alexa-tracking

Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1263e5ddd770905b8b4569/menelisik-lokasi-perusahaan-pemenang-tender-pohon-imitasi-tidak-ditemukan
Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?
Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?

Jakarta, Sistem e-Budgeting kembali membongkar sebuah proyek mahal di Jakarta. Karena dengan nama lelang pengadaan tanaman dan bahan dekorasi, pemerintah provinsi DKI Jakarta memenangkan PT Cahaya Perisai Afiyah untuk tender ini.

Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?


http://www.lpse.jakarta.go.id/eproc/...RekNEFGJcgL0iy

Adalah PT. Cahaya Perisai Afiyah. Dengan nomor pokok wajib pajak alias NPWP 74.244.086.0-427.000, dengan alamat di Jalan Patriot Dalam no 27 A, Jakasampurna, Bekasi Barat, kota Bekasi Jawa Barat. Nomor kode posnya adalah 17145.
Diketahui, Perusahaan ini belum terverifikasi oleh website Steelindonesia.com. Artinya, website steelindonesia.com ini belum bisa menjamin keamanan dalam bertransaksi dengan member ini.
Perusahaan yang belum terverifikasi oleh website, bisa dimenangkan tendernya oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta. Sedangkan untuk perusahaan lainnya yang ada di peringkat atas, tidak mendapatkan rekomendasi alias tidak dimenangkan, dengan keterangan berikut.
PT. GUNA SARANA ABADI
Alasan ditolak dijelaskan di dalam deskripsinya. Pertama, tidak bisa menunjukan bukti Asli dokumen Kepemilikan lahan Nursery aktif (seluas 10.000m2) / 1 ha dari Pemberi dukungan sebagaimana disyaratkan dalam KAK Nomor 11 huruf a. Kedua, tidak bisa menunjukan bukti Asli dokumen Kepemilikan/sewa lahan seluas 1000 m2 di wilayah DKI Jakarta.

PT. ASI NAMURA JAYA
Alasan ditolak dijelaskan di dalam deskripsinya. Pertama, TDP yang dilampirkan adalah (Bidang Usaha Pokoknya Kontruksi Gedung), seharusnya adalah perdagangan tanaman hias, tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan di dalam dokumen pengadaan (KAK) Nomor 10 point 2.
Kedua, Tidak bisa menunjukan bukti Asli dokumen Kepemilikan lahan Nursery aktif (seluas 10.000m2) / 1 ha dari Pemberi dukungan sebagaimana disyaratkan dalam KAK Nomor 11 huruf a

PT. Sinar Memossa Pratama
Alasan ditolak dijelaskan di dalam deskripsinya. Pertama, surat Penawaran ditujukan bukan kepada Pokja BJP.D. Kedua, tidak memiliki Nursery atau dukungan Nusery sebaigaimana disyaratkan dalam KAK Nomor 11 huruf a. Ketiga, tidak memiliki / dukungan lahan di Jakarta minimal 1000 m2 sebagaimana disyaratkan dalam KAK Nomor 11 huruf c

Risma Adi Daya
Alasan ditolak dijelaskan di dalam deskripsinya. Pertama, surat Penawaran Sudah Kadaluarsa dan ditujukan bukan kepada Pokja BJP.D. Kedua, tidak memiliki Nursery atau dukungan Nusery sebaigaimana disyaratkan dalam KAK Nomor 11 huruf a. Ketiga, tidak memiliki / dukungan lahan di Jakarta minimal 1000m2... sebagaimana disyaratkan dalam KAK Nomor 11 huruf c.

