alexa-tracking

Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b18a4641cbfaaf92d8b456e/aditya-moha-menanggung-penjara-4-tahun-karena-suap-demi-ibu
Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu
Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu
Terdakwa kasus suap kepada Hakim Pengadilan Tinggi Manado Aditya Anugerah Moha (tengah) menjalani persidangan dengan agenda pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Niat menolong, tetapi dilakukan dengan cara salah dan melanggar hukum tetap saja berakhir di bui. Itulah yang terjadi dengan anggota DPR periode 2014-2019 dari fraksi Partai Golkar Aditya Anugrah Moha yang bermaksud menolong ibunya dari jerat hukum, tetapi dilakukan dengan cara menyuap ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono.

Majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subisder 2 bulan kurungan terhadap Aditya Moha pada sidang Rabu (6/6/2018). Hakim juga menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Sudiwardono.

Putusan terhadap pemberi dan penerima suap itu lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK. Jaksa meminta Aditya Moha divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan. Sedangkan Sudiwardono dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan.

"Terdakwa Aditya Anugrah Moha telah terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum bersalah," kata ketua majelis hakim Masud di pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta, Rabu (6/6/2018) dikutip dari Antaranews.

Aditya terbukti menerima suap 110 ribu dolar Singapura dari total janji 120 ribu Singapura. Suap itu diberikan dalam dua tahap yaitu sebesar 80 ribu dolar Singapura agar Sudiwardono sebagai ketua Pengadilan Tinggi Manado mengeluarkan perintah tidak melakukan penahanan terhadap ibunya Marlina Moha Siahaan dinyatakan bebas.

Aditya memberikan suap lagi sebesar 30 ribu dolar Singapura dari janji 40 ribu dolar Singapura kepada Sudiwardono agar ibunya dinyatakan bebas.

Marlina Moha merupakan mantan Bupati Bolaang Mongondow telah divonis 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan dengan perintah agar ditahan dalam kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD).

Marlina mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi PT Manado. Kerabat Marlina, Wakil Ketua PT Palu Lexsy Mamonto lalu menyampaikan kepada Sudiwardono bahwa ada saudaranya yang meminta tolong.

Selanjutnya Sudiwardono dihubungi seseorang yang dipanggil "ustadz" yaitu Aditya yang kemudian memperkenalkan dirinya sebagai anggota DPR dan anak dari Marlina Moha.

Pertemuan keduanya dilakukan pada 7 Agustus 2017 di ruang kerja Sudiwardono. Aditya minta bantuan Sudiwardono sebagai Ketua PT Manado agar tidak melakukan penahanan terhadap Marlina dengan alasan sakit.

Pertemuan Sudiwardono dan Aditya selanjutnya dilakukan di pekarangan masjid Kartini, Manado dengan kesepakatan pemerian 80 ribu dolar Singapura kepada Sudiwardono agar Marlina tidak ditahan.

Tim KPK menangkap Aditya beserta ajudannya di lobi hotel. Saat tim KPK ke kamar hotel ditemukan 30 dolar Singapura dalam amplop putih dan 23 ribu dolar Singapura dalam amplop cokelat.

Vonis terhadap Aditya Moha itu semakin menambah perkara korupsi yang melibatkan anggota legislatif. Kasus Moha itu mungkin berbeda dengan kasus umumnya, di mana anggota legislatif lebih banyak sebagai penerima daripada pemberi.

Berdasarkan catatan ICW, terdapat 33 terdakwa korupsi sebagai anggota legislatif DPR/DPRD sepanjang 2017. Data tersebut belum termasuk eks Ketua DPR, Setya Novanto yang divonis 15 tahun pada April lalu.

Ragam korupsi legislatif itu kebanyakan dilakukan satu orang meski ada juga rombongan anggota legislatif terjerat dalam satu perkara korupsi.

Berdasarkan data yang diolah Lokadata Beritagar.id, terdapat 48 kasus korupsi dilakukan oleh 1 koruptor anggota legislatif dan 40 kasus korupsi dilakukan secara bersekongkol oleh anggota legislatif.

Lokadata Beritagar.id menyusun data dari putusan tindak pidana korupsi yang mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) di tingkat Kasasi/Peninjauan Kembali Mahkamah Agung sepanjang tahun 2001-2015 yang telah mendapatkan vonis pidana penjara.

Kasus korupsi yang menjerat anggota legislatif melibatkan lebih dari 15 koruptor yaitu korupsi perubahan APBD Kota Cirebon TA 2004. Modus yang dilakukan 21 anggota dan pimpinan DPRD Kota Cirebon periode 1999-2004 adalah dengan sengaja menambah pendapatannya melalui pos-pos mata anggaran yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sedangkan kasus korupsi yang melibatkan lebih dari 15 orang terjadi di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Dalam kasus itu, 20 anggota dan pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang periode 1999-2004 didakwa menerima gratifikasi.
Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-suap-demi-ibu

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu Masjid terpapar radikalisme dicatat, tapi tak diungkap

- Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu Enak tak enak jadi pegawai negeri

- Aditya Moha menanggung penjara 4 tahun karena suap demi ibu Dokter dan tempat tidur rumah sakit tak rata di wilayah Pilkada