alexa-tracking

Nabi yang populer dalam Alquran

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b126c895a516322518b456a/nabi-yang-populer-dalam-alquran
Nabi yang populer dalam Alquran
Nabi yang populer dalam Alquran
Umat muslim mengikuti pengajian di Masjid Agung Kauman, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/5/2018)
Saban tanggal 17 bulan Ramadan, umat Islam merayakan 17 Ramadan sebagai Nuzulul Quran, meskipun tanggal tersebut masih diperselisihkan. Turunnya ayat pertama dalam kitab suci Alquran kepada Nabi Muhammad, kerap dikaitkan dengan malam seribu bulan, lailatul qadar, yang hadir pada sepertiga terakhir bulan Ramadan.

Kitab suci ini diturunkan kepada sang nabi untuk menjadi petunjuk menjalani hidupnya dan umatnya. Firman Tuhan ini banyak berisi kisah-kisah nabi terdahulu sebelum Nabi Muhammad yang menjadi petunjuk dalam menjalani ujian kenabian.

Sederetan nama nabi mulai dari Adam, Ibrahim, Musa, Isa hingga Muhammad bisa ditemukan dalam Alquran. Pernahkah Anda berhitung, nama siapa yang paling sering disebut di dalam Alquran?

Lulusan master Ilmu Komputer Universitas Leeds Karim Ouda di bawah supervisi Profesor Artificial Intelligence (AI) Eric Atwell menganalisis teks Alquran dari beragam korpus yang telah dikumpulkan sebelumnya.

Analisis menggunakan mesin pintar yang ia ciptakan untuk menghitung banyaknya kata benda dan sifat yang terdapat di Alquran. Mesin pintar yang digunakan adalah Natural Language Processing untuk mengubah teks menjadi sebuah dataset kuantitatif. Dari data yang terkumpul, Ouda mengolahnya menjadi situs interaktif analisis Alquran.

Dari beragam data yang dikurasi Ouda, Tim Lokadata Beritagar.id mengolah data nama yang muncul dan ditandai sebagai proper noun dalam korpus teks tersebut. Proper noun biasanya merujuk pada kata benda yang memiliki nama spesifik. Misalnya nama orang, nama kota, atau nama negara.

Hanya nama yang terdiri dari satu kata yang dimasukkan dalam olahan data ini, dan fokusnya hanya menemukan nama nabi dan lokasi yang paling banyak disebut. Perlu diingat, setiap rasul adalah nabi, tapi tak semua nabi adalah rasul.

Menariknya, nama nabi atau rasul yang paling banyak disebut adalah mereka yang tergolong dalam kalangan ulul azmi --yang kesabarannya menghadapi ujian kenabian menjadi teladan bagi nabi lain. Mereka adalah Musa atau Moses (136 kali disebut), Ibrahim atau Abraham (69 kali), Nuh (43 kali) dan Isa (36 kali).

Ada tiga surat yang paling banyak mengisahkan Nabi Musa yaitu surat Thaha (9-99), al-Qashas (3-46), al-A'raf (103-155). Untuk melihat surat apa yang menyebut nama nabi tertentu, Anda bisa menguliknya di sini.

"Alquran itu dialog Allah kepada Nabi Muhammad (melalui malaikat Jibril) untuk membesarkan hati beliau bahwa ada nabi zaman dahulu yang diberi ujian juga. Ini seperti penyemangat. Alquran juga menjelaskan Nabi Muhammad adalah penerus tokoh sebelumnya," kata Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ayub, ketika dihubungi Beritagar.id pada Kamis (30/5/2018).
Nabi yang populer dalam Alquran
Menghadapi para penentang tauhid
Kisah nabi yang diceritakan dalam Alquran tentu punya maksud tersendiri. Ia bukan hanya sekadar informasi sejarah dari tradisi tutur orang zaman dulu. Lebih dari itu, kisah nabi yang tercatat dalam kalam Tuhan itu menunjukkan pesan untuk Nabi Muhammad dan umatnya.

"Pesan yang terkandung dalam kisah jauh lebih penting dari pada kisah itu sendiri sebagai sebuah fakta sejarah. Pesan ini itu justru mestinya dilihat dari kondisi Rasulullah saat menerima kisah itu," kata Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ), Nur Rofidah.

Nur menambahkan, empat rasul yang kerap diceritakan dalam kitab suci itu kemungkinan besar punya kemiripan nasib dengan Muhammad dalam menghadapi umatnya saat itu.

Dalam ujian ketuhanan, yang menunggalkan Allah sebagai Tuhan semesta alam (tauhid), Nabi Musa punya musuh yang paling berat dari sekian banyak musuh nabi, yakni seorang raja di kawasan Mesir saat itu, Fir'aun atau Pharaoh.

"Tauhid di tangan Nabi Musa itu artinya melawan kekuasaan yang tirani dan berhadapan dengan sistem politik yang kuat dipimpin Fir'aun," kata Nur.

