alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b138d4dddd77066408b456a/13-gubernur-jepang-bersatu-bela-bayi-yang-menangis

13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis

13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis

Tokyo, IDN Times - 13 gubernur dari seluruh penjuru Jepang bergabung untuk membiarkan bayi menangis kapan pun mereka inginkan. Para gubernur tersebut berniat menciptakan masyarakat yang lebih toleran terhadap bayi yang berlinang air mata.

We Love Babies Project muncul karena latar belakang tingkat kelahiran Jepang yang merosot dan populasi yang menyusut.

13 politisi itu membuat janji pada hari Kamis (31/5/2018) untuk mendukung kampanye yang mendorong restoran-restoran, toko dan individu untuk menampilkan stiker yang memuat kalimat "Tidak apa-apa untuk menangis."


1. Masyarakat yang tidak toleran
13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis
Meskipun upaya pemerintah Jepang untuk menciptakan masyarakat lebih kondusif dalam mengelola kehidupan berkeluarga, Jepang kadang-kadang dianggap tidak toleran terhadap anak-anak.

Masyarakat sering menolak untuk menjadi tuan rumah bermain anak. Karena tetangga mengeluhkan kebisingan bermain yang terjadi.

"Masyarakat Jepang masih cenderung membuat para ibu dan ayah merasa khawatir terhadap tetangga ketika bayi atau anak-anak mereka mulai menangis," kata Gubernur Mie Eikei Suzuki pada pertemuan para politisi, seperti yang dikutip Strait Times Sabtu (2/6/2018). "Kami ingin mengubah situasi sosial itu," katanya.


2. Populasi tidak seimbang
13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis
Inisiatif We Love Babies Project ini dimulai pada tahun 2016. Tetapi, baru kali ini terjadi untuk pertama kalinya ada dukungan dari sekelompok pemimpin politik berprofil tinggi.

Strait Times mewartakan, populasi Jepang diketahui dengan cepat menua, sementara tingkat kelahiran nasional telah menurun drastis selama bertahun-tahun, yang menimbulkan tantangan serius bagi ekonomi dan pasar tenaga kerja negara.


3. Jumlah kelahiran merosot tajam
13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis
Sementara itu, New Delhi Television mewartakan, kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe adalah untuk mendorong masyarakat yang lebih ramah keluarga. Selain mendorong para ibu kembali bekerja, Shinzo Abe juga meminta mereka untuk meningkatkan tingkat kelahiran negara yang sedang merosot.

Kementerian Kesehatan mengatakan, jumlah bayi yang baru lahir pada tahun 2017 adalah rekor terendah yang baru dengan hanya 946060 kelahiran yang tercatat. Itu merupakan tahun kedua berturut-turut yang angkanya telah turun di bawah satu juta kelahiran per tahun.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/world/...mpaign=network

---

Baca Juga :

- 13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis Ribuan Orang Padati Pemakaman Perawat yang Ditembak Tentara Israel

- 13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis Pengguna Media Sosial di Uganda Bakal Dibebani Pajak

- 13 Gubernur Jepang Bersatu Bela Bayi yang Menangis Mahasiswi Ini Pesan Layanan KFC Untuk Minta Mengusir Laba-laba

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di