alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Partai Demokrat Belum Terpikat Gatot Nurmantyo
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b152d3f31e2e684128b4567/partai-demokrat-belum-terpikat-gatot-nurmantyo

Partai Demokrat Belum Terpikat Gatot Nurmantyo

Jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Syarief Hasan menyatakan bahwa pihaknya belum tertarik untuk mengusung mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden pada Pemilu 2019. Menurutnya, partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu hingga saat ini belum memutuskan nama capres karena masih fokus menghadapi Pilkada Serentak 2018.

Syarief mengatakan, PD juga belum membahas mitra koalisi untuk mengusung capres ataupun calon wakil presiden (cawapres) untuk pemilu tahun depan. ”Siapa capres dan cawapresnya, insyaallah setelah pilkada," ungkap Syarief di gedung DPR, Jakarta, Senin (4/6).

Sebelumnya muncul spekulasi bahwa Gatot telah mengantongi restu dari SBY untuk maju di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Pemicunya adalah Gatot yang mencium tangan SBY saat menghadiri undangan buka puasa bersama di rumah pengusaha Chairul Tanjung, Sabtu (2/6).


Syarief menambahkan, partainya tentu tak keberatan jika Gatot mau bergabung. Namun, keputusan terakhir soal nama yang akan diusung sebagai capres akan dibahas oleh Majelis Tinggi PD.

Lebih lanjut menteri koperasi di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II itu mengatakan, Gatot memang memiliki potensi. Menurut Syarief, lulusan Akmil 1982 itu menunjukkan kinerja yang baik saat menjadi Panglima TNI.

"Pak Gatot pada saat jadi panglima bagus. Tapi kan bukan itu saja faktornya, bayak faktor menjadi konsideran dari partai," katanya.

Soal potensi Gatot diusung koalisi keumatan, Syarief enggan ikut campur. "Kami tidak ikut di dalam persoalan itu karena kami belum membahas sama sekali," katanya.

Menurut Syarief, masih banyak waktu sebelum memutuskan nama yang akan diusung sebagai capres. "Lihat saja, masih cair sekali," ujarnya.(boy/jpnn)

https://m.jpnn.com/news/partai-demokrat-belum-terpikat-gatot-nurmantyo

Lu cuman cium tangan sih. Coba klo cium *****nya SBY pasti dpt jatah capres.

Partai Demokrat Belum Terpikat Gatot Nurmantyo

Otak dilarang ngeres.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
om beye gak pake gt man anti slip pasti
ya gpp namanya juga usaha, kalo ktemu lg coba cium pipi emoticon-Big Grin
Hari ini udah 2x ane liat ntu mulus emoticon-Traveller
paĸ gaтoт мendιngan мaѕυĸ parтaι polιтĸ ѕaja...darι pada naѕιвnya тerĸaтυng2 ĸaga jelaѕemoticon-Angkat Beer







ιĸυтan pιlĸada aja dυlυ emoticon-Matabelo
pak jenderal sdah ngebet dia emoticon-Big Grin
Quote:


gpp yg penting pake
daripada ga pake trus malah njiplak
mini pulak
emoticon-Ngakak
Yah indo butuh poros ketiga lah jangan wowo-wiwi juga. Abraham samad atau pak gatot leh uga jadi poros ke tiga.
Quote:


nyindir si uno ente emoticon-Ngakak
Quote:


ane ga nyindir
cuma bingung aja
bnyk yg bilang nastak itu titid mini padahal oh padahal tidak setegang pisang lobe2
emoticon-Ngakak
emoticon-Cendol (S)
Jilat sana sini pak

Semoga demokrat gabung ke koalsi umat
Ana jamin kita pasti menang
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Berita kayak gini yg ga bisa bikin we diam saja dan jadi silent reader ...




Semoga pak gatot ga berakhir di bpip ..






















Modal nyapres gatot banyak emoticon-Malu
mending pak gatot jadi peternak ayam aja dehemoticon-Big Grin
Quote:


koalisi umat? Maksud ente 212 kan?
Saya saja yang orang Islam malah merasa jengkel sama alumni 212 yang cenderung haus kekuasaan ketimbang membela agama Islam......
Lebih baik ngusung anaknya drpd orang lain.
kurang kalo cuma cium tangan, coba bantu beye garukin sesuai mulusterasi di atas
Quote:



koalisi umat ?

buat poros ke tiga ,ada opung JK didalam

niscaya ada pemimpin baru di 2019

poros ketiga makin gencar digoyang emoticon-Matabelo
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di