alexa-tracking

Bunuh begal untuk bela diri jadi tersangka, bagaimana pandangan hukumnya?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b0d646cde2cf225228b4567/bunuh-begal-untuk-bela-diri-jadi-tersangka-bagaimana-pandangan-hukumnya
icon-hot-thread
Bunuh begal untuk bela diri jadi tersangka, bagaimana pandangan hukumnya?
Nyawa Muhammad Irfan Bahri (19) nyaris melayang karena sabetan celurit milik begal Aric Saipulloh (18). Beruntung dia bisa membela diri.

Bunuh begal untuk bela diri jadi tersangka, bagaimana pandangan hukumnya?
Irfan yang lawan begal Bekasi: Kalau saya tak melawan, saya yang mati

Namun upaya MIB membela diri malah dipandang lain oleh Kepolisian Mapolrestro Bekasi Kota. Dia malah ditetapkan sebagai tersangka. Sebab upaya membela diri yang dilakukan malah menyebabkan nyawan Aric melayang.

"Saat ini MIB telah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Aric Saipulloh, meskipun secara keterangan MIB mengaku membela diri dari serangan begal," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Jairus Saragih di Bekasi. Demikian dikutip dari Antara, Senin (28/5).

Tindakan MIB dinilai sudah sesuai dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang hilangnya nyawa seseorang.

Langkah polisi yang segera menetapkan MIB sebagai tersangka menuai kontra di masyarakat. Bagaimana mungkin upaya membela diri dari kejahatan malah berujung bui.

Pakar hukum dari Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, Prof Dr Mudzakir, coba memberikan padangannya atas proses hukum yang menjerat MIB.

"Semestinya kalau memang calon korban jadi target kejahatan, posisi sebagai korban artinya hukum harus berpihak yang punya niat baik. Karena dia tak bersalah," kata Mudzakir saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (29/5).

Berikut wawancara lengkap dengan Mudzakir:

Dalam kacamata hukum, bagaimana melihat kasus MIB?

Semestinya kalau memang calon korban jadi target kejahatan, posisi sebagai korban artinya hukum harus berpihak yang punya niat baik. Karena dia tak bersalah.

Seperti dijelaskan dalam Pasal 49 KUHP ayat 1 dan 2, orang punya kesempatan kalau jadi korban kejahatan punya hak hukum membela diri. Yakni kemungkinan seimbang dengan perbuatan yang dilakukan, karena kadang ada juga tak seimbang dengan yang dilakukan

Apakah dianggap pidana, ketika dia mencelurit untuk membela diri?

Kalau dia lakukan itu sebagai pembelaan karena ancaman yang diterima melampuai batas, dia boleh melakukan pembelaan. Sekali lagi, asalkan posisi ancaman sangat serius, dan tidak ada yang menghalau. Kalau kita lihat serangan itu sebagai ekpsersi menyelamatkan diri karena ketidakseimbangan

Apalagi ancaman yang datang padanya pakai celurit. Itukan bahayakan, resikonya siapa, ya bisa jadi korban, kalau terjadi apa-apa memang polisi bertanggung jawab. Kecuali diancam pakai tangan kosong, masih bisa lah

Melihat langkah polisi tetapkan tersangka?

Harusnya polisi jangan tergesa-gesa tersangka, periksa dulu, diuji dulu, tindakan itu tidak benar apa tidak. Diperiksa dulu untuk pastikan dia buat itu karena pembelaan diri atau tindakan kekerasan.

Karena dalam kasus ini ada dua hal yang perlu dicatat. Ada karena tindakan main hakim sendiri atau pembelaan. Nah kalau penetapan tersangka tergesa-gesa repot.

Polisi akan undang ahli?

Ya tepat, supaya clear, jangan sampai dia ditempatkan seperti itu, nyawa hampir melayang, tapi malah tersangka. Karena kalau dia (pelaku) bawa sajam artinya dia punya niat matikan orang, apalagi bawa celurut, harusnya polisi cermat melihat kasus ini

Tapi kalau dia jadi tersangka begini, yang bersangkutan bisa digugat polisi juga karena tidak bisa memberikan rasa tenang.

Jadi layaknya nggak ditahan?

Ya baiknya diperiksa dulu, nanti disuruh wajib lapor. Dari pada ubah status tersangka padahal dia calon korban.

https://www.merdeka.com/peristiwa/bu...-hukumnya.html

JADI INGET CELOTEHAN BANG IWAN FALS

Di negeri ini apa saja bisa terjadi
Untuk mendapatkan keadilan
Kalau perlu membeli

Yang hitam bisa menjadi putih
Yang putih pun begitu
Terhadap yang benar saja sewenang wenang
Apalagi yang salah

Sebenarnya ini cerita lama
Tapi nyatanya sampai kini
Masih sama

Banyak pengacara berjaya karenanya
Pengangguran banyak acara itulah dia
Tekak tekuk hukum sudah menahun
Pengadilan bagai sarang para penyamun

