alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ucapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari Hukuman
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b14eda6a2c06e92518b4571/ucapkan-kata-pribumi-anies-baswedan-bebas-dari-hukuman

Ucapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari Hukuman

Ucapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari Hukuman


TEMPO.CO, Jakarta - Majelis hakim membebaskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari kasus ucapan kata “pribumi” di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 3 Juni 2018. Sidang yang dipimpin Ketua Hakim Tafsir Sembiring Meliala menolak gugatan Tim Advokasi Anti Diskriminasi Ras dan Etnis (Taktis) terhadap Anies Baswedan.

Anggota Taktis, Daniel Tonapa Masiku, mengatakan hakim tak dapat mengabulkan gugatan lantaran persoalan tersebut tidak masuk dalam lingkup hukum perdata. "Putusan hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (niet onvankelijk verklaard), dengan alasan antara penggugat dan tergugat tidak ada hubungan keperdataan," kata Daniel saat dihubungi Tempo, Senin, 4 Juni 2018.

Gugatan Taktis terhadap Anies teregistrasi dengan nomor perkara 588/PDT.GBTH.PLW.2017/PN.JKT.PST pada 17 Oktober 2017. Menurut Daniel, perkataan “pribumi” dari Anies Baswedan yang diduga diskriminatif tidak masuk dalam pertimbangan hakim.

Namun, Daniel mengaku tidak menyerah begitu saja. Setelah gugatan ditolak, Taktis akan melakukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. “Atau mengajukan gugatan baru dengan mekanisme citizen law suit (CLS),” ujar Daniel.

Anies Baswedan menyebutkan kata “pribumi” dalam pidato perdananya setelah dilantik sebagai gubernur DKI Jakarta. Selepas pelantikan di Istana Negara, Senin, 16 Oktober 2017. Anies Baswedan berpidato di hadapan pendukungnya di Balai Kota Jakarta.

Dalam pidatonya, Anies Baswedan mengatakan Jakarta merupakan kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat. “Dulu kita semua pribumi, ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saat kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Anies Baswedan ketika itu.

Quote:


hmmmmmm, yang semangat yah kaka emoticon-Leh Uga
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
nastaik baperan sih....akhirnya tuntutannya zonk dianggap hoaks sama hakim emoticon-Leh Uga
Hormati keputusan hukum.
Lha emangnya harus kena hukum sebut pribumi ? Ada2 aja
Ucapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari HukumanUcapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari Hukuman
Ucapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari Hukuman
Gabener rasis suatu saat akan kena batunya
Halah.
Ngomong gitu doang pake nuntut2 segala.

Ucapkan Kata Pribumi, Anies Baswedan Bebas dari Hukuman
Hanya orang GOBLOG yang membawa kasus demikian ke pengadilan.
KALO SI ANIES DIHUKUM, MAKA MPOK MEGA JUGA DONG... WKWKWK NASTAK IDIOT
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
ahokeremoticon-Wkwkwk
Citizen law suit itu apa bray
Kga paham gw
Dikotomi ferih bumi ini bikin keretakan saja

Apalagi menjelang hari besar ferih bumi dimana banyak yg mengamalkan kearifan lokal yaitu minta sumbangan n "kerja samanya" kepada mereka yg dikategorikan ke dalam non ferih bumi ..
tapi emang aneh sih tuntutan ini.
Penyebutan kata pribumi itu dimana nya bisa dibilang melanggar hukum ya.
Istilah itu kan lazim dan sudah jadi istilah formal di negara kita.
Di USA mereka ada istilah native american.

Jadi kalo kata pribumi yang dipermasalahkan, memang aneh bin ajib yang nuntut.
ngomong pribumi dituntut!!!

ngomong cinak dituntut!!!!

ntar ngomong jawa, sunda, batak jg bisa dituntut gak ya???emoticon-Entahlah
ketololan nastaik tak berujung
mantap hukum ditangan jokowi tegas
yang gak salah ya gak salah
penista agama ya tetep dihukum
Gubernur pribumi jangan dipersoalkan kalau ngomong pribumi :ayoindonesia
Nastaik anjeng gagal crot emoticon-Leh Uga
hakim nya pribumi jadi bisa bebaskan pribumi ecek ecek emoticon-Wink
Emang ngelanggar hukum ya ngucapin kata pribumi? Joko aja pernah kok ngomong2 pribumi.

Pribumi pribumi pribumi pribumi pribumi.


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di