alexa-tracking

Akankah Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Ditetapkan Tersangka?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b16a626902cfecd1d8b456b/akankah-direksi-dan-komisaris-bank-mandiri-ditetapkan-tersangka
Akankah Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Ditetapkan Tersangka?
Akankah Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Ditetapkan Tersangka?Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus pembobolan kredit PT Tirta Amarta Bottling (TAB) senilai Rp1,8 triliun. Dua berasal dari  PT TAB dan 5 pegawai Bank Mandiri Commercial Banking Center (CBC) Bandung. Namun dari 7 tersangka tersebut tidak ada tersangka dari direksi dan komisaris Bank Mandiri yang juga memiliki peran dalam alur pemberian kredit di bank milik negara tersebut.
Baca juga : Anggota Tim JPU "Kopi Vietnam" Jessica, Jabat Kepala Kejari Kuantan Singingi
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Warih Sadono mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menemukan cukup bukti keterlibatan pejabat tinggi Bank Mandiri lainnya. Sehingga, kata dia, lembaganya masih berfokus pada penanganan tujuh orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
“Satu tersangka (Rony Tedi) sudah masuk tahap dua. Yang lain masih proses ke tahap dua,” kata Warih Sadono saat dihubungi law-justice.co, Kamis (31/5/2018).
Baca juga : Kejagung Tangkap 250 Buronan Kasus Korupsi
Rony Tedy adalah Direktur PT TAB yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) nomor Print 64/f.2/fd.1/09/2017 pada 11 September 2017 lalu.
Dalam rentang waktu Januari sampai akhir Maret, Kejagung telah menetapkan tujuh orang tersangka, yang kini tengah ditahan di Rutan Kejagung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga : Kejagung: Kejahatan Korporasi Untuk Modus Korupsi, Lebih Bahaya dari "Kejahatan Kerah Putih"
Mereka adalah Direktur PT TAB Rony Tedi (ditahan sejak 24 Januari 2018), Head of Accounting PT TAB Juventius (ditahan pada 20 Maret 2018), Commercial Banking Manager Surya Baruna Semenguk (ditahan pada 5 Februari 2018), Relationship Manager Frans Eduard Zandra, (ditahan pada 5 Februari 2018), Senior Credit Risk Manager Teguh Kartika Wibowo (ditahan pada 5 Februari 2018), Head Of Commercial BankingTotok Sugiharto (ditahan pada 29 Maret 2018), dan Head Of Wholesale Credit Purwito Wahyono (ditahan pada 29 Maret 2018).
Dalam kasus ini, Kepala Biro Humas Kejagung M Roem menjelaskan, dua petinggi PT TAB diduga telah memanipulasi data aset dan prospek bisnis. Sementara lima tersangka dari Bank Mandiri CBC Bandung 1 diduga telah mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam mencairkan kredit dalam jumlah yang besar.  
Kejaksaan Agung juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan (BPK) mengusut kasus ini. Tim auditor BPK menurut pantauan law-justice.co juga telah menyambangi gedung Kejaksaan Agung RI pada Senin (21/5/2018).
Kunjungan tersebut untuk memberikan hasil audit terhadap kerugian negara yang ditimbulkan kredit macet di tubuh Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu telah memberikan penambahan fasilitas kredit sebesar Rp 1,17 triliun kepada PT Tirta Amarta Bottling (TAB), pada 15 Januari 2015.
“Memenuhi permintaan Kejaksaan Agung pada 3 Oktober 2017 lalu. BPK telah menyelesaikan laporan kerugian negara sejak 18 Mei 2018 kemarin,” kata Humas BPK Reza Hadi Satria kepada law-justice.co, Selasa (29/5/2018).
Akankah Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Ditetapkan Tersangka?
Sebuah plakat pemberitahuan Kejaksaan Angung RI terpasang di pintu gerbang PT Tirta Amarta Bottling (TAB) yang beralamat di Jalan Industri I, nomor 12, Cimerang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (5/6). Foto: law-justice.co.
Hasilnya, BPK menemukan jumlah kerugian negara mencapai Rp1,83 triliun. Melebihi hasil audit independen mandiri sebesar Rp 1,4 triliun. Angka tersebut mencakup tunggakan pokok dan bunga kredit yang tidak mampu dibayar oleh PT TAB.
Selain itu, BPK juga berkesimpulan, pencairan dana kredit dari bank Mandiri Commercial Banking Center Cabang Bandung 1 itu telah menyimpang dari peraturan perundang-undangan baik di tingkat permohonan kredit, analisa neraca keuangan PT TAB, persetujuan, penggunaan kredit, hingga pembayaran kredit.Baca selengkapnya...[url][/url][url][/url][url]
[/url]

Sumber: www.law-justice.co
image-url-apps
Wkwkk...bumn y? Ditanggung negara? . .
image-url-apps
duitnya balik nggak? atau sudah pindah ke singapore?
KASKUS Ads
duitnya diambil sama si Rony Tedy, dah dipindahkan ke rekening dbs di singapore tuh emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Ga ngerti ganemoticon-Hammer
Nyimak aja ane di mariemoticon-linux2
image-url-apps
Nyimak aja emoticon-Bingung
image-url-apps
kok media diem aja ya.. adakah konstipasi wahyudin
×