alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DPRD Pertanyakan Penangkapan Ustadz Sodikin, Penyebar Hoax Perang Salib Bekasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b18029c96bde69c518b4568/dprd-pertanyakan-penangkapan-ustadz-sodikin-penyebar-hoax-perang-salib-bekasi

DPRD Pertanyakan Penangkapan Ustadz Sodikin, Penyebar Hoax Perang Salib Bekasi

 DPRD Pertanyakan Penangkapan Ustadz Sodikin, Penyebar Hoax Perang Salib Bekasi

Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Heri Koswara mempertanyakan kasus Sodikin, pengajar di Pondok Pesantren Al Khoirot Rawalumbu yang ditangkap polisi pada Minggu, 27 Mei 2018 karena diduga menyebarkan kabar hoax soal “Perang Salib Gereja Santa Clara”.

“Untuk kasus Ustadz Sodikin yang ngajar di Pesantren Al Khoirot Rawalumbu itu, saya ingin bertanya kepada pihak berwajib. Kenapa hanya beliau yang ditangkap? Sementara beliau sendiri sudah menjelaskan kepada tim pembela nya bahwa beliau cuma mau klarifikasi ke grup WA. Beliau tidak ada niat membuat kisruh dan yang jelas, menurut laporan yang saya terima beliau bukan pembuat selebaran itu,” ujar Heri Koswara kepada sejumlah awak media di Bekasi, Senin (4/6).

Herkos menilai harusnya pihak kepolisian membuka kasus ini secara terbuka. Harus dicari siapa pembuat selebaran itu.

“Harusnya dicari siapa pembuat selebaran itu, siapa yang memotretnya. Itu yang harusnya dilakukan,” ujar Herkos.

 DPRD Pertanyakan Penangkapan Ustadz Sodikin, Penyebar Hoax Perang Salib Bekasi


Herkos juga menilai kasus ini jangan berhenti di Sodikin. “Jangan sampai kasus ini berhenti di Ustadz Sodikin yang dari pesantren. Pengajar pesantren ditangkap, pembuat selebaran nya malah dibiarkan. Ini tidak adil namanya. Dimana keadilan, perlakuan yang sama dimata hukum kalau seperti ini?” pungkas Herkos.

Untuk diketahui, Selebaran  mengatasnamakan Gerakan Pemuda Kristen Bekasi For Rahmat Effendi (GPKB Forendi). Selebaran itu ditujukan kepada para ulama, ustaz, dan habib se-Kota Bekasi.

Isi selebaran tersebut bernuansa provokatif. Dalam selebaran itu, tertulis ajakan menyerang para ulama di Kota Bekasi yang menentang Rahmat Effendi, calon Wali Kota Bekasi

Sumber

Ulama dizalimi

emoticon-Matabelo
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
asal share sih, jihad onlain emoticon-Big Grin
ijin nyimak emoticon-Cool
cb dicek juga rekam jejak digitalnya, kan ketauan siapa yg salah/bener...
Provokator hrsnya di hukum berat. Kesalahan negara ini orang yg ilmu agamanya ngga jelas lulusan sekolah agama drmn kredibel apa ngga hanya modal sorban jubah dan tasbih sdh bs menjadi ustad dan pendakwah. Fatal.

Akibat dr pendidikan agama yg ngga jelas menafsirkan ayat seenak jidatnya
TOLOL itu sudah

Ga salah nih
Coba diusut dulu masa ia ada ustad jadi provokator, ntar kayak kasus ustad alfian tanjung berujung bebas
kalp dia pinter minim punya otak bwt mkir, ga akan nyebarin hal2 sperti itu, tahu kata tabayun kan?
tolol!
Serem juga ya.. niat klarifikasi pun dianggap nyebarin hoax..

Jd klo ada hoax mau di klarifikasi hanya boleh sama pihak berwenang ya ?
anak sd juga tau kalo itu hoax, hadeh
Kalau dibebasin, bakal banyak yang nyebar hoax pakai alasan "klarifikasi".

Tinggal tempelin kalimat "Ini bener gak sih?" di atas klipingan hoax, sebarin, ulang terus sampai ribuan hoax tersebar emoticon-Ngakak
set gak nyangka ni pak ustd yg tahun kmren ane guide tin waktu umrah tercyiduk
Bener sih, jangan pembawa berita dianggap asal muasal berita...
umpan pancing kena yeh.. sayang dapetnya ikan teri yah..

emoticon-Ngakak
Postingan pak Sodikin emang begimana kalimatnya? Ga ada ss nya kah?
Bener cuma nanya di grup ato play victim nih? emoticon-Big Grin
weh, ustad masa gitu?...
emoticon-Ngakak kop surat aj cem gitu.bener2 mreka yg bikin sendiri mreka yg heboh sendiri.mreka yg emg demen perang sendiridan tercyduk sendiri emoticon-Ngakak
Diubah oleh langitnyabiru
Jika isu sensitif sprti itu ingin di "klarifikasi" harusnya disampaikan ke pihak yg berwenang..contohnya ke polisi dan pemda setempat.
Tapi klo diposting di sosmed tanpa mengetahui kebenarannya..sama aja namanya itu memprovokasi.

Klo mmg niatnya mau membikin gaduh..yg gantle lah. Krn dihadapkan dgn jeruji besii..lgsg play victim.
ulama dan umat siap menumbangkan rezim ini di #2019
kalau diliat konteksnya yg bikin brosur itu yg pertama mesti ditangkap
Mau klarifikasi kan ada situs turn back hoax atau email ke pihak berwenang, ini malah sebar di grup WA. emoticon-Cape d...

Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di