alexa-tracking

KPK Pelajari Alasan Bamsoet tak Hadiri Pemeriksaan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b152c939a09513e3a8b4574/kpk-pelajari-alasan-bamsoet-tak-hadiri-pemeriksaan
KPK Pelajari Alasan Bamsoet tak Hadiri Pemeriksaan
KPK Pelajari Alasan Bamsoet tak Hadiri Pemeriksaan

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempelajari alasan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo tak bisa hadir dalam pemeriksaan kasus dugaan korupsi KTP-el. Bamsoet sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi (IHP) dan Made Oka Masagung (MOM).

 

'Akan kami pelajari apakah alasan-alasan ini dapat dikategorikan ke alasan yang patut ke panggilan penyidik karena kita tahu pemanggilan penyidik seharusnya wajib,' kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.

 

Febri mengatakan dalam surat yang diterima KPK, Bamsoet tidak bisa menghadiri pemeriksaan karena harus mengikuti serangkaian kegiatan di DPR yakni membuka acara pasar murah di DPR RI, menjadi narsum dalam sebuah acara dan menghadiri acara buka bersama.

 

'Jadi akan kita lihat apa masuk dalam alasan yang patut,' ujarnya.

 

Kendati begitu, Febri memastikan pihaknya akan melakukan pemanggilan ulang terhadap Bamsoet. 'Tapi belum tahu kapan penjadwalan ulang,' ucap dia.

 

Selain Bamsoet, hari ini penyidik juga memanggil mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Melchias Marcus Mekeng, mantan Wakil Ketua Banggar Mirwan Amir, mantan Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa, mantan anggota Komisi II Khatibul Umam Wiranu dan anggota DPR Fraksi PDIP Arif Wibowo.

 

Febri mengakui selain soal aliran dana dan pembahasan anggaran proyek pengadaan KTP-el di DPR, penyidik juga mengonfirmasi sejumlah hal yang menjadi fakta persidangan. Salah satunya, terkait aliran dana ke sejumlah anggota DPR.

 

'Beberapa fakta juga kami tanyakan karena ada sejumlah saksi yang menyatakan pihak-pihak tertentu di DPR menerima aliran dana terkait KTP-el, jadi kita klarifikasi,' pungkasnya.

 

Ini bukan kali pertama keempat politikus Mekeng, Agun, Mirwan dan Khatibul diperiksa penyidik KPK. Empat politikus itu sudah beberapa kali masuk ruang penyidikan atau pun duduk sebagai saksi dalam persidangan perkara korupsi KTP-el.


Baca: Empat Saksi Kasus KTP-el Bungkam


Bahkan, keempatnya kerap disebut kecipratan uang dari megaproyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut. Teranyar dalam persidangan, Irvanto yang merupakan keponakan Setya Novanto menyebut jika Mekeng menerima USD1 juta dan Agun sebesar USD1,5 juta.

 

Sementara dalam dakwaan dua pejabat mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto, yang telah berstatus terpidana dalam kasus ini disebutkan bahwa Mirwan menerima USD1,2 juta dan Khatibul sebesar USD400 ribu.

 

KPK baru-baru ini memberi sinyal tengah membuka penyelidikan baru terkait kasus dugaan korupsi KTP-el. Tak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru dalam kasus megaproyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut.

 

Hingga saat ini, kasus korupsi KTP-el masih terus bergulir. Sepanjang proses penyidikan sampai ke persidangan, sejumlah nama lama atau nama baru yang diduga terlibat pun terus bermunculan.

 


Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/8K...ri-pemeriksaan

---

×