alexa-tracking

Kemenristekdikti bersama Negara Asia dan Eropa Bahas Pendidikan Tinggi dan Inovasi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b16350696bde6e4668b4584/kemenristekdikti-bersama-negara-asia-dan-eropa-bahas-pendidikan-tinggi-dan-inovasi
Kemenristekdikti bersama Negara Asia dan Eropa Bahas Pendidikan Tinggi dan Inovasi
Kemenristekdikti bersama Negara Asia dan Eropa Bahas Pendidikan Tinggi dan Inovasi

JPPN JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir membuka secara resmi pertemuan  Intermediate Senior Official Meeting (ISOM) Asia Europe Meeting (ASEM) on Education ke-3 di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (04/06/2018). Kegiatan ini diadakan untuk membahas dan menyelaraskan kebijakan pendidikan tinggi pada negara-negara di kawasan Asia Eropa melalui wadah kerja sama ASEM.

Pada tahun ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menjadi tuan rumah untuk perhelatan internasional yang berlangsung pada 3-5 Juni 2018. Acara tersebut diikuti sekitar 140 peserta dari 14 negara Eropa dan 13 negara Asia serta 9 organisasi internasional sebagai stakeholder. Dari Indonesia hadir 48 perguruan tinggi, 6 Kopertis, 3 Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), dan Kementerian lain.

Dalam pertemuan dibahas beberapa tema penting terkait pengembangan pendidikan tinggi seperti 'Recognition and Quality Assurance, Balanced Mobility', dan  'Engaging Bussiness and Industries, Long Life Learning (LLL) dan Technical and Vocational Education and Training (TVET)'.

Terkait dengan tema tersebut Menteri kNasir mengatakan dalam kesempatan ini Indonesia akan berbagi mengenai pengembangan pendidikan tinggi Indonesia melalui program penjaminan mutu pendidikan tinggi, program 'student mobility', serta program-program untuk mendorong kerjasama antara akademisi, bisnis, dan pemerintah (Academicians Business and Government) konsep 'Triple Helix'.

"Inovasi juga menjadi hal yang penting dalam pengembangan pendidikan tinggi. Karena hasil riset dari berbagai bidang ilmu harus diaplikasikan ke industri dan masyarakat, untuk dikomersialisasikan, serta harus memenuhi kebutuhan pasar dunia," pungkas Nasir.

Selain itu, Menteri Nasir juga menekankan kembali program student mobility yang telah dijalankan Indonesia,  sebagai upaya internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia. Diantaranya 'ASEAN International Mobility for Students (AIMS), Joint Degree/Double Degree, Joint Curriculum, Credit Transfer, Credit Earning, Fast-track program,  dan ODL (Online/Blended Learning)'.

"Program student mobility adalah salah satu program untuk mendukung kolaborasi internasional dan juga untuk meningkatkan kualitas serta bentuk tanggung jawab sosial," ujar Nasir.

Sementara untuk mendorong Triple Helix, Menteri Nasir menerangkan Kemenristekdikti memiliki program seperti training dan magang untuk 'techno-entrepreneur' muda yang berasal dari perguruan tinggi dan lembaga litbang, memberikan insentif untuk Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT), serta berkolaborasi dengan perusahaan swasta untuk mempromosikan pertumbuhan start-up di Indonesia melalui program inkubasi.

"Semua program ini mungkin akan dieksplorasi lebih lanjut dan dikembangkan ke program internasional," sebutnya.

Program-program ini akan dibahas lebih lanjut dalam dua hari ke depan. Hadir pula dalam acara ini Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Kemenristekdikti Patdono Suwigno, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe, Staf Ahli Menteri bidang Akademik Paulina Pannen,  ASEM Education Secretariat David Urban, Nadya Reynders, Kepala BAPETEN, perwakilan LPNK, para Rektor dan pimpinan perguruan tinggi, Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti Nada Marsudi, Direktur Penjaminan Mutu Kemenristekdikti Aris Junaidi, Direktur Pembelajaran Kemenristekdikti Paristiyanti, Kepala Puspiptek Sri Setiawati, Kepala Pusdiklat Andika Fadjar, dan lain-lain. (ris)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/pendidik...gi-dan-inovasi

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- Kemenristekdikti bersama Negara Asia dan Eropa Bahas Pendidikan Tinggi dan Inovasi Kemenristekdikti: 2019, Target Publikasi Jurnal Ilmiah Peringkat I ASEAN

- Kemenristekdikti bersama Negara Asia dan Eropa Bahas Pendidikan Tinggi dan Inovasi Kemenristekdikti Targetkan Kenaikan Produksi Padi Sidenuk di Kampar

- Kemenristekdikti bersama Negara Asia dan Eropa Bahas Pendidikan Tinggi dan Inovasi Menristekdikti: Jadikan Ramadan Momentum Tindak Radikalisme