alexa-tracking

Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b12486c1a997557218b4579/uniknya-masjid-lautze-jakarta-serupa-kelenteng-china
Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China
Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China

Jakarta, IDN Times- Berlokasi di Jalan Lautze, Pasar Baru, Jakarta Pusat, berdiri kokoh satu bangunan serupa kelenteng, rumah ibadah bagi penganut kepercayaan tradisional Tionghoa. Nuansa kelenteng semakin kuat dengan hadirnya lampion serta cat tembok berwarna merah kuning. Belum lagi kaligrafi khas China yang terpampang di sana.

Namun setelah didekati, ternyata bangunan ini memiliki plat kecil bertuliskan ‘Masjid Lautze’. Rupanya, bangunan serupa kelenteng itu merupakan masjid yang didirikan oleh umat

muslim keturunan Tionghoa. Masjid ini tidak memiliki kubah dan pengeras suara.

Dilansir dari Rappler Indonesia, masjid yang dibangun oleh Haji Karim Oei ini diresmikan oleh Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) B.J. Habibie pada 1991.

Masjid ini didirikan untuk menyiaran ajaran Islam kepada etnis China di Ibu Kota. Bahkan, informasi yang beredar, masjid ini telah mengislamkan ribuan orang Tionghoa. Ingin tahu lebih lanjut mengenai Masjid Lautze? Yuk, simak di bawah ini.


1. Masjid Lautze buka dari Jam 8 hingga jam 5
Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China
Lokasi masjid ini tidak jauh dari Stasiun Sawah Besar. Aksesnya cukup mudah, bisa dijangkau dengan angkutan umum, bajaj, atau bahkan ojek daring. Layaknya jam kerja pegawai negeri sipil (PNS), masjid ini buka dari jam delapan pagi hingga jam lima sore.

Begitu pula dengan pengurus masjid, dia berada di lokasi hanya ketika jam ‘kantor’. Selepas

jam lima sore, masjid ini tidak dijaga oleh petugas dan hanya digembok. Karenanya, tidak heran apabila sore hari suasana di sekitar masjid terasa sepi.

Suasana masjid dirasa begitu hidup ketika memasuki bulan Ramadan. Pengurus masjid aktif untuk memberikan takjil dan sumbangan.  


2. Hiasan bergaya China
Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China
Memasuki masjid, nuansa China dirasa begitu kental. Karpet berwarna hijau dengan tembok kuning dan merah semakin mempercantik penampilannya. Tempat imam berkhotbah pun tampak seperti altar pemujaan di kelenteng. Belum lagi kaligrafinya, apabila tidak

diperhatikan dengan seksama, pengunjung akan mengiranya sebagai Hanzi, huruf China.  

Masjid Lautze menggambarkan kalau menyebarkan agama tidak lagi memperhatikan ras atau suku. Setiap manusia berhak menganut kepercayaan apapun sesuai keyakinannya.


3. Mampu menampung sekitar 200 jemaah
Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China
Lantaran letaknya di ruko, terkesan sempit. Namun masjid ini dilengkapi pendingin ruangan, sehingga suasana tidak terasa sumpek. Diperkirakan, masjid ini bisa menampung hingga 200 jemaah lebih.  

Sisi menarik dari Masjid Lautze adalah mereka memiliki data muallaf yang terus diperbarui setiap tahunnya. Minat berkunjung ke sana?


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China Baru 4 Bulan Beroperasi, Pasar Kasawan Ini Raih Omzet Rp142 Juta

- Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China 5 Tips Berfaedah bagi yang Mudik dengan Pesawat, Biar Lancar Nih

- Uniknya Masjid Lautze Jakarta, Serupa Kelenteng China Diprotes Ribuan Karyawan, Google Setuju Akhiri Kontrak Militer AS