Hukum mudah dipermainkan
Pasal pasalnya mulur mungkrek
Sampai kapan ini berjalan
Kok semakin hari bertambah ruwet

Kalau mau menang harus punya uang
Yang bokek tak masuk hitungan

Ada hakim dilempar sepatu
Itu artinya tak mau dimadu

Yang gila lagi
Orang gila masuk persidangan

Punya pengacara yang juga gila

Hakimnya gila

Jaksanya gila

Jangan jangan semuanya sudah gila

Termasuk dokternya

Termasuk saya

Mungkin
mib nya di tahan nggak (moga aja nggak) biasanya bakal dilepasin kalo terus di angkat ke media,tapi ane belum liat di brita tv apalagi bahas di talkshow


Berarti polisi yg menembak tersangka hingga tewas juga harus dijadikan tersangka...


Imej positif pemberantasan teroris bakal runtuh sama kasus pekok macam gini.

Polisinya pekok bin pekok
Angkat jadi Duta anti begal emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
di sini mah biasa orang teraniaya dianggap penjahat. yg gini baru aja bikin heboh sementara bertahun-tahun korban perkosaan tdk mendapat keadilan krn dianggap memancing pelaku, bahkan sampe disudutkan masyarakat. bukannya dibela. ngapain heran?
Permasalah terletak pada celurit. Apakah celurit berhasil direbut korban dan pelaku kondisi kalah? Jika ya maka masalah sdh selesai. Tapi jika kondisi malah dimanfaatkan korban untuk membantai pelaku karena marah dan jengkel maka dpt di kategori kan pembunuhan berencana. Sdgkan jika celurit direbut dan langsung di tikam ke pelaku karena refleks maka masuk ke pembelaan diri.
Quote:


liat situasinya dulu, mungkin saja celurit berhasil direbut dan masalah harusnya selesai, tapi karena marah dan emosi jadinya si begal dia bantai.

Atau karena refleks insting melindungi diri.

Jadi perlu dilihat perilaku korban sehari2 juga.
Quote:


biar adil harus begitu juga.................. bakalan banyak yg masuk bui deh emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Fokus ke reka ulang aja...
Kalo membela diri trus kalap semua juga ngerti. Kalah ya banding, preseden gak bagus itu Kalo sampe diputuskan salah...
lanjutkan.....
ada begal, bunuh lagi aja
emoticon-Shutup
Quote:


kayak ramalan jayabaya aja bray..
pengkhianat nikmat..
durjana makin sempurna....
yg jahat naik pangkat....
yg lugu malah di belenggu...
yg mulia di penjara.....
yg curang semakin garang....
yg jujur malah makin hancur...

wkwkkw
Quote:


Setau saya pernah 1x selama sejarah polisi ada polisi dijadiin tersangka karna nembak buruannya.

Itu terjadi pada polisi yg nembak buruannya yg nyuri sarang burung walet.

Tp anehnya dia baru dijadiin tersangka 10 tahun kemudian...

Dan setelah kasus itu menguap, dia malah jd sasaran siraman air keras, dan yg nyiram udah 1th ga ketemu malahan


(Penegak) Hukum di sini emang bobrok kadang2.

Quote:


masalah nya bukan terletak pada celurit...
tapi emang undang2 indonesia berkenaan self defense sangat lemah....maklum warisan kolonial belanda.....maksud nya agar pribumi kedudukan nya lemah terhadap kolonial belanda...

kalau situasi ente di kejar orang yg ingin bunuh ente.....pakai pedang...dan ente ambil pisau dapur terus melawan....dan pelaku mati...gimana?
atau ente di kejar akan di tembak....kebetulan ente juga pegang pistol...terus terjadi tembak menembak dan pelaku mati....masuk self defense gak?

di indonesi polisi udah terlanjur di doktrin bahwa kasus harus ada...
yg seharus nya tdk ada pun bisa di ada kan kasus nya...
jd ya begitulah semangat kuhp yg masih warisan kolonial belanda....
undang self defense nya sangat lemah dan samar...
jd setiap orang yg membela diri selalu bisa kena pasal...tergantung penyidik nya....
Quote:


Shut up emoticon-Lempar Bata
posisi walau udah diambil tuh clurit, begal yg mati sama temennya tetep bakal ngelawan, bisa jadi ngebunuh,.

udah dimatiin aja, temnnya begal masih ngelawan
intinya kalo korbannya dari warga sipil ya pelakunya jangan sampe dimatiin tinggal buat cacat aja, case closed

kalo mau pelaku kriminalnya dimatiin ya minimal status korbannya aparat jadi aman bahasa alusnya dilumpuhkan
bukan ras unggul...
emoticon-Leh Uga
Pokokoknya harus ada kasus ,karena :
Bisa ngatrol pangkat atau bisa peras duit sana sini atau keduanya
Overmach
Anak2 FH psti paham ini