Bayangkan, nilai 8 miliar lebih ini untuk melakukan pengadaan barang dan bahan dekorasi. Nilai penawaran yang dimenangkan oleh Cahaya Perisai Afiyah ini adalah Rp 8.104.049.250,00 alias 8 miliar lebih.
Banyak kalangan mempertanyakan kemenangan tender perusaahaan ini, apa yang dimenangkan? Memenangkan proyek apa? Pohon plastik? Menggelikan sekali.
Apakah KPK bisa bertindak dan usut aliran dana ini? Setahu penulis, nilai 8,1 miliar ini sangat fantastis, jika hanya untuk dekorasi. Kenapa tidak sekalian pohon asli saja?
Jakarta yang seharusnya penuh dengan pohon asli, malah ditanami pohon palsu atau pohon plastik. Jakarta adalah daerah tropis. Artinya pohon sangat mudah tumbuh di Jakarta. Lantas mengapa pakai pohon plastik?.
Inilah bukti yang menjadi sebuah ketidakbecusan Anies- Sandi sang pemimpin Jakarta dalam membangun Jakarta.
Setelah Jakarta dibiarkan berlubang, pohon pun dijadikan bancakan. Benar-benar tidak becus dan tidak menjadi pekerjaan yang benar-benar tidak jelas.
Dari pantauan di lapangan, tidak ditemukan secara jelas alamat dari PT Cahaya Perisai Afiyah tersebut. Bahkan, nomor 27A yang tercantum tidak ada.

Di sana hanya ada bekas bangunan rumah yang terbengkalai dengan nomor 27. Ketua RT 01, Subandi, mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui soal alamat tersebut.
"Saya kalau ada informasi pasti akan saya kasih, tapi nomor 27A bukan di RT sini" ujarnya di lokasi (1/6/2018).
Dia juga mengaku tidak tahu ada warga yang bernama Surachman. Yang menurut catatan, Surachman merupakan pemilik dari PT Cahaya Perisai Afiyah.
Bagaimana menurut anda, apakah anda masih percaya pada Anies-Sandi sang penguasa DKI yang dengan senyum manisnya berusaha mengelabuhi kita. Ini bukan proyek kecil, mungkin beberapa kalangan menganggap proyek ini tak penting. Namun ingat, APBD DKI bukan untuk dihambur-hamburkan demi secuil kepentingan golongan mereka.

Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?

Spoiler for Berita:




Sumber Berita : http://jabar.tribunnews.com/2018/06/...temukan?page=2

Spoiler for Bonus:

biar jelas cuk!
Quote:


Menelisik Lokasi Perusahaan Pemenang Tender Pohon Imitasi, Tidak Ditemukan?
katanya hoak bray??
mungkin lokasinya juga imitasi gan...

emoticon-Big Grin
bukannya yang 8.1M itu buat biaya lain ya? kan udah di konfirmasi, coba cek lagi website RAPBD nya emoticon-No Hope
hebat ya















emoticon-Cool
perusahaan lucu lucuan emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


mana barang2nya cuk?
lu pikir 8 M buat beli kerupuk
goblok!


abis magrib aja commentnya
yang mau lapor KPK
asli (bukan kpk nya anies)

1. siapkan bukti bukti selengkap mungkin
2. klik www.kpk.go.id

semoga berhasil
makin seruemoticon-Big Grin
Proyek 8.1 M itu pengadaan untuk kebun bibit cibubur, srengseng dan ciganjur.... Ahh elaaahh bodo dipiara
Lapor ke KPK.go.id beres kagak didengerin beberin di media bukti2nya ..emoticon-Big Grin
mau koment tapi masi puasa , nntar aja deh
Udah dibahas di trit lain kalo katanya yg 8.1M itu bukan buat pohon sintetik
Tapi ga ngerubah fakta kalo pemenang tendernya emang diduga fiktif emoticon-Big Grin
Belum jelas, nunggu lanjutan aja deh
pemenang tendernya alamatnya juga imitasi....gubernurnya juga mungkin imitasi..
Quote:


yang dibahas lokasi perusahaan yang menang bro bukan hasilnya emoticon-Hammer2

alamat perusahaannya fiktif
deg...deg...seeer
emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin