alexa-tracking

LITSUS PILKADA Bali

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b13c4b2dac13e5a588b4569/litsus-pilkada-bali
LITSUS PILKADA Bali
LITSUS PILKADA Bali
https://litsuspilkada2018.wordpress....18/06/03/bali/

LITSUS PILKADA Bali

Rekam jejak calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada Pilkada 2018

(nama calon)(tempat/tgl lahir bila ada)(L/P)(tempat tinggal)

Litsus dimulai di post berikut:
LITSUS PILKADA Bali
1. Koster-Ace
Partai pendukung: PDIP, Hanura, PKPI, PAN

Dr I Wayan Koster
(Singaraja, 20 Oktober 1962)(L)(Buleleng)
WikiDPR: Wayan Koster
Twitter: @wayan_koster
Situs: wayan-koster.com
FB: wayankosterofficial
-anggota FPDIP DPR 2014-2018, 2009-2014, 2004-2009 (pada Pemilu 2014 menjadi caleg dengan perolehan suara individu terbanyak ketiga nasional, 260.342 suara)
-sebelumnya bekerja sebagai dosen tidak tetap di Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pelita Harapan Tangerang, Universitas Tarumanegara Jakarta, STIE Perbanas Jakarta (1992-2002)
-ketua DPD PDIP Bali (sejak 2015)
-sekjen DPP Prajaniti Hindu Indonesia (2000-2005)
-alumnus S3 Universitas Negeri Jakarta
Rekam jejak
-mantan Bendahara Demokrat M Nazaruddin menyatakan uang perusahaannya, Grup Permai, mengalir ke beberapa politikus termasuk dia, dan heran karena KPK belum menindaklanjutinya. KPK menyatakan masih membutuhkan bukti pendukung untuk memperkuat pernyataan Nazaruddin.
-ketika ditanya apakah mendukung penghentian reklamasi Teluk Benoa, dia menjawab "harus dilihat menyeluruh, kalau secara alam memang tidak cocok, tentu tidak akan melaksanakannya" (2017)
-digugat mantan anggota FPDIP DPRD Bali Wayan Diesel Astawa yang dipecat; menyatakan pemecatan Diesel sudah sesuai prosedur karena Diesel membelot dan mendukung pasangan lawan pada Pilkada Badung 2015 (2016)
-meminta kepada Presiden Joko Widodo agar Bung Karno ditetapkan sebagai Bapak Bangsa (2015)
-diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang dengan tersangka Andi Mallarangeng dll (2014)
-diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan menghalangi pemeriksaan perkara korupsi dengan tersangka Muchtar Ependi (anak buah Ketua MK Akil Mochtar) (2014)
-diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus suap PON dengan tersangka Gubernur Riau Rusli Zainal (2013)
-sempat dicekal selama 3 bulan atas permintaan KPK sehubungan kasus suap anggaran Kemenpora dengan tersangka Angelina Sondakh (2012)
-diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan alat laboratorium lima universitas dengan tersangka mantan bendahara Demokrat M Nazaruddin (2011)
LHKPN
2015, sebagai anggota DPR
Total harta Rp1,9 miliar, utang Rp0
--1 tanah & bangunan, 3 tanah di Buleleng
--1 tanah di Tabanan
--1 tanah & bangunan di Jakarta Barat
--3 mobil (Toyota Camry, Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova)
--logam mulia
--uang tunai

