alexa-tracking

PTA Indonesia-Mozambik, Perundingan Dagang Pertama Indonesia di Kawasan Afrika

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b175543902cfef33e8b456f/pta-indonesia-mozambik-perundingan-dagang-pertama-indonesia-di-kawasan-afrika
PTA Indonesia-Mozambik, Perundingan Dagang Pertama Indonesia di Kawasan Afrika
PTA Indonesia-Mozambik, Perundingan Dagang Pertama Indonesia di Kawasan Afrika

JPP, JAKARTA - Indonesia dan Mozambik berhasil mencapai kesepakatan atas sebagian besar artikel dalam draf Preferential Trade Agreement (PTA). Kesepakatan ini dicapai pada perundingan PTA Indonesia-Mozambik putaran pertama yang berlangsung pada 31 Mei-1 Juni 2018 di kantor Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Mozambik, Maputo, Mozambik.

Pada perundingan ini, Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Perundingan Bilateral Kemendag, Ni Made Ayu Marthini, bersama dengan Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi Kemlu, Amrih Jinangkung. Delegasi Mozambik dipimpin Direktur Perdagangan Eksternal Nasional, Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, Amilcar Arone.

“Pihak Mozambik sangat terbuka atas draf teks usulan Indonesia sehingga perundingan berjalan dengan lancar. Kedua pihak berhasil mencapai kesepakatan atas sebagian besar artikel dalam draf teks PTA. Apabila semua berjalan dengan baik, perjanjian ini akan menjadi PTA yang pertama dimiliki oleh Indonesia dengan negara Afrika,” jelas Made.

Menurut Made, Indonesia dan Mozambik berkomitmen menyelesaikan perundingan pada akhir tahun ini sehingga dapat segera dimanfaatkan pelaku usaha. “Perundingan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan bersama kedua Menteri Perdagangan yang telah dilaksanakan disela-sela Indonesia-Africa Forum (IAF) pada bulan April 2018 di Bali,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Made, penjajakan kerja sama PTA dengan beberapa negara di Afrika ini juga merupkan tindak lanjut kebijakan dan instruksi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan akses pasar ke wilayah nontradisional dalam rangka mendorong ekspor nasional. PTA merupakan perjanjian untuk menurunkan atau menghapuskan tarif bea masuk sejumlah produk.

Mozambik memiliki potensi pasar yang besar karena dapat dijadikan hub masuknya produk Indonesia ke kawasan Afrika, khususnya kawasan Afrika bagian Selatan. Di Mozambik masih banyak potensi produk yang belum tergali dengan maksimal. Selain itu, Mozambik merupakan negara penghasil bahan baku yang dibutuhkan oleh industri di Indonesia.

Total perdagangan Indonesia-Mozambik selama lima tahun terakhir (2013-2017) menunjukkan tren menurun sebesar 23,75% meskipun pada periode tersebut neraca perdagangan Indonesia selalu surplus. Pada tahun 2017, total perdagangan kedua negara mencapai USD 82,2 juta, naik 84,62% dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai USD 44,5 juta.

Ekspor Indonesia ke Mozambik pada tahun 2017 tercatat sebesar USD 54,1 juta dan impor dari Mozambik sebesar USD 28,1 juta. Dengan demikian, Indonesia mencatat surplus USD 26 juta. Produk potensial yang dapat diekspor ke Mozambik antara lain adalah sabun, minyak kelapa sawit, semen, margarin, dan kertas. Sedangkan Indonesia mengimpor kacang-kacangan, ferro-aloys, tembakau yang belum dipabrikasi dan kapas dari Mozambik.(dag)


Sumber : https://jpp.go.id/ekonomi/perdaganga...kawasan-afrika

---

Kumpulan Berita Terkait EKONOMI :

- PTA Indonesia-Mozambik, Perundingan Dagang Pertama Indonesia di Kawasan Afrika Kemendag Waspadai Pergerakan Harga Ayam dan Telur

- PTA Indonesia-Mozambik, Perundingan Dagang Pertama Indonesia di Kawasan Afrika Kemendag Amankan Dua Juta Batang Baja Tulangan Beton Tak Ber-SNI

- PTA Indonesia-Mozambik, Perundingan Dagang Pertama Indonesia di Kawasan Afrika Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk Asal Palestina