alexa-tracking

Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b13ad96dc06bd6e718b4567/viral-bule-marah-dan-sebut-shalawat-sebagai-karaoke
Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke
Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke

Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke – Sebuah video yang menunjukan seorang bula marah kini telah menjadi viral di beberapa sosial media. Diketahui kejadian tersebut berlokasi di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Bule tersebut marah karena merasa terganggu dengan adanya shalawat setiap hari dengan pengeras suara. Bahkan bule tersebut menyebut shalawat sebagai karaoke

Dalam video tersebut seorang bule mendatangi rumah salah seorang warga sekitar dan komplain soal shalawatan yang ia sebut sebagai karaoke. Dalam video tersebut juga terdengar seorang warga meminta kepada warga lainnya untuk melapor ke Ketua RT. Pihak kepolisian yang telah mengetahui video viral tersebut langsung bergerak menelusuri peristiwa tersebut. Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading telah memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.


Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke


Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke




Pria bule yang ada dalam video tersebut diketahui seorang warga negara asal Perancis dan bernama Frank Jeanne Pierre Schultess. Dicky mengatakan bahwa Frank telah dibawa ke kantor polisi untuk melakukan wawancara dan melakukan pendataan terhadap dirinya. Dicky juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu, 2 Juni 2018. Awalnya Frank yang merasa terganggu mendatangi Mushala Nurul Jadid dan sempat berdebat dengan Ustadz Ade Syafei. Frank juga mengancam akan memblokir akses jalan menuju ke mushala.


Tidak hanya itu, Frank juga sempat mendatangi rumah Ustadz Ade Syafei untuk marah-marah. Ketika itu juga ada seorang tetangganya yang merekam kejadian tersebut. Dicky juga menceritakan bahwa Frank juga menyebut suara shalawaran dan tadarusan dengan pengeras suara tersebut sebagai karaoke. Hingga pada akhirnya, pihak kepolisian melakukan mediasi dengan Frank dan Ustadz Ade Syafei.

Dicky menjelaskan bahwa Frank telah meminta maaf kepada Ustadz Ade Syafei. Dicky menjelaskan bahwa Frank tidak mengetahui dan tidak mengenal kegiatan umat muslim. Sedangkan Ustadz Ade Syafei juga telah memaafkan Frank. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau kepada warga di lokasi untuk tidak terprovokasi atas peristiwa tersebut. Pihak kepolisian juga telah menghubungi tokoh masyarakat sekitar, yakni MUI tingkat desa agar peristiwa tersebut tidak tersebar luas.

Sumber

Silakan kunjungi www.bacaanonline.com untuk berita lainnya
image-url-apps
Karaoke? emoticon-Bingung

emoticon-Ngakak
mungkin bulenya sering karaoke di gereja setiap minggu
KASKUS Ads
image-url-apps
astajim, minta dibakar nih wihara ama gerejanya emoticon-Kagets
image-url-apps
Quote:


Nama nya tidak tahu dan kenal di prancis sana mana bisa seperti di indonesiai ini itu kadar suara nya mungkin sudah melampaui batas polusi suara standrat international, pikir si bule dari prancis tersebut.

image-url-apps
wkwkwk
karaoke
wajar sih gak semua orang mau dengar karoke kok
apa susahnya sih karoke pakai earphone kalau budek ya budek sendiri
hahaha

gila bener dah

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
image-url-apps
emoticon-Wakaka
Mungkin bulenya belum memahami agama dan kultur di Indonesia, sehingga sholawatan dikira karaokean
image-url-apps
Ya wajarlah klo bule terganggu,dinegaranya gk ada yg kek gitu.
image-url-apps
yaelah. liat aja tuh tampilannya. macem bule gembel. gk tau diri.
Klw mau investasi triliunan sih masih mending. pfft
image-url-apps
karoke.. Allah hu Akbar emoticon-Kaskus Radio


Tiba-tiba.. DHUAAARRRRRRRR... Viral Bule Marah Dan Sebut Shalawat Sebagai Karaoke
image-url-apps
Bule stlooong :nyantai
image-url-apps
Quote:


ya masalahnya tuh bule kan ga di negaranya ganemoticon-Leh Uga, kalo dia ngamuk2 kek gitu bisa di gamparin ratusan nasbung sumbu pendek ganemoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:


Betul. Gak ada yg perlu diributkan. Cuma culture clash aja.
Quote:




sejak kapan sholawatan pakai TOA itu kultur ?


wong baru beberapa tahun ini mulai beginiaan
image-url-apps
emoticon-I Love Indonesia
image-url-apps
goblok berjamaah
image-url-apps
Inilah Islam Nusantara, Islam Indonesia, Sholawat menggunakan pengeras suara sudah menjadi budaya Islam Nusantara dan kearifan lokal. Harusnya pendatang menghormatinya seperti ketika pribumi Indonesia menginjakkan kaki di negeri orang.
Kalo gak suka, silahkan WNA pergi dari bumi pertiwi!!
Indonesia gak butuh WNA!!

emoticon-Blue Guy Bata (L)
×