alexa-tracking

Ini Hasil Pertemuan Prabowo, A.Rais & Habib Riziq (Deklarasi 17 Ramadhan di Mekah?)

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b12ef575a51630b648b4567/ini-hasil-pertemuan-prabowo-arais-amp-habib-riziq-deklarasi-17-ramadhan-di-mekah
Ini Hasil Pertemuan Prabowo, A.Rais & Habib Riziq (Deklarasi 17 Ramadhan di Mekah?)
Ini Hasil Pertemuan Prabowo, Amien Rais dan Habib Riziq
Minggu, 03/06/2018 01:02 WIB

Ini Hasil Pertemuan Prabowo, A.Rais & Habib Riziq (Deklarasi 17 Ramadhan di Mekah?)
Pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Amin Rais dan Habib Rizieq di tanah suci Mekah (istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID -  Usai melaksanakan ibadah umrah di tanah suci Mekah, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais  menyempatkan diri bertemu dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Demikian dikatakan Humas Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin.


"Prabowo dan Amien Rais mengatakan pertemuan ini dilakukan dalam rangka silaturrahmi mengunjungi saudara Muslim yang sedang dizalimi dan terkucilkan (hijrah). Bahkan Prabowo mengatakan ini sama dengan pengalaman dulu dia di Yordania," kata  Novel Bamukmin dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/6/2018).

Novel menjelaskan, pertemuan banyak membicarakan berbagai persoalan bangsa. Salah satu topik yang dibicarakan yakni masalah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Rizieq, lanjut Novel meminta PAN dan Gerindra segera membentuk koalisi bersama PKS dan PBB di Pilpres 2019 mendatang.

Selain itu , Novel menjelaskan, Habib Rizieq juga mengapresiasi rekomendasi dari PA 212, salah satunya adalah merekomendasikan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019.


Selain Habib Rizieq, para peserta rakornas PA 212 juga merekomendasikan sejumlah nama sebagai capres 2019. Nama-nama yang direkomendasikan yakni Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.


"Berkenaan dengan Rekomendasi Rakornas PA 212, HRS mengatakan semua capres dan cawapres yang direkomendasikan semua bagus dan layak memimpin bangsa Indonesia," ungkap Novel.
saat bertemu dengan Habib Rizieq, Prabowo dan Amien Rais didampingi Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, Waketum PAN yang juga putera Amien, Hanafi Rais, Waketum Partai Gerindra Sugiono dan Prasetyo, serta Fuad Bawazier.
http://indonews.id/artikel/13739/Ini...n-Habib-Riziq/



Prabowo, Amien Rais, dan Sohibul Bertemu Habib Rizieq di Saudi
Sabtu, 02 Juni 2018 13:11 WIB
Ini Hasil Pertemuan Prabowo, A.Rais & Habib Riziq (Deklarasi 17 Ramadhan di Mekah?)
Prabowo dan Habib Rizieq

Jakarta, HanTer - Umrah bareng Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais dan Presiden PKS Sohibul Iman disebut Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily juga akan menemui Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.
 
"Saya dapat info akan menemui HRS. Ya kebetulan HRS ada di sana, kami berharap tidak ada maksud lain," ujar Ace di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/6/2018).
 
Ace meminta tak ada maksud politis dari umrah tersebut. Apalagi mengingat saat ini bulan Ramadan. "Sebaiknya tidak ada niat lain dan maksud lain dari pelaksanaan umrah tersebut, kecuali memang mau mendekatkan diri kepada Allah," kata Ace.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon membenarkan Prabowo Subianto, Amien Rais, dan Sohibul Iman bakal ke Arab Saudi untuk ibadah umrah bersama. 
 
Fadli berkata ketiganya berangkat secara terpisah dan baru akan bertemu di Tanah Suci. "Insya Allah Pak Prabowo umrah tanggal 1 Juni. Mungkin (Amien dan Sohibul) akan ketemu di sana (Arab Saudi)," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/5).
 
Fadli tidak menampik, dalam umrah bersama itu, ketiga tokoh berencana menemui Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang saat ini tinggal di Arab Saudi. 
 
Namun ia enggan mengakui pertemuan itu bagian dari konsolidasi Pilpres tahun 2019. "Tidak, lah, namanya umrah kok konsolidasi," ujarnya.
 
Terpisah, Waketum PAN Taufik Kurniawan mengakui Amien akan menunaikan ibadah umrah bersama Prabowo dan Sohibul. Namun ia juga menegaskan tidak ada agenda politik di balik pertemuan itu. 
 
"Yang di Mekah tujuan utamanya umrah. Jadi ya kita doakan saja supaya ibadahnya mabrur," ujarnya.
 
 Meski demikian, Taufik memaklumi jika pertemuan ketiga pimpinan partai itu dengan Rizieq akan membahas politik. Hal itu dianggap mungkin terjadi lantaran ketiga tokoh itu merupakan politisi.
 