Dr Tjokorda Gde Oka Artha Ardhana Sukawati "Cok Ace" (Gianyar, 23 Agustus 1956)(L)(Gianyar)
FB: Tjok.Ace.Ubud
-Bupati Gianyar 2008-2013
-ketua BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Bali (sejak 2005)
-dosen Arsitektur Universitas Udayana Denpasar (sejak 1986) dan Universitas Hindu Indonesia Denpasar (sejak 2008)
-anggota Dewan Pembina Bali Tourism Board (2016-2021); sebelumnya wakil ketua Bali Tourism Board (2005-2016)
-penasihat Masyarakat Pariwisata Indonesia (sejak 2005)
-ketua Lembaga Pelestarian Budaya Bali (sejak 2003)
-alumnus S3 Kajian Budaya Universitas Udayana Denpasar
-anak Raja Ubud 1931-1950 Tjokorda Gede Agung Sukawati
-Konsul Kehormatan Malaysia di Bali (sejak 2017)
-dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri
Rekam jejak
Sebagai Ketua PHRI Bali
-menyurati Presiden Joko Widodo untuk mengusulkan langkah antisipasi keterpurukan pariwisata akibat letusan Gunung Agung: restrukturisasi utang perhotelan; mendorong kegiatan MICE di Bali; mengundang wisatawan dan media asing; meminta Presiden datang ke Bali untuk menenangkan pengusaha (2017)
-menyarankan agar kesenian khas Bali seperti tari Kecak, Legong, dan Barong jangan dipentaskan di hotel agar wisatawan menontonnya di desa-desa (2017)
-meminta pemerintah mengatur zonasi pembangunan hotel di Bali agar pembangunan hotel terarah sesuai kebutuhan daerah (2017)
-menyayangkan terjadinya transmigrasi warga Nusa Penida karena menandakan warga asli Bali tersisih di tanah sendiri, dan seharusnya masyarakat kecil bisa sejahtera dengan memanfaatkan pariwisata (2016)
-menyatakan selama ini konsep pariwisata Bali rancu, karena malah berorientasi Singapura dan Hongkong (2016)
-menyayangkan terjadinya kasus pembuatan foto pernikahan gay di Ubud, menyatakan pemerintah harus menindak tegas karena itu bisa merusak citra pariwisata Bali (2015)
-menginginkan ada kepastian pihak pengawas pariwisata budaya di Bali untuk mencegah pelanggaran oleh wisatawan (2015)
-menyatakan menolak Bali dijadikan tujuan wisata syariah agar tak mengusik ketentraman rakyat Bali (2015)
-mendukung proyek tol Bali Selatan-Bali Utara (2015)
-mengkaji pola check in hotel 24 jam (bukan sesudah pukul 12 siang) untuk memudahkan turis masuk hotel jam berapa saja (2015)
-menyesalkan keputusan Mendag Rachmat Gobel melarang penjualan minuman beralkohol di minimarket dan warung karena menganggap itu tak masalah di tempat wisata (2015)
-menyayangkan keputusan pemerintah melarang kementerian dan PNS mengadakan rapat di hotel, karena menurunkan pendapat hotel (2014)
Sebagai Bupati Gianyar
-diperiksa Kejaksaan Negeri Gianyar sebagai saksi kasus korupsi PDAM Gianyar dengan tersangka direksi PDAM (2013)
Penghargaan yang pernah didapat
-Upakarti (2011)
-Manggala Karya Bhakti Husada dari Menkes (2011)
-Satyalencana Pembangunan (2011)
-Bakti Koperasi & UKM (2011)
-Leadership MDGs Award dari Menkokesra (2010)
-Innovative Government Award dari Mendagri (2010)
-Paul Harris Fellow dari Rotary International (2008)
-Tri Hita Karana Award dari Yayasan Tri Hita Karana (2008)
-Adipura (2008)
LHKPN
2007, sebagai Bupati Gianyar
Total harta Rp3 miliar, utang Rp300 juta
--1 tanah & bangunan, 10 tanah di Gianyar
--1 tanah & bangunan, 1 tanah di Denpasar
--5 tanah di Tabanan
--1 tanah di Buleleng
--1 tanah di Badung
--4 mobil (Toyota Land Cruiser, 2 Mercedes-Benz, 1 Honda Fit)
--usaha restoran
--logam mulia, benda bergerak lainnya
--uang tunai
--utang

-----
LITSUS PILKADA Bali
2. Mantra-Kerta
Partai pendukung: Golkar, Demokrat, Gerindra, Nasdem

Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, MSi
(Denpasar, 30 April 1967)(L)(Bogor Utara, Kota Bogor)
Wiki: Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra
Instagram: @rai_mantra
FB: raimantra1
Twitter: @RaiMantra
-Walikota Denpasar 2015-2018, 2010-2015; sebelumnya Wakil Walikota Denpasar 2005-2010
-anggota Dewan Penasihat BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Bali
-ketua Komite Tetap Dana & Sarana Kamar Dagang & Industri (Kadin) Bali (2004-2008)
-ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bali (2004-2007)
-alumnus S2 Agama & Kebudayaan Universitas Hindu Indonesia Denpasar (2004)
-anak Gubernur Bali 1978-1988 Ida Bagus Mantra
Rekam jejak
-menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa; menyebutnya "soal prinsip, bukan soal politik"
-menggagas Denpasar Smart City
-mengadakan mesin pencacah sampah plastik dan aluminium yang memberi imbalan voucher di Pasar Kreneng (2015)
-merenovasi Taman Lumintang dengan mengadakan air mancur menari, alat olahraga, panggung (2015)
-menolak pemilihan kepala daerah oleh DPRD (2014)
-ikut program executive education training bersama para kepala daerah terbaik se-Indonesia di Harvard University AS (2011)
Penghargaan yang pernah didapat
-Indeks Kondisi Keuangan Daerah Terbaik dari Universitas Gadjah Mada (2017)
-Laporan keuangan daerah Wajar Tanpa Pengecualian (2012-2016)
-Satyalencana Wira Karya (2012)
-Satyalencana Pembangunan (2011)
-Manggala Karya Kencana BKKBN (2010)
-Bhakti Koperasi & UKM (2010)
LHKPN
2015, sebagai Walikota Denpasar
Total harta Rp45 miliar & USD245.340, utang Rp0
--2 tanah & bangunan, 1 tanah di Denpasar
--1 tanah & bangunan di Badung
--2 mobil (BMW, Toyota Land Cruiser), 1 sepeda motor (Kymco)
--batu mulia
--surat berharga
--uang tunai rupiah & dolar AS

