alexa-tracking

Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik 8-9 Juni

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b16205d54c07a294e8b4599/survei-kemenhub-puncak-arus-mudik-8-9-juni
Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik 8-9 Juni
Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik 8-9 Juni

JPP, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan survei terkait prediksi puncak arus mudik Angkutan Lebaran Tahun 2018. Hasilnya, didapatkan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada akhir pekan ini, yakni tanggal 8-9 Juni 2018.

Demikian diungkapkan Menhub Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Senayan Jakarta, Senin (4/6/2018).

Semula, kata Menhub Budi, pihaknya memprediksikan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 13-14 Juni 2018. Tetapi setelah diadakan survei terkait dengan prediksi puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2018, puncak arus mudik ternyata berubah karena berkaitan dengan perubahan libur Lebaran.

“Kami mengadakan survei Angkutan Lebaran sebelum dan sesudah pengumuman libur. Setelah pengumuman libur, ada hasil yang berubah di mana masyarakat sebagian akan mudik pada tanggal 8 atau 9 Juni 2018, dari semula tanggal 13 atau 14 Juni 2018. Serta arus balik semula tanggal 23 dan 24 Juni 2018 maju menjadi tanggal 19 dan 20 Juni 2018,” rincinya.

Oleh karenanya, menurut Menhub Budi ada suatu hal yang akan dikoordinasikan dengan beberapa pihak, terutama stakeholder angkutan berat terkait operasional angkutan berat selama masa Angkutan Lebaran.

Berdasarkan Evaluasi Angkutan Lebaran Tahun 2017, secara umum terjadi peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum sebesar 2,44%, mobil pribadi 28,74%, dan sepeda motor 33,53%. Sementara berkaitan dengan kejadian kecelakaan terjadi penurunan sebesar 30% dengan penurunan fatalitas jumlah korban meninggal dunia sebesar 41%.

“Kita rencanakan pertumbuhan yang tidak setinggi itu, mengingat kecelakaan yang timbul karena berhubungan dengan sepeda motor itu lebih dari 70 persen. Oleh karenanya, meskipun tahun lalu kita dapat menekan angka kecelakaan itu 30 persen, tetapi kita ingin sekali menganjurkan agar angkutan motor itu tidak dipakai mudik. Lebih baik kita usulkan menggunakan angkutan umum,” kata Menhub Budi.

Guna memonitor pelaksanaan dan pengawasan arus mudik dan balik, Kemenhub membentuk Pusat Koordinasi Monitoring Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 yang melibatkan Polri, BUMN bidang perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi/Kabupaten/Kota, PT Jasa Marga, Jasa Raharja, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), ORARI, Senkom Mitra Polisi, RRI, radio swasta, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

Adapun periode Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 akan dimulai pada H-8 (7 Juni 2018) sampai dengan H+8 (24 Juni 2018) selama 18 hari bertempat di Kemenhub.

Menurut Menhub Budi, pihaknya telah menyiapkan Rencana Operasi Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 dengan titik berat pengendalian di 15 provinsi untuk angkutan jalan, tujuh lintas penyeberangan utama, sembilan Daerah Operasi (DAOP) dan empat Divisi Regional (Divre) perkeretaapian, 52 pelabuhan laut, dan 35 bandar udara.

Berdasarkan hasil analisis evaluasi, diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan umum dan penggunaan kendaraan pribadi, serta jumlah terbesar diprediksikan masih akan terjadi pada angkutan udara.

“Prediksi pertumbuhan di segala lini cenderung naik, yang menonjol adalah di udara yakni 8,47 persen. Untuk angkutan udara kita melakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan meningkatkan kualitas dengan cara memperbanyak slot, memberikan suatu keharusan bagi bandara-bandara untuk beroperasi sampai jam 24 malam, dan meminta kepada airline untuk menggunakan pesawat berbadan lebar,” jelas Menhub Budi.

Ia menambahkan, hal lain yang juga banyak disorot adalah prasarana angkutan darat, terutama jalan tol. Menurutnya, hal tersebut harus dimanfaatkan dan direncanakan secara baik agar tidak terjadi suatu kemacetan.

“Untuk mengurangi kemacetan, pergunakanlah jalan lain, tidak hanya jalan tol, lalu manajemen waktu, kita sebar pemudik jangan di satu waktu tertentu. Kemudian kita berikan alternatif di jalur Pantura atau Pansela termasuk di antaranya apabila macet diarahkan ke jalan yang lain, contra flow, dan lain sebagainya,” tandas Menhub Budi. (hub)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/sosial-b...mudik-8-9-juni

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik 8-9 Juni Banjarnegara Pantau Bahan Pokok Antisipasi Lonjakan Harga

- Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik 8-9 Juni Tahun ini Pemerintah Menyiapkan 3.910 Posko Kesehatan Lebaran

- Survei Kemenhub: Puncak Arus Mudik 8-9 Juni Atlet Asian Para Games 2018 Tetap Latihan Selama Lebaran

×