alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b0d6cdbc0d770d2558b4568/film-lima-menyebarkan-spirit-pancasila

Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila

[img]1. Untuk menguatkan ideologi Pancasila[/img]

Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila
Hal ini penting mengingat banyaknya kasus-kasus anti-Pancasila yang terjadi belakang ini, seperti intoleransi dan radikalisme.

“Upaya-upaya pembumian nilai-nilai Pancasila, seperti yang dilakukan melalui film LIMA ini harus terus digalakkan. Ini agar kita bisa menjadikan Pancasila sebagai bintang penuntun bagi bangsa Indonesia,” kata Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris.


2. Pemerintah berikan dukungan film bertema Pancasila
Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila
Charles bersama anggota DPR lainnya, Dave Laksono, Arvin Hakim Thoha dan Eva Sundari mendampingi sutradara sekaligus produser Film LIMA, Lola Amaria, dan Komunitas Pancasila untuk Generasi Muda mediasi dengan LSF di Kantor LSF, Jakarta, Senin (28/5).

Charles mengatakan, Film LIMA sejalan dengan program pemerintahan Jokowi yang sangat tegas memerangi tindakan intoleransi dan radikalisme.



“Oleh karena itu kita perlu film yang mengangkat tema Pancasila untuk kontra narasi radikalisme dan sebagainya,” ujar Charles.


3. Film bertema Pancasila akan terus digalakan
Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila
Ketua LSF, Ahmad Yani Basuki, mengakui film-film berkualitas yang mengangkat tema tentang Pancasila dan kebhinekaan masih sangat terbatas di Indonesia. Oleh karenanya, LSF menunggu sineas Indonesia untuk memproduksi film-film berkualitas seperti yang telah dilakukan Lola Amaria dan kawan-kawan.

“Film-film ini perlu diperbanyak dan harus cukup intens, dengan sudut pandang masing-masing,” kata Basuki.


4. Mengutamakan penonton di bawah umur
Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila
Soal permintaan penurunan klasifikasi Film LIMA dari 17 tahun ke atas menjadi 13 tahun ke atas, Basuki mengatakan, sudah ada mekanisme sesuai aturan dan undang-undang terkait hal itu. Basuki juga tidak mau membuka bagian mana dalam Film LIMA yang membuat film tersebut diklasifikasikan 17 tahun ke atas.

“Karena itu ada sensivitasnya, biarlah menjadi konsumsi internal LSF dan pemilik film. Agar semua terjaga dengan baik, karena ini juga film yang baik,” kata Basuki.


5. Menyambut Hari Kesaktian Pancasila
Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila
Sementara itu, Lola Amaria mengatakan, masih harus berdiskusi dengan tim internal Film LIMA soal kemungkinan penurunan klasifikasi film menjadi 13 tahun ke atas. “Keputusannya apa, saya harus meeting dulu,” kata Lola.

Untuk diketahui, Film LIMA akan tayang di bioskop-bioskop nasional mulai 31 Mei 2018. Penayangan perdana ini untuk menyambut Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- [img]1. Untuk menguatkan ideologi Pancasila[/img] Kebakaran Surabaya, Bayi 11 Bulan Dilempar dari Lantai 2

- [img]1. Untuk menguatkan ideologi Pancasila[/img] Begini Kesaksian Sopir Truk Pengangkut E-KTP yang Tercecer di Bogor

- [img]1. Untuk menguatkan ideologi Pancasila[/img] Kebakaran di Surabaya Tewaskan 8 Orang, Begini Kronologinya

Urutan Terlama
Semoga filmnya rame dan makna dari filmnya ngena
lagi rame nih
Film Pancasila isinya orang Jakarta, emangnya Jakarta doang yang Pancasila!
dengan kekalahan Ahok membuktikan Jakarta masih jauh dari Pancasila!
Seru juga nih LIMA

Film LIMA Menyebarkan Spirit Pancasila

Synopsis
Fara, Aryo dan Adi baru saja kehilangan ibu mereka, Maryam. Tak cuma ketiga anaknya, Ijah –sang asisten rumah tangga- juga kehilangan Maryam. Bagaimana Maryam dimakamkan memicu perdebatan di antara ketiga anaknya. Maryam adalah seorang muslim, sementara dari ketiga anak, yang muslim juga cuma Fara. Namun akhirnya segala sesuatu terselesaikan dengan damai.

Masalah lalu berkembang ke anak-anak Maryam setelah ditinggalkan.

Adi yang kerap di-bully suatu ketika harus menyaksikan peristiwa yang tidak berperikemanusiaan. Adi berusaha membantu semampunya, walaupun untuk itu ia harus berhadapan dengan Dega, teman sekolah Adi yang kerap mem-bully Adi.

Sementara Fara menghadapi masalahnya sendiri di pekerjaannya sebagai Pelatih Renang. Menentukan atlit yang harus dikirim ke Pelatnas, dengan tidak memasukkan unsur ras ke dalam penilaian. Ia menghadapi tantangan dari pemilik klub. Padahal para muridnya yang nota bene adalah remaja, tak pernah mempermasalahkan warna kulit mereka.

Lalu... Aryo. Sebagai anak kedua dan lelaki tertua di keluarganya, sepeninggal Maryam, ia harus menjadi pemimpin ketika masuk ke wilayah persoalan warisan yang ditinggalkan Maryam.

Dan Ijah... ia memiliki masalahnya sendiri. Ijah terpaksa pulang kampung untuk menyelamatkan keluarganya sendiri. Menuntut keadilan yang seringkali tak mampir ke orang kecil seperti dia.

Pada akhirnya, keluarga campur sari ini cuma butuh kembali ke lima hal paling dasar yang menjadi akar mereka: Tuhan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah dan Keadilan.


sumber: http://bioskop.biz.id/movie/now/4848/lima.html

NGECEK JADWAL VIA ANDROID

Film Bioskop

Cinema21


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di