I Ketut Sudikerta (Badung, 29 Agustus 1967)(L)(Badung)
Wiki: I Ketut Sudikerta
-Wakil Gubernur Bali 2013-2018
-Wakil Bupati Badung 2005-2013
-anggota FGolkar DPRD Bali 2004-2005
-ketua DPD Golkar Bali (sejak 2009)
-ketua DPD Golkar Badung 2004-2009
-ketua Kosgoro Bali 2009-2014
-ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bali (sejak 2004)
-ketua klub sepakbola Persekaba Badung (sejak 2005)
-pemilik Hotel Wito Denpasar (sejak 2001)
Rekam jejak
Sebagai Wakil Gubernur Bali
-menginginkan Bali diberi alokasi anggaran yang lebih banyak dari pusat karena laporan keuangan daerahnya berkali-kali wajar tanpa pengecualian (WTP) (2017)
-turut mengajukan enam proyek infrastruktur kepada pemerintah pusat: bandara Bali Utara, jalan tol, rel kereta, kawasan industri pariwisata Buleleng Barat & Nusa Penida, pembangunan stadion Cenggiling, pemeliharaan stadion Ngurah Rai (2017)
-mengaku "selama 14 tahun tak pernah menikmati gaji, semua gaji dibagikan ke masyarakat" (2017)
-menyatakan proyek jalan tol Denpasar-Gilimanuk akan dipindahkan dari di pinggir pantai ke menjadi jalur pegunungan, dengan alasan harga tanah lebih murah (2017)
-menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa karena akan menimbulkan banyak masalah di Bali; namun LSM Forbali menyatakan kalau dia serius menolak seharusnya menyurati Presiden untuk mencabut Perpres 54/2014 (2017)
-mengadakan upacara penyucian untuk pesawat jet pribadi yang awalnya disebut milik Ketua Umum Golkar Setya Novanto, namun ternyata milik anggota FGolkar DPR Robert Joppy Kardinal (2017)
-dilaporkan ke KPK oleh pengacara Rizal Akbar Maya Poetra atas tuduhan pemalsuan sertifikat Pura Jurit Uluwatu dan menerima gratifikasi (2016); sebelumnya Rizal juga melaporkan dia ke Polda Bali untuk kasus yang sama (2015). Dia menyatakan tuduhan itu fitnah dan merusak nama baiknya.
-menolak Bali dijadikan penyelenggaraan pameran rokok Inter-Tabac Asia 2014
-dilaporkan ke KPK oleh Sekjen Forum Peduli Bali Dwipa Nyoman Sentana atas dugaan menerima suap terkait terbitnya SK reklamasi Teluk Benoa (2013); dia mengancam akan melaporkan pelapor ke polisi karena menyatakan tuduhannya tak benar.
Lain-lain
-mendukung Setya Novanto dalam pemilihan ketua umum Golkar 2016
-ketua tim sukses Prabowo-Hatta di Bali pada Pilpres 2014
-ketika menjadi cawagub dalam Pilkada Bali 2013, tercatat sebagai peserta pilkada terkaya di Indonesia dengan harta Rp78 miliar; pada 2009 hartanya baru Rp2,9 miliar.
-[Wabup Badung] menggagas Perbup pengaturan usaha tato untuk mencegah penularan HIV lewat tato (2012)
LHKPN
2015, sebagai Wakil Gubernur Bali
Total harta Rp33 miliar & USD87.515, utang Rp62 juta
--2 tanah & bangunan di Denpasar
--1 tanah & bangunan di Klungkung
--6 mobil (Toyota Land Cruiser, 2 Mercedes-Benz, Toyota Alphard, Chrysler, Toyota Vellfire), 2 sepeda motor (Honda, Honda Vario)
--logam mulia, batu mulia, benda bergerak lainnya
--surat berharga
--uang tunai rupiah & dolar AS
--utang pinjaman barang & kartu kredit

-----
DATA PEMILU/PILKADA TERDAHULU

1. Hasil Pilkada Bali 2013:
Jumlah pemilih terdaftar: 2.925.679
Total suara sah 2.159.234
I Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta (Demokrat, Golkar, PAN, Gerindra, Hanura, PKPI): 1.063.734 (50,02%) > menang
Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PDIP): 1.062.738 (49,98%)
Partisipasi: 73,8%

2. Hasil Pemilu Legislatif 2014 (DPRD Provinsi) Bali
Jumlah pemilih terdaftar: 2.942.185
Total suara sah: 2.129.028
Perolehan suara partai:
Nasdem: 91.873 (4,3%)
PKB: 31.520 (1,5%)
PKS: 44.773 (2,1%)
PDIP: 882.555 (41,5%)
Golkar: 379.196 (17,8%)
Gerindra: 220.063 (10,3%)
Demokrat: 269.897 (13,9%)
PAN: 26.005 (1,2%)
PPP: 13.567 (0,6%)
Hanura: 109.973 (5,2%)
PBB: 3.640 (0,1%)
PKPI: 55.966 (2,6%)
Tingkat partisipasi: 72,4%
Urutan berdasarkan suara terbesar: 1. PDIP; 2. Golkar; 3. Demokrat; 4. Gerindra; 5. Hanura; 6. Nasdem; 7. PKPI; 8. PKS; 9. PKB; 10. PAN; 11. PPP; 12. PBB


Data per 3 Juni 2018
Litsus Pilkada daerah lain:
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Lampung
Sumatra Selatan
Riau
Kota Bandung
Kota Bogor
KASKUS Ads
Isu yang seksi di Bali ya soal Tolak Reklamasi
Litsus Pilkada 2018 terbaru: Sumatra Utara
Litsus Pilkada 2018 terbaru: Kota Bekasi