alexa-tracking

Kemenag: Sisa Bahan Cetak Alquran Harus Dimusnahkan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b14b86fde2cf24c5f8b4574/kemenag-sisa-bahan-cetak-alquran-harus-dimusnahkan
Kemenag: Sisa Bahan Cetak Alquran Harus Dimusnahkan
Kemenag: Sisa Bahan Cetak Alquran Harus Dimusnahkan

JPP JAKARTA - Viral di media sosial dugaan sisa bahan cetakan Alquran dijadikan nota pengiriman salah satu perusahaan jasa pengiriman paket membuat pemerintah mengambil sikap. Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama Mastuki menegaskan bahwa tindakan itu tidak bisa dibenarkan.

"Sisa bahan cetak Alquran harus dimusnahkan," tegasnya di Jakarta, Minggu (03/06/2018).

Menurutnya,  Kementerian Agama melalui Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) telah mengirim surat edaran kepada penerbit, percetakan, dan distributor Alquran. Surat Edaran tersebut merupakan elaborasi terkait standar pengelolaan sisa barang cetakan.

"Isi edaran itu antara lain agar sisa bahan cetakan Alquran yang tidak dipergunakan lagi segera dimusnahkan dengan cara-cara yang sesuai untuk menjaga kemuliaan dan kesucian Alquran," jelasnya.

Mastuki menambahkan, tujuan dikeluarkannya edaran itu agar sisa bahan cetak Alquran tidak disalahgunakan oleh siapapun untuk hal-hal yang menodai kesucian Kitab Suci Umat Islam. "Misalnya untuk pengiriman paket seperti yang ramai diperbincangkan saat ini. Atau kasus sebelumnya, digunakan sebagai pembungkus, sampul terompet, bahan pelapis dan sebagainya," tuturnya.

Sisa bahan cetakan itu, lanjut Mastuki, bisa berbentuk bahan kertas atau plat. Sisa bahan kertas meliputi sampul, tulisan ayat Alquran, dan bagian yang mengandung tulisan ayat Alquran atau kalimat suci lainnya. Cara memusnahkannya dengan dibakar lalu abunya dilarung ke laut atau dipendam dalam tanah.

"Sisa bahan kertas juga bisa didaur ulang setelah diproses menjadi bubur kertas," ucapnya.

Adapun plat sisa cetakan Alquran, harus dimusnahkan dengan cara menghapus ayat-ayat Alquran di dalamnya agar tidak disalahgunakan. "Penghapusan bisa dilakukan dengan menggerinda bagian yang ada ayatnya atau menghapusnya dengan cairan kimia," jelasnya.

Untuk memastikan ketentuan ini berjalan, Mastuki menambahkan bahwa LPMQ  melakukan pemeriksaan secara berkala kepada penerbit, percetakan, dan distributor mushaf Alquran. "Jika masih ada pihak yang menggunakan atau menyalahgunakan bahan tersebut, masyarakat dapat melaporkan ke pihak kepolisian agar ada tindak lanjut," tandasnya.

Sebuah nota pengiriman paket di Blitar jadi viral. Pasalnya dalam nota paket tersebut nampak sebuah tulisan bahasa Arab yang diduga potongan ayat Alquran di bagian belakang nota. Hal itu beredar melalui video yang kemudian viral di media sosial Instagram melalui akun Reaksirakyat1.

Dalam video tersebut memperlihatkan empat lembar nota pengiriman ekpedisi Elteha kepada Toko Izzah PS di Jalan Raya Manding depan SPBU Pamolokan, Sumenep Madura. Sedangkan alamat pengirim tertulis Elteha di Jalan Mastrip 14 Blitar, dengan nomor resi pengiriman NO AWB : BLT 011291875.

Pihak Kepolisian Bliter kini sedang menyelidik kasus tersebut. (agm/jpp)

 


Sumber : https://jpp.go.id/cek-fakta/321863-k...us-dimusnahkan

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Kemenag: Sisa Bahan Cetak Alquran Harus Dimusnahkan Pesona Tuna Sebagai Penggerak Bisnis Perikanan Indonesia

- Kemenag: Sisa Bahan Cetak Alquran Harus Dimusnahkan Pertamina Rombak Dewan Komisaris Demi Penyegaran

- Kemenag: Sisa Bahan Cetak Alquran Harus Dimusnahkan Kementerian ESDM Selesaikan Trader Gas Bertingkat

×