alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Gandeng IPB, Kementerian BUMN Kembangkan Mekaar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b14702b582b2ece738b456a/gandeng-ipb-kementerian-bumn-kembangkan-mekaar

Gandeng IPB, Kementerian BUMN Kembangkan Mekaar

Gandeng IPB, Kementerian BUMN Kembangkan Mekaar

JPP, BOGOR JAWA BARAT - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berupaya mengembangkan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau Mekaar dengan menggandeng IPB dan sejumlah perguruan tinggi lainnya untuk meningkatkan kapasitas agen account officer (AO) PNM.

"Kita siapkan sejumlah program-program salah satunya pendidikan, sudah bicara dengan Rektor IPB, ada program D3 untuk AO bisa masuk kuliah dan mendapat beasiswa," kata Menteri BUMN Rini M Soemarno usai mengisi pembekalan 1.000 agen AO Mekaar, di Kampus IPB Dermaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/6/2018).

Rini mengatakan program pendidikan ini rencananya dimulai tahun depan. Tenaga AO yang rata-rata direkruit dari lulusan SMA ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Untuk bisa mendapatkan program beasiswa masuk D3 IPB, dilihat dari minat dan semangat agen AO dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya melakukan pembinaan dan pendampingan melalui pembiayaan berasis kelompok bagi perempuan prasejahtera. "Program ini untuk mereka (AO) yang punya semangat untuk belajar, kita dukung untuk melanjutkan pendidikannya," kata Rini.

Menurut Rini, program Mekaar berjalan baik, dari laporan yang diterimanya, program tersebut telah membantu sejumlah perempuan di daerah untuk bisa berkontribusi bagi keluarganya. "Saya sangat bangga, karena banyak juga ternyata yang mengikuti program ini bisa memberikan kontribusi bagi keluarganya," kata Rini.

Tahun ini, lanjut Rini, ada beberapa program yang ditargetkan, yakni target 4 juta nasabah Mekaar, program pendidikan agen AO dan target jumlah AO seluruh Indonesia mencapai 30 ribu orang. "AO yang sudah tiga tahun kita bina, kita lihat mana yang talentanya tinggi, itu yang kita berikan program pendidikan ini," kata Rini.

Target 4 Juta

Tentang target 4 juta nasabah? Rini optimistis target ini bisa tercapai sampai akhir tahun ini karena dilihat dari perkembangannya program tersebut sampai Desember 2017 sudah ada 2 juta nasabah Mekaar. Jumlah tersebut, menurut dia, terus bertambah sampai 31 Mei 2018 sudah tercatat 3.040.000 nasabah Mekaar yang bergabung.

"Alhamdulillah tadi laporannya per 31 Mei, sudah mencapai 3.040.000. Jadi, saya yakin target 4 juta bisa tercapai," kata Rini.

Program Mekaar menyasar ibu-ibu atau kaum perempuan dari keluarga pra-sejahtera yang ada di seluruh wilayah Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke untuk dibina dan diberikan pinjaman modal usaha dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Mekaar merupakan layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi perempuan pra-sejahtera dengan pendampingan dan pembinaan oleh para AO PNM berupa budaya usaha yang penuh dengan kejujuran, disiplin, kerja keras, kerukunan, kekeluargaan, dan gotong-royong.

Menurut Rini, program Mekaar merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah melalui BUMN dalam meningkatkan ekonomi masyarakat kecil. Program unggulan PT PNM ini juga bisa menjadi upaya efektif meningkatkan inklusi keuangan.

"Mekaar secara langsung memberi akses keuangan pada berbagai masyarakat termasuk kelompok para ibu yang berpotensi menjadi pendukung ekonomi keluarga," kata Rini.

Dukung Kapasitas AO Mekaar

Sebelumnya dalam acara pembekalan 1.000 agen AO Mekaar PNM, salah satu agen mempertanyakan peraturan yang melarang AO melanjutkan pendidikan dari SMA ke perguruan tinggi selama kurun waktu satu tahun mulai bekerja.

Direktur PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arif Mulyadi menjelaskan tidak ada larangan untuk AO melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Aturan tersebut dibuat sebagai komitmen agar tahun pertama agen AO fokus terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Ia menyebutkan sepenuhnya PNM mendukung peningkatan kapasitas agen AO. Bahkan Kementerian BUMN bersama PT PNM saat ini tengah merancang jenjang karir bagi para AO.

Jenjang karir tersebut mulai dari AO, financial officer, senior AO, kepala cabang Mekaar, area manajer, regional manajer, kepala divisi, hingga direktur. Harapannya nanti para profesional AO muda ini dapat menjadi talent pool di berbagai BUMN.

Program Mekaar dimulai sejak November 2015. Selain memberikan layanan pemberdayaan dan pembinaan juga membiasakan budaya menambung di masyarakat demi masa depan yang lebih baik. PNM Mekaar juga telah berhasil menyerap puluhan ribu karyawan atau AO dan jutaan nasabah. Plafon kredit yang diberikan tersedia mulai dari Rp500 ribu sampai dengan Rp3 juta untuk setiap nasabah.

Agen AO sebagai lini terdepan dalam mencari dan membina nasabah yang merupakan perempuan prasejahtera Indonesia. "Kenapa perempuan, karena perempuan itu penuh keuletan, luwes, telaten, dan sensitivitas terhadap keluarga tinggi. Target program ini bisa mengeluarkan mereka dari status prasejahtera menjadi sejahtera," kata Arif.

Ruang lingkup pekerjaan AO meliputi sosialisasi, uji kelayakan nasabah, persiapan pembiayaan berupa pelatihan selama lima hari kepada nasabah, hingga menggelar pertemuan kelompok mingguan yang dilakukan sampai dengan pelunasan. (bumn)


Sumber : https://jpp.go.id/46-umkm/321856-gan...bangkan-mekaar

---

Kumpulan Berita Terkait UKM :

- Gandeng IPB, Kementerian BUMN Kembangkan Mekaar Menteri LHK: Tingkatkan Peran Artikulasi dan Implementasi Kebijakan KLHK

- Gandeng IPB, Kementerian BUMN Kembangkan Mekaar Tahun 2018, ESDM Kejar Target PNBP Rp 160 Triliun

- Gandeng IPB, Kementerian BUMN Kembangkan Mekaar Triwulan I 2018, 5 Kepmen ESDM Terbit untuk Pengelolaan Pertambangan Lebih Baik

Urutan Terlama
program sudah bagus dan belajar :emoticon-thumbsup tinggal pengawasannya di pantau bu..
mantab 4 juta AO


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di