alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bule marah soal selawat di musala
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b13e53312e257fd188b4567/bule-marah-soal-selawat-di-musala

Bule marah soal selawat di musala

Jakarta - Aksi seorang bule marah-marah di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor viral di media sosial. Polri mengimbau agar masyarakat tak tersulut amarah lantaran kejadian ini.

"Saya mengimbau bagi seluruh masyarakat, ini apalagi bulan puasa ya kita lebih sabar lagi, sabar ini ujian, sabar," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (3/6/2018).

Setyo meminta masyarakat tetap tenang dan mengambil sisi positif dari peristiwa tersebut. "Kita jangan terlalu emosi, kita lihat positifnya saja," kata dia.

Baca juga: Viral Bule Marah-marah di Musala, Sebut Selawat sebagai Karaoke

Meski begitu, Setyo mengaku belum ada penyelidikan lebih lanjut dari Polri terkait kejadian itu. Dia juga belum mengetahui persis inti permasalahan yang menyebabkan bule itu marah-marah di musala.

"Tapi nanti kita lihat konteks permasalahannya seperti apa," sebutnya.

Aksi seorang bule marah-marah di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor menjadi viral di media sosial. Bule itu marah-marah karena mendengar 'karaoke' setiap hari dari pengeras suara di musala.

Baca juga: Bule yang Marah soal Selawat di Musala Minta Maaf

Dalam video yang beredar di media sosial, bule tersebut mengenakan celana pendek selutut dan kaos tanpa lengan. Pria bule ini mendatangi rumah seorang warga dan komplain soal 'karaoke'.

Polisi lalu bergerak menelusuri kejadian ini. Pria bule itu diketahui bernama Frank Jean Pierre Schulthess, warga negara Prancis.

"Terkait adanya WNA yang marah-marah tersebut sudah kami lakukan pengecekan ke lokasi," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading dalam keterangannya, hari ini.

Baca juga: Bule yang Marah soal Selawat di Musala Minta Maaf

Schulthess pun sudah menyampaikan permohonan maaf. Dicky mengatakan, kejadian itu murni karena Frank tidak tahu mengenai kegiatan umat muslim.

Sumur: https://m.detik.com/news/berita/d-40...abar-ini-ujian

Ane gagal paham nih si bule marah2 denger solawat di musola atau marah2 gara2 pengeras suara musola di pake buat karaoke...?
Diubah oleh: shinfu
Urutan Terlama
disiram aja pakai air tinja
kalau pepatah bilang tong kosong nyaring bunyinya
anjing menggong-gong giginya ompong
kerjanya teriak2 ditanya bego
Kalo gak suka dengan budaya pribumi, minggat aja dari bumi Indonesia, gak perlu marah-marah.
Udah pendatang, nyolot lagi!

emoticon-Traveller
belum paham dia klo "tuhan-nya" agak bolot
Mendengar karaoke emoticon-Ngakak
Bule marah soal selawat di musala
pelihara anjing yg banyak le, biar sama sama berisik emoticon-Wakaka
Quote:


Bikin rica rica
vakar gak nih?
Quote:


didemo pecinta hewan ntar

sengsu aja

Bule marah soal selawat di musala
Quote:


Lho bukan budaya impor dari Arab? Budaya pribumi itu apa? Bogor itu masuk budaya Indonesia, budaya Jawa, atau budaya Sunda, atau Banten? Seperti apa budaya asli pribumi itu?
Bule asu..
Quote:


Di arab sono aja ada aturan mengenai pengeras suara beginian, di sini mah di mentokin sampe sember tuh speakernya emoticon-Ngakak (S)
dari sudut pandang syariat ini bule emang berhak marah

baca qur'an aja gak boleh suaranya sampe mengganggu orang sholat, artinya sekedar keras dikit sampe terdengar dalem mesjid aja gak boleh, apalagi pake speaker / toa

sholawat itu sunat, mengganggu orang HARAM, masa demi ibadah sunat melakukan yang haram, ibarat dapet 5 rugi 10, mirip sama orang yang ziarah kubur sebelum puasa/ lebaran parkir di pinggir jalan sembarangan ziarah sunat, ngalangin jalan HARAM

emang orang islam indonesia banyak ibadah yang gak ada tuntunannya dari nabi / sahabat, klo kita bilang gitu paling di teriakin wahabi
dari sudut pandang syariat ini bule emang berhak marah

baca qur'an aja gak boleh suaranya sampe mengganggu orang sholat, artinya sekedar keras dikit sampe terdengar dalem mesjid aja gak boleh, apalagi pake speaker / toa

sholawat itu sunat, mengganggu orang HARAM, masa demi ibadah sunat melakukan yang haram, ibarat dapet 5 rugi 10, mirip sama orang yang ziarah kubur sebelum puasa/ lebaran parkir di pinggir jalan sembarangan ziarah sunat, ngalangin jalan HARAM

emang orang islam indonesia banyak ibadah yang gak ada tuntunannya dari nabi / sahabat, klo kita bilang gitu paling di teriakin wahabi
Quote:


aduh atit


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di