alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
5 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b165165a09a39b8548b4567/pakat-pucuk-rotan-yang-jadi-menu-ramadan-khas-mandailing-dan-tapanuli-selatan

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan

Berkunjung ke Sumatera Utara saat Ramadan tiba jangan lupa untuk cicipi satu menu khas bernama Pakat ya Gan!
Pakat merupakan pucuk muda tanaman rotan yang jadi makanan khas warga Mandailing dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
Foto: sopopanisioan.blogspot.com

Tak hanya dapat dijumpai di daerah asal, Pakat juga bisa kamu temui di Medan khususnya ketika bulan Ramadan tiba loh. Dilansir dalam Liputan6, pakat sangat banyak dijumpai di beberapa kawasan di Medan selama Ramadan, seperti di Jalan Letda Sudjono, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Sisingamangaraja. Biasanya kebanyakan pembeli yang akan memburu Pakat saat Ramadan adalah warga suku Mandailing atau Tapanuli Selatan yang sedang merantau di Medan Gan.

Ada beberapa cara untuk mengolah si pucuk muda rotan ini Gan. Bisa direbus dan mencampurkannya dengan sayuran lain ataupun dibakar.

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
Foto: inibangsaku.com

Caranya rotan-rotan muda tadi dibakar di atas tungku selama sekitar 1 jam. Setelah itu, pakat kemudian dipotong-potong dan dikupas untuk mengambil bagian dalam dari si pucuk rotan ini. Setelah itu pakat disajikan bersama santan atau serundeng. Bisa juga dimakan sebagai lalapan atau justru digulai dan disemur sesuai selera

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
Foto: .sarasvati.co.id

Rasanya gimana?

Meski rotan kerap digunakan sebagai bahan perabotan, namun tekstur dari si pucuk rotan ini ternyata tak seperti yang dibayangkan Gan. Tekstur pucuk rotan ternyata lembut dan mudah dikonsumsi. Rasanya sendiri seperti daun pepaya, cukup pahit namun tetap nikmat ketika disantap.

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
Foto: merahputih.com

Tak hanya nikmat, pakat juga disebut-sebut punya manfaat lain. Dilansir dalam Beritagar, pakat dipercaya dapat mengobati penyakit kencing manis, malaria dan darah tinggi loh Gan.
Gimana, semakin tertarik untuk mencoba menu berbuka yang satu ini Gan?



Baca juga thread kuliner khas Ramadan lainnya:
Piyaji dan Beguni, Cemilan Gorengan Khas Berbuka di Bangladesh Sana
Wadai Ipau, Lasagna Versi Lokal Yang Jadi Menu Khas Ramadan
Putu Cangkir, Kudapan Khas Ramadan Dari Makassar

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
maaf kak, kalo aku berkomentar........

jdi kepingin kak emoticon-Malu (S)

emoticon-flower
Baru tau
wew ngiler nih
lumayan pahit gan...enaknya dimakan sama ikan asin pedas
Diubah oleh evil_cat
orang puasa.... jam 12 apaaan aja juga keliatan enak
Diubah oleh andhikap1102
Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
enak gak sih?
penasaran rasanya...
kapan kapan bisa dicobaemoticon-Leh Uga
Udah pernah makan emang enak gan emoticon-Recommended Seller
Bayanginnya kayak lontong emoticon-Mewek
gmn rasanya... kepo ane emoticon-cystg


Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
Komeng dulu di trit opiser,baca kemudian...emoticon-Leh Uga
kaya otak" bakar
Banyak tuh di jalan letda sujono medan...
Jelas bermanfaat banget.

Pakat, Pucuk Rotan yang Jadi Menu Ramadan Khas Mandailing dan Tapanuli Selatan
Quote:

Kocak banget gif ente gan emoticon-Ngakak
rasa nya pahit tpi makan jdi selera+nambah.
gemboxed

Enak nih dimakan sama ikan asin
Diubah oleh sekottk
enak nih gan 😍
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di