"Mereka ketua-ketua partai politik. Wajar saja jika berbicara (politik) di sela-sela ibadah sudah selesai. Mungkin sambil diskusi, wajar saja kalau ketemu (Rizieq)," ujarnya dilansir CNN Indonesia.
http://nasional.harianterbit.com/nas...izieq-di-Saudi

------------------------------


Deklarasi 17 Ramadhan 1439H di Mekkah Al Mukarromah ... mudah-mudahan membawa kebaikan kepada negeri dan rakyat di Indonesia, yang sudah cukup lama kehidupan mereka dalam kungkungan pemodal kuat semata!

emoticon-Ultah
Mabrur??ngehe...
Semua juga tau tu badot2 mau ngapain dimekah..
Punya kursi.tapi nyambut macan asia pake lesehan
Mental babu emoticon-Ngakak
mo pemilu di arab bre? emoticon-Leh Uga
monggolah ditunggu deklarasinya
Quote:


Quote:





emoticon-Angkat Beer ntapzzz
Soal semua kumpulan yg terbentuk dari gerakan 212,
Kalo ga salah inget bukannya waktu di awal mereka itu ngebantah dan ngasi statement kalo 212 ntu bukanlah gerakan bermuatan politik, tapi kok yg tadinya dibanggain sebagai gerakan bersatunya umat Islam buat menuntut sang penista agama malah jadi ngambil peran besar buat ngajuin nama capres & cawapres di pemilu taun depan?
Imo mereka emang punya hak politik (pemilu) sbg WNI, tapi kerasa banget politik dengan gimmick agamanya

Apa krn mereka merasa superior gegara punya bank suara sebanyak 7 juta pemilih? Biarpun ane yakin gak mungkin 7 juta suara itu bakal kompak seluruhnya milih calon yg diusung kubu mereka, tapi tetep aja predikat "7 juta umat" itu punya kekuatan propaganda emoticon-Big Grin
Wah para bapak bangsa berkumpul emoticon-Mewekemoticon-Mewekemoticon-Mewek
Pasca Aksi 212, Habib Rizieq De Facto Pimpinan Gerakan Islam di Indonesia
Minggu, 4 Desember 2016 08:55 WIB

Ini Hasil Pertemuan Prabowo, A.Rais & Habib Riziq (Deklarasi 17 Ramadhan di Mekah?)

Gelar aksi demo yang diberi nama “Super Damai” di kawasan Monas pada Jum’at 2 Desember 2016 barangkali layak disebut sebagai sebuah babak baru dalam konstelasi perpolitikan Indonesia pasca-reformasi. Yaitu munculnya Habib Rizieq Syihab (HRS) sebagai representasi kekuatan Islam politik yg fenomenal dan harus diperhitungkan secara serius oleh Pemerintah Presiden Jokowi (PJ) dan masyarakat Indonesia serta pihak-pihak di luar negeri ini.

Kehadiran PJ dalam acara tersebut, mengikuti sholat Jum’at, mendengarkan Khotbah HRS yg sangat jelas menyampaikan tausiah/ pesan-pesan politik kepada PJ, pidato singkat sang Presiden di panggung bersama HRS dan para petinggi Kabinet, dan, last but not the least, konsistensi tuntutan agar Ahok ditangkap, dan kesuksesan acara sampai selesai tanpa ada kericuhan sedikitpun, semuanya merupakan fakta-fakta yg dapat ditafsirkan bahwa HRS lah yang menjadi tokoh utama alias “man of the hour” dalam event tsb.

Bukan hanya itu saja. Pasca-212, suka atau tidak suka, HRS adalah pemimpin yang tak dapat diragukan lagi (undisputed leader) dari kekuatan Islam politik Indonesia, dan PJ adalah salah satu pihak yg ikut mengukuhkan posisi tsb! Para perjabat negara boleh dan sah sah saja mengatakan bahwa PJ sudah menunjukkan kepemimpinannya dengan tampil di dalam acara tsb; bahkan ada yg bilang PJ telah menang tanpa harus mengalahkan (menang tanpo ngasorake) lawan, dll pujian seperti itu. Namun secara politis, hemat saya, PJ menang hanya secara taktis, tetapi HRS lah yang mendapat keuntungan secara strategis. Jika PJ bisa disebut meraih keuntungan politik dalam jangka pendek, tetapi pengaruh HRS dan Islam politik di negeri bisa saja akan meluas dalam jangka panjang.

Implikasi politik jangka pendek yg paling nyata adalah thd kasus Ahok akan bergulir. Prediksi saya, tekanan dari kelompok anti-Ahok akan makin besar bukan saja agar Gubernur DKI non-aktif tsb ditahan, tetapi juga sampai ujung proses dengan vonis dinyatakan sebagai pihak yg bersalah. Kehadiran PJ di Monas akan dikapitalisasi secara politik oleh kubu ini untuk terus meningkatkan tekanan agar “hukum ditegakkan” dan “keadilan dijunjung tinggi” dalam proses peradilan yag akan datang. Pengaruhnya thd kampanye Pilkada pasangan Ahok-Djarot (Badja), tampaknya akan semakin negatif dan merugikan pemulihan elektabilitasnya. Jika survei-2 yg dilakukan sebelum 212 saja hasilnya sudah cenderung “sepakat” bahwa elektabilitas Badja mengalami penurunan akibat status tersangka Ahok, apalagi setelah ini. Pihak anti Ahok akan semakin agressif dalam kampanye mereka utk memarginalisasi sang petahana. Paslon Badja mesti kerja “super keras” agar tidak mengalami penurunan drastis lebih lanjut!

Diamnya parpol-parpol pendukung Badja pasca kehadiran PJ ke Monas, bagi saya, adalah juga pertanda kurang baik bagi paslon ini. Elite PDIP, Nasdem, dan Hanura seperti sedang “kebingungan” dan akhirnya memilih “diam” dengan keputusan PJ yang konon dibuat mendadak utk bergabung dalam acara di Monas tsb. Demikian pula respon senyap dari tim sukses Badja terkait dengan dinamika politik seperti itu menunjukkan bahwa mereka pun mengalami semacam kekagetan yg serius. Ini berbanding terbalik dg persistensi kelompok anti-Ahok dalam kampanye mereka sangat nyata, seperti kita lihat dalam bermunculannya meme-meme baru di sosmed yg bertema desakan agar Ahok ditahan. Upaya pemulihan elektabilitas paslon Badja jelas semakin dipersulit oleh keputusan PJ hadir di Monas tsb. Setidaknya peluru baru bagi kampanye lawan bertambah lagi, sementara paslon Badja tidak siap dengan counternya.

Bukan hanya pihak paslon Badja saja yg terimbas implikasi politik dari langkah PJ kemarin. Hemat saya, ormas-ormas besar Islam yang selama ini berusaha membantu PJ agar eskalasi demo dapat dibatasi, bisa jadi juga sama kagetnya. Sampai sehari setelah demo 212 berakhir, saya belum menemukan reaksi resmi dari NU dan Muhammadiyah, atau tokoh-tokoh Islam terkemuka yang sebelumnya ikut mengerem ummat agar tidak berpartisipasi di dalam gelar aksi tsb. Ini tentu sangat menarik utk dicermati. Bisa jadi merekapun sedang berusaha memahami dan mencermati dinamika ini. Setidaknya mereka mesti mengevaluasi utk apa anjuran-2 mereka kepada ummat agar tidak ikut hadir dalam aksi 212 jika kemudian PJ sendiri justru hadir di sana? Bukankah ini merupakan sebuah pengakuan dan endorsement politik terhadap keberadaan HRS dan para pendukungnya sebagai sebuah kekuatan nyata dalam konstelasi perpolitikan nasional? Wallahua’lam..

Sebuah fenomena politik baru pasca-reformasi di Indonesia sedang bergulir, yakni muncul dan berkembangnya kekuatan Islam politik dalam panggung demokrasi, bukan melalui pintu politik elektoral (electoral politics), tetapi melalui pintu politik massa (mass politics). Apakah PJ menyadari sepenuhnya bahwa kini kepemimpinan HRS dan Islam politik kian mantap kehadiran dan pengaruhnya dalam panggung perpolitikan negeri ini? Silakan para sahabat utk memperbincangkannya
https://www.eramuslim.com/berita/nas...m#.WxLzb0iFPIU
Geng alloh berkumpul gak pake acara gapleh bre?
emoticon-Ngakak
entahlah gan, tiap denger nama rizik ini gua merinding.
Jujur, gua sebenernya takut banget kalo dia bener kepilih jd presiden. entah mau jd kaya gmn bangsa tercinta ini
emoticon-Turut Berduka
Quote:


M - A - N - G - S - T - A - B

Spoiler for thumb4u:


emoticon-Salaman
kapan di ambil Tuhan ini orang emoticon-Blue Guy Bata (L)
novel ini kurang ajar,sengaja dukung rizik jadi capres cuma buat lucu2an emoticon-Leh Uga
lama lama lucu juga ngeliatin mereka ber 3 yang haus akan kekuasaan di indonesia @_@
kalau emang mau memimpin bangsa dan negeri ini tolong tunjukan dengan hasil kinerja kalian bukan dengan hasil Hoax dan Hastag #2019GantiPresiden...
gimana mau kepilih nanti 2019 kalau seperti ini....
cuma bikin malu dan buang2 uang aja untuk berkampanye....
sekarang siapa yang ketahuan jadi boneka kan.... pak dhe owi apa pak dhe owo????
Lucu2an emoticon-Leh Uga
partai 212
yang lama donk perginya.
paling minta diback upemoticon-Leh Uga
bibib dijanjiin jadi menag, kmaren said dijanjiin jd menaker. jd apa negeri ini klo wowo menang emoticon-Hammer2