alexa-tracking

Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b16a0d7ded77088508b4583/tertangkap-dalam-ott-kpk-ini-rekam-jejak-bupati-purbalingga
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga

Jakarta, IDN Times - Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Tasdi terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin sore (4/6). Ia ditangkap bersama pihak swasta, pejabat unit layanan pengadaan (ULP) dan ajudan. 

Tasdi dibawa ke Jakarta oleh penyidik menggunakan kereta Gajayana 7 dan menempuh perjalanan sekitar 5 jam perjalanan. Ia tiba di stasiun Gambir sekitar pukul 00:27 WIB. 

Menurut juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, Tasdi ditangkap berdasarkan laporan masyarakat. Ia diduga menerima komitmen fee untuk proyek pembangunan. 

"Yang saya dapatkan informasinya itu adalah proyek pembangunan. Secara rinci tentu belum dapat saya sampaikan proyek pembangunan apa dan tahun anggaran berapa. Tetapi, indikasinya merupakan penerimaan uang dari komitmen fee yang sebelumnya sudah dibicarakan," kata Febri pada Senin malam (4/6). 

Menilik ke belakang, pria kelahiran 11 April 1968 itu memiliki karier politik yang cemerlang. Dia bahkan pernah menduduki kursi di DPRD selama dua periode. 


1. Tasdi sempat menjadi wakil bupati
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga
Sebelum terpilih menjadi Bupati pada periode 2016-2021, Tasdi sempat duduk sebagai Wakil Bupati periode 2014-2015. Kemudian dia menang dalam pilkada serentak pada 2015 ketika berpasangan dengan Dyah Hayuning Pratiwi.

Keduanya berhasil meraih 228.037 suara dan mengalahkan pasangan lainnya, yakni Sugeng-Sutjipto yang meraih 190.276 suara. Saat maju, mereka diusung oleh koalisi parpol dengan suara mayoritas yakni PDI Perjuangan, PKS, PAN, Partai Gerindra dan Partai Nasional Demokrat.

Ia juga menjadi Ketua Dewan Perwakilan Cabang PDI Perjuangan sejak tahun 2005 lalu. Bahkan, ketika ditangkap lembaga anti rasuah, ia masih menjabat hingga tahun 2020 mendatang.


2. Tasdi menjadi Ketua DPRD dua periode berturut-turut
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga
Sebelum menjadi Bupati, Tasdi juga tercatat pernah menjabat sebagai Ketua DPRD dua kali berturut-turut yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Tasdi ditangkap pada sore hari di Purbalingga.

Ia tiba di Gedung Lembaga Antirasuah sekitar pukul 04:55 WIB. Kepada media, Tasdi gak memberikan komentar apa pun. Dia hanya memberikan salam tiga jari khas PDI Perjuangan.

Ketua DPRD Purbalingga, Tongat mengatakan, sehari sebelum ditangkap, Tasdi masih melakukan kegiatan bersama bupati dan beberapa pejabat Pemkab lainnya. Ia bahkan sempat melakukan tarawih keliling atau tarling. Kegiatan tersebut ternyata sudah rutin dilakukan di 18 kecamatan di Purbalingga.


3. Tasdi memiliki kekayaan Rp 649 juta
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Tasdi tercatat memiliki kekayaan Rp 649 juta. Harta itu dilaporkan pada 26 Januari 2015 saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati.

Tasdi memiliki harta gak bergerak senilai Rp 562 juta. Harta itu berupa tanah sebanyak enam bidang yang tersebar di beberapa daerah di Purbalingga.

Ia juga memilik harga bergerak berupa alat transportasi senilai Rp 220 juta yang terdiri dari mobil Toyota Yaris, motor Kawasaki Ninja, dan Honda Supra X.


4. Pernah angkat status guru tidak tetap di Purbalingga
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga
Salah satu kebijakan Tasdi yang diingat selama menjabat sebagai bupati yakni ia mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk mengangkat ribuan guru tidak tetap menjadi pegawai tetap. Ia merupakan bupati pertama yang berani melakukan itu. Sebanyak 1.644 guru tidak tetap pada 29 Januari lalu diangkat menjadi pegawai tetap.

Ribuan guru itu pun merasa bersyukur karena ada perbaikan dalam tingkat kesejahteraan mereka.


5. Dipecat PDI Perjuangan usai kena OTT
Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga
Usai ditangkap penyidik KPK, PDI Perjuangan resmi memberhentikan Tasdi sebagai kader. Hal itu disampaikan anggota Komisi III, Arteria Dahlan ketika ditemui di gedung DPR.

"Yang bersangkutan kami katakan sudah diberikan sanksi partai, sudah kita berhentikan dengan demikian sudah tidak lagi menjadi anggota PDI Perjuangan," ujar Arteria.

PDI Perjuangan, kata Arteria, juga akan menghormati proses hukum yang berlaku di KPK.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga Kebakaran di Gedung Annex, 20 Mobil Pemadam Dikerahkan

- Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga Kebakaran di JI Expo Kemayoran, Sandi: Saya Akan Pantau Terus

- Tertangkap Dalam OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Purbalingga Bertemu DPR, Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 44,4 Triliun