alexa-tracking

Kenaikan Harga Bawang Putih Dinilai Tidak Wajar (Mafianya Untung Rp19T/thn)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b172b8d1ee5dfd4318b4567/kenaikan-harga-bawang-putih-dinilai-tidak-wajar-mafianya-untung-rp19t-thn
Kenaikan Harga Bawang Putih Dinilai Tidak Wajar (Mafianya Untung Rp19T/thn)
Kenaikan Harga Bawang Putih Dinilai Tidak Wajar

RABU, 06 JUNI 2018 , 06:34:00

RMOL. Harga komoditas bawang putih yang naik drastis menjadi kisaran Rp 28 ribu per kilogram, dari kisaran awal Rp 20 ribu - Rp 21 ribu per kg di Jawa Timur, dinilai sangat tidak wajar.

"Saya rasa dengan kenaikan harga mencapai Rp7 ribu per kilogram itu sangatlah tidak wajar. Karena dari pihak Kementrian Pertanian hanya berkisar Rp20 ribu hingga Rp21 ribu. Saya rasa ini harus dicarikan apa penyebab kenaikan tersebut," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi saat memimpin kunjungan kerja di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu.

Lebih lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, pasokan semua komoditas pangan yang ditinjau Komisi IV DPR seperti telur, ikan, daging, ayam, beras terbilang lancar. Namun ternyata pasokan bawang putih tidak lancar. 

Menurutnya, ketidaklancaran pasokan bawang putih disebabkan pihak agen yang tidak setiap hari mendapatkan pasokan, sehingga menyebabkan harga naik.

"Dengan keadaannya seperti itu, akan berdampak pada kenaikan harga bawang keesokan harinya, karena pedagang mau tidak mau akan mengambil keuntungan yang tidak sedikit. Jadi persoalan tersebut tidaklah salah pemerintah, namun pihak agen yang lamban dalam mendistribusikan," analisa Viva Yoga.

Untuk itu, politisi dapil Jatim itu meminta kepada pemerintah untuk mengatasi kondisi seperti ini. Menurutnya, hal ini harus diantisipasi agar tidak terjadi kenaikan harga yang merugikan konsumen, namun juga tidak menambah keuntungan dari produsen.

"Dan nantinya kami akan rapat koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. Jangan sampai kenaikan harga bawang putih ini merugikan konsumen dan keuntungannya tidak untuk petani dan produsen," tandas politisi dapil Jatim itu.

Hal senada diutarakan anggota Komisi IV DPR, Agung Widyantoro. Ia menemukan, selain kenaikan harga bawang putih yang cukup tinggi, juga terjadi disparitas harga. 

Menurutnya, setidaknya pasokan bawang putih tidak mengalami kelangkaan. Namun ketika pasokan kurang, otomatis harga akan naik.

"Jadi setelah saya lakukan peninjauan, kenaikan harga bawang putih karena kekurangan pasokan yang otomatis akan menyebabkan harga di kalangan pedagang di pasar naik," tutur politisi Partai Golkar itu.

Agung pun menilai baik ketersediaan komoditas pangan jelang Hari Raya Idul Fitri. Namun ia mengingatkan, ada sejumlah hal yang harus dijaga dan diantisipasi, yakni ketersediaan pasokan jangan sampai dipermainkan oleh kelompok-kelompok tertentu atau para pedagang.

"Coba diimbau kepada pengusaha-pengusaha, dalam satu tahun ini kan ada 12 bulan. Silakan dipilih berapa bulan untuk mencari keuntungan, tetapi di beberapa bulan terutama menjelang Lebaran, ini harus bisa memperhatikan masyarakat kecil, sehingga stabilitas harga bisa tercapai," harap politisi dapil Jawa Tengah itu.

http://rmol.co/dpr/read/2018/06/06/3...i-Tidak-Wajar-


Mafia Bawang Putih Untung Rp19 Triliun Per Tahun

Jumat, 01/06/2018 14:57 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan para mafia pangan yang mempermainkan harga bawang putih bisa memperoleh keuntungan hingga Rp19 triliun dalam setahun.

Seusai memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (1/6), Amran mengatakan harga bawang putih di China Rp5.600 per kg, harga bersih masuk Indonesia berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000 per kg, sedangkan harga di konsumen mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 per kg.

"Ini kan setahun mereka bisa menangguk untung Rp19 triliun. Keuntungan ini sangat fantastik dinikmati segelintir orang dan menyengsarakan jutaan rakyat. Ini jelas tidak berperikemanusiaan," ujar Amran.
Tingginya marjin pelaku usaha bawang putih tersebut, menurut Amran, mengindikasikan adanya mafia yang mempermainkan harga bawang putih sehingga merugikan konsumen.

Amran memaparkan, indikasi permainan diduga juga terjadi pada pelaksanaan wajib tanam. Ini terkonfirmasi dari laporan staf Kementan yang berada di lapangan, disuap agar lolos tidak melakukan wajib tanam.

Uang gratifikasi dari importir yang disogok ke staf Kementan, ujar Amran, langsung disetor dan dilaporkan ke KPK.

"Kita harus bersih-bersih dan sikat habis mafia pangan. Bagi 26 importir yang sudah mendapat izin impor 2018, akan terus kami evaluasi. Apabila terbukti melakukan kartel, tidak segan-segan masuk daftar hitam beserta grup perusahaannya. Demikian juga bagi importir yang tidak melakukan wajib tanam, langsung di blacklist perusahaannya," kata Amran.

Dia menegaskan, blacklist atau masuk daftar hitam diberlakukan bagi perusahaan yang bermasalah dengan hukum, impor tidak sesuai peruntukan, mempermainkan harga sehingga disparitas tinggi 500 hingga 1.000 persen, manipulasi wajib tanam dan lainnya.

Kementan, tambah Amran, mendukung penuh upaya penegakan hukum dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polri beserta Satgas Pangan. Kini lebih dari 497 kasus pangan diproses hukum.

Amran menegaskan perusahaan importir nakal yang pemiliknya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri, seperti PT PTI, PT TSR, PT CGM, PT FMT dan PT ASJ, langsung diblacklist.

"Perusahaan dan kroninya kami tutup, tidak boleh bisnis di sektor pangan," tegas Amran.

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila ini, Amran mendeklarasikan perang terhadap mafia pangan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Pangan Mabes Polri.

"Tutup perusahaan nakal, dan buka pintu lebar lebar bagi perusahaan dan investor yang profesional dan berintegritas," ujar Amran.

"Jadi bagi para pengusaha, jangan coba main-main. Kami tidak akan memberi kompromi, yang mempermainkan petani dan konsumen," tutur Amran.

Lebih lanjut Amran menegaskan tata kelola pangan diperbaiki dengan kebijakan baru yakni perusahaan yang diblacklist PT. PTI, PT TSR, PT CGM, PT FMT dan PT ASJ digantikan dan dipersilakan BUMD Sumbar, Jabar, Jatim, NTB Perusda Sulsel, BUMN maupun perusahaan lokal masuk ke dalam bisnis bawang putih.

"Bila di pasar terjadi gejolak harga, mereka akan menstabilkan harga dengan operasi pasar. Merekapun wajib tanam, bermitra dengan petani. Pola kemitraan petani diyakini menguntungkan kedua belah pihak," pungkas Amran.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi...liun-per-tahun


---------------------------

Itu baru bawang Putih, belum impor garam, beras, cabe, daging ayam, daging sapi, sayur-sayuran, buah-buahan dan lain-lainnya lagi. Keuntungan para mafioso di bisnis impor-mengimpor itu memang luar biasa kalau benar seperti yang dikatakan pak Menteri Pertanian diatas itu. Dimana keuntungannya se tahun bisa melebihi dana anggaran APBD sebuah Pemprov di negeri ini. Bahkan bisa lebih besar dari anggaran tahunan sebuah Kementerian. Fantastis,, bukan? Gitu kok Kejaksaan dan KPK diam-diam  aja, yak? ...

emoticon-No Hope
mencari mafia di industri sembako susah banget dah..
soalnya mafianya ga sendiri ya berjamaah..
ibaratnya dari 100 ya 75% mungkin mafia..
mafianya dari parte mana ya?
bangsa kagetan, 10 tahun era beye juga tiap tahun naik sampe masuk TV mulu biasa aja. bedanya dulu disuntik BLT yang antri orang2 pake gelang emas dan motor2 baru sekarang ga ada gituan emoticon-Stick Out Tongue
Quote:


Kalo pparte jawabannya golkar kalo individu 9 naga..emoticon-Big Grin
Alhamdulillah harga bawang putih naik.
kalo ga ada untung mending g usa jualan emoticon-Big Grin
nasbung mah goblok, lo kira pebisnis peduli idup lo?

nasbung dah goblok dan kismin belagu lagi.
Kenaikan Harga Bawang Putih Dinilai Tidak Wajar (Mafianya Untung Rp19T/thn) ditunggu kelanjutan nya berapa
Produksi dlm negri ga kontinyu, andelin panen raya. . Otomatis harga naik turun drastis, impor pst trjd klo lagi kurang stok. . . .

Yg jd agen n pengepul kecil mah, ikut harga di pasar. . .yg nentuin pastinya pemain besar.
Mafia mulu alasan nya
Gk ad yang baru ap ?
Quote:


lah, justru ini mafia kambing hitam baru yang disalahin,

biasanya yang disalahin kan mentri enggar, jokowi, sama menglen supplier bawang putih
emoticon-Recommended Seller

kalo mau lebih ekstrim salahin pki kominis neo liberal antek zionis yahudi remason
ya dari mafia2 seperti ini politik kita didanai, rusaklah negara ini emoticon-Cape d...
seperti biasa, pihak pemerintah dan dpr berlagak tidak tau, kalau permainan kaya gini sudah jelas setoran nya kemana
bagi ane seh namanya bisnis sah2 aja.dengan modal sedikit untung sebesar2 nya..
tpi permasalahan di sini adalah..ada oknum yg kurang storan nya...makanya di angkat beritanya..
posisi masyarakat pun serba salah,..petani kita pun rugi...karna barang yg masuk.ibu hasil dari luar.bukan hasil panen petani kita.hanya skup kecil hasil panen petani kita.dan itu di hargain murah oleh tengkulah...
dan barang yg dri luar lebih murah,dan di jual lebih tinggi.daya saing yg meningkat antra ekspor dan impor pun tidak balance...
..pemerintah pun harus ambil sikap.dan wajib mencintai produk asli negara kita..karna dengan itu lah negara kita bisa berkembang dri segi pertanian ...
seperti era soeharto...
harga naik negara tak perduli

IMPOOORRR

emoticon-Leh Uga

kemarin ada kaskuser bilang biaya hidup stabil

emoticon-Najis