencapai 72,77 persen jika dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu.

Waskita Karya tercatat berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 68,65 persen pada kuartal pertama 2018 secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan perolehan laba mencapai Rp1,7 triliun. Capaian tersebut membuat perusahaan yang tengah menggarap proyek Light Rapid Transit (LRT) di Palembang itu paling tinggi jika dibandingkan dengan torehan laba lima BUMN karya lainnya.

Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh operator jalan tol Jasa Marga yang mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun atau meningkat 92,8 persen dibanding kuartal I tahun 2017.

Perseroan berkode emiten JSMR tersebut mencetak laba bersih sebesar Rp560 miliar atau naik 6,53 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp547,25 miliar.

Sementara itu, Wijaya Karya berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan 64 persen menjadi Rp6,2 triliun. Emiten berkode WIKA itu pun meraup laba bersih Rp215 miliar.

Hutama Karya mencatat kenaikan pendapatan 110 persen menjadi Rp4,8 triliun. Perseroan berhasil mencetak laba bersih Rp200 miliar.

PT PP juga berhasil mencatatkan pendapatan Rp3,6 triliun atau tumbuh 26 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih perseroan pun turut terkerek 26 persen menjadi Rp204 miliar.

Di posisi keenam terdapat Adhi Karya yang meraup pendapatan Rp3,1 triliun atau tumbuh 92,8 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama.

Selain pertumbuhan aset, ekuitas keenam perusahaan ini pun bertumbuh cukup baik. Ekuitas Hutama Karya naik menjadi Rp8,7 triliun dibandingkan capaian periode sama tahun lalu yang sebesar Rp7,6 triliun.

Ekuitas Waskita naik menjadi Rp 24,4 triliun dibandingkan capaian periode sama tahun lalu yang sebesar Rp20,2 triliun. Sementara ekuitas WIKA naik menjadi Rp14,7 triliun dibandingkan kuartal I 2017 yang sebesar Rp12,7 triliun.

Begitupun dengan Adhi Karya, PTPP, dan Jasa Marga. Hingga 31 Maret 2018, ekuitas ketiga emiten masing-masing sebesar Rp5,9 triliun, Rp14,6 triliun, dan Rp18,9 triliun.

Capaian ini tumbuh cukup baik dibanding periode sama tahun lalu. Saat itu ekuitas Adhi Karya berada di angka Rp5,3 triliun, PTPP Rp10,6 triliun dan Jasa Marga Rp16,4 triliun.

Menanggapi hasil kinerja tersebut, Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Ahmad Bambang mengatakan bahwa pemerintah akan terus mengawasi kinerja perusahaan pelat merah dalam menjaga kesehatan keuangannya.

Keenam BUMN tersebut diketahui tengah mengemban tugas pembangunan infrastruktur yang dirancang oleh pemerintah dengan nilai proyek yang sangat besar.

Ahmad menambahkan, Kementerian BUMN juga terus mengikuti perkembangan keuangan perusahaan-perusahaan tersebut. Itu termasuk mengawasi dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada baik tagihan dana talangan maupun alternatif pendanaan.

"Salah satu yang sudah kami lakukan adalah fasilitas pendanaan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) ruas tol Waskita Karya dan Jasa Marga, serta mengupayakan pembayaran proyek infrastruktur LRT Palembang yang ditalangi Waskita Karya selaku kontraktor," ungkap Ahmad dalam keterangan resmi, Kamis (7/6/2018).

Untuk semester II tahun ini, sejumlah emiten kontraktor pelat merah tengah mengincar dana hingga Rp5,25 triliun melalui pasar modal untuk memenuhi kebutuhan investasi dan pembiayaan dana.
Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...l-pertama-2018

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018 Pemprov DKI segel bangunan di Pulau D hasil reklamasi

- Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018 Singapura atur zona khusus demi Trump dan Kim

- Kinerja cemerlang BUMN karya pada kuartal pertama 2018 Larangan mantan koruptor nyaleg bakal kandas