Fir'aun adalah contoh megalomania yang sempurna. Ia menganggap dirinya Tuhan, membebaskan dirinya untuk membuat kebijakan apa pun yang dapat menindas rakyatnya. Ia menciptakan perbudakan dan membunuh siapa saja yang dianggap menjadi ancaman.

Pada saat dirinya berkuasa, ia menyerukan pembunuhan bayi laki-laki. Alasannya, agar tak ada laki-laki dewasa kelak di kemudian hari yang dapat menumbangkan kekuasaannya.

Namun, nasib toh tak berpihak padanya di akhir hayat. Ia harus berhadapan dengan Musa yang tak lain adalah anak angkatnya sendiri, seorang bayi laki-laki yang terbebas dari pembunuhan dan dibesarkan oleh istri Fir'aun.

"Fir'aun adalah tipe penentang tauhid yang paling wahid. Tidak banyak musuh nabi yang memproklamirkan dirinya Tuhan," kata Ayub.

Ayub yang lulusan Islamic Studies dari SOAS, University of London ini menambahkan, dalam dialog dengan Muhammad, Allah seakan membesarkan hati sang nabi, "Jika lawanmu (Muhammad) hanya menyembah berhala seperti batu-batuan dan harta benda lainnya, bagaimana dengan Nabi Musa yang lawannya mengaku Tuhan?"

Selain Musa, Nabi Ibrahim juga mengalami hal serupa. Ia harus berhadapan dengan penguasa yang otoriter, yakni Raja Namrud. Pada zaman Mesopotamia itu, banyak umat yang menyembang patung dan dewa.

Nabi Ibrahim pun diberi ujian agar menyelamatkan kaum tersebut. Alhasill, ia harus beradu dengan sang penguasa saat itu.

Selama proses tersebut, ia juga menjalani pencarian Tuhan. Mulanya ia mengira matahari dan berbagai ciptaan Tuhan adalah Tuhan itu sendiri. Sampai akhirnya, Ibrahim mendapatkan jawaban Tuhan adalah zat yang tak berwujud dan Maha Agung.

"Ibrahim disebut bapak para nabi, dan beliau termasuk arketipe pencari Tuhan, berbeda dengan Nabi Musa yang langsung disapa Tuhan. Dari ketekunan itu, dia menemukan Tuhan," kata Ayub.

Lebih jauh, Namrud dan Fir'aun yang memimpin rezim otoritarian, melahirkan kebijakan yang tidak manusiawi. Contoh kebijakannya waktu itu adalah mengubur Nabi Ibrahim hidup-hidup meski kemudian Ibrahim bisa diselamatkan dan tetap hidup.

"Penuhanan selain Allah itu juga dialami oleh Nabi Muhammad karena umatnya melakukan itu. Zaman Nabi Muhammad, penuhanan dilakukan terhadap harta benda dan melahirkan perbudakan. Ada juga penuhanan sistem patriarki, itu juga melahirkan relasi yang sangat timpang antara laki-laki dan perempuan," kata Nur.
Nabi yang populer dalam Alquran

Latar belakang beragam kisah nabi tersebut, banyak di kawasan Mesir dan Arab Saudi. Di Mesir, lokasi yang paling populer muncul yakni Qanthir dengan frekensi penyebutan sebanyak empat kali.

Kemudian, Mekkah (2 kali) serta lokasi lain yang disebut secara eksplisit satu kali yakni Konstantinopel, Babilonia, Madinah, Gunung Judi, Lembah Hunain, dan lainnya.

Tak heran jika Mesir menjadi lokasi paling populer di Alquran. Mesir punya peradaban yang tinggi dan dikenal baik oleh Nabi Muhammad dan umatnya.

“Mesir sering muncul di Alquran karena peradaban kuno dan ada sejarah panjang. Orang mengenal kisah Musa melalui ajaran yang diyakini umat Yahudi dan menjadi penghubung antara kitab suci sekarang dengan kitab suci sebelumnya,” kata Nur.
Nabi yang populer dalam Alquran


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-dalam-alquran

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Nabi yang populer dalam Alquran Waspadai 10 titik kemacetan di jalur mudik Jawa

- Nabi yang populer dalam Alquran Pencurian bagasi, First Travel, dan visa ke Israel

- Nabi yang populer dalam Alquran Hoax selalu mengiringi erupsi Merapi

...kirain nabi yang terakhir...! nice inpoh...! emoticon-2 Jempol
bla..bla.bla.. it's all about mamad.. the chauvinist egocentric prophet..
moses? where have the 10 commandments gone?

emoticon-Traveller
KASKUS Ads

mungkin yang non-islam bingung kok nama muhammad dikit di kitab sucinya sendiri.
(kalo gak salah cuma 4x, CMIIW)

cobalah bertanya ke pihak berwajib, di trit agama ato ke ulama agama bersangkutan.
image-url-apps
Nabi Muhammad semua ucapan dan perbuatanya tercatat di hadist.
×