alexa-tracking

Mekeng Lempar Bola Panas KTP-el ke Komisi II

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b14fb5bdcd770062f8b457c/mekeng-lempar-bola-panas-ktp-el-ke-komisi-ii
Mekeng Lempar Bola Panas KTP-el ke Komisi II
Mekeng Lempar Bola Panas KTP-el ke Komisi II

Jakarta: Mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Melchias Marcus Mekeng membantah terlibat pembahasan proyek pengadaan KTP-el. Dia bahkan meminta Komisi II pada masa itu bertanggung jawab atas kasus megaproyek Rp5,8 triliun tersebut.


'Iya lah, Komisi II lah (yang bertanggung jawab). Itu kan sesuai dengan tupoksinya,' tegas Mekeng usai menajdi saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.


Baca: Keponakan Novanto Serahkan USD1 Juta buat Mekeng dan Nari


Mekeng juga membantah mengenal Irvanto atau Made Oka. Padahal, dalam fakta persidangan, Mekeng disebut menerima aliran uang haram langsung dari Irvanto di lantai 12 gedung DPR RI.


'Saya katakan saya tidak pernah kenal 2 orang itu. Jadi bagaimana saya bisa memberikan keterangan,' ucap dia.


Baca: Melchias Mekeng Sebut Keponakan Novanto Membual


Politikus Partai Golkar itu menyebut tak ada hal baru yang dikonfirmasi penyidik dalam pemeriksaan. Ia juga tak ditanya proses pembahasan anggaran proyek KTP-el di DPR.


'Cuma tugas dan tanggung jawab sebagai ketua Banggar, Komisi II apa, itu saja. Kita enggak pernah bahas KTP-el, kita bahas anggaran komisi secara keseluruhan,' ujar dia.


Irvanto yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara korupsi KTP-el dengan terdakwa Direktur PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo mengaku telah menyerahkan uang sebanyak USD1 juta kepada Mekeng. Uang itu diberikan di lantai 12 gedung DPR RI.



Penyerahan uang berdasarkan perintah Andi Agustinus alias Andi Narogong yang kini berstatus terpidana dalam kasus itu. Mekeng bukan nama baru yang kerap disebut dalam persidangan perkara korupsi KTP-el. Namanya masuk dalam dakwaan Andi Narogong.


Nama Mekeng juga tertuang dalam surat dakwaan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto. Keduanya kini berstatus terpidana dalam kasus ini.



Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/JK...l-ke-komisi